• Latest
  • Trending
Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Prabowo Beri Waktu 30 Hari ke BGN untuk Benahi MBG

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Tekankan BUMN Jangan Cuma Jadi Pemain Lokal

RI Kena Tarif AS 10 persen, Mendag; Negara Lain 12 Persen

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

MK Tak Terima Gugatan Penghapusan Kuota Haji Khusus

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

RI Punya Potensi Besar Mineral Tanah Jarang, Danantara Ungkap Kendalanya

Sakit Hati Kerap Diejek, Pria di Kukar Bakar Kantor Diskominfo

Sakit Hati Kerap Diejek, Pria di Kukar Bakar Kantor Diskominfo

Aspal Merah Putih Segera Diluncurkan, Segini Harganya

Aspal Merah Putih Segera Diluncurkan, Segini Harganya

7 Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

7 Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

KAI Catat Pertumbuhan Pengguna LRT Jabodebek pada Triwulan III 2024

LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai mulai Beroperasi 26 Agustus

Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Pilihan Prabowo

Alasan Istana Kirim 1 Nama Jadi Gubernur BI ke DPR

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

OJK Tetapkan Alex Jadi Komisaris BEI

Indonesia Borong 36 Jet Tempur Rafale dan 8 F-15EX

Jelang HUT ke-81 RI, 2 Rafale Indonesia Unjuk Aksi di Langit Istana

Komisi III DPR Minta Jaksa Agung Tegur JPU Kasus ABK Fandi Ramadhan

Komisi III DPR Uji 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc MA

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Agustus 12, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Prabowo Beri Waktu 30 Hari ke BGN untuk Benahi MBG

by Muhammad Fadhil
Juli 17, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Prabowo ikut makan MBG bersama para siswa. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan tenggat waktu selama satu bulan atau 30 hari kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membenahi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu fokus utama yang diminta Presiden adalah memastikan akurasi data penerima manfaat agar pelaksanaan program lebih tepat sasaran.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan arahan tersebut disampaikan Presiden dalam rapat terbatas yang digelar pada Rabu (15/7). Menurutnya, pemerintah kini memprioritaskan validasi data penerima manfaat yang selama ini menjadi dasar pelaksanaan program.

“Bapak Presiden juga memberikan waktu sebulan kepada kami untuk mempertajam lagi, misalnya soal tadi penerima manfaat supaya indikator programnya tercapai. Itu kami diminta waktu sebulan untuk meneliti kembali 63 juta sekian itu secara data, benar apa enggak,” ujar perempuan yang akrab disapa Arumsari dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

BacaJuga

Danantara Tekankan BUMN Jangan Cuma Jadi Pemain Lokal

MK Tak Terima Gugatan Penghapusan Kuota Haji Khusus

RI Kena Tarif AS 10 persen, Mendag; Negara Lain 12 Persen

RI Punya Potensi Besar Mineral Tanah Jarang, Danantara Ungkap Kendalanya

Sakit Hati Kerap Diejek, Pria di Kukar Bakar Kantor Diskominfo

Aspal Merah Putih Segera Diluncurkan, Segini Harganya

Arumsari menjelaskan, evaluasi dilakukan terhadap data sekitar 63 juta penerima manfaat sesuai arahan terbaru Presiden. Meski sebelumnya pemerintah sempat menargetkan 82,9 juta penerima MBG, saat ini BGN diminta memastikan terlebih dahulu validitas data yang ada sebelum program diperluas.

“Tapi sementara memang Bapak Presiden kemarin mengatakan sudah itu dulu, yang 63 juta itu dipastikan dulu saja. Nah, itu PR-nya kepada kami,” tambah Arumsari.

Senada dengan itu, Wakil Kepala BGN Trenggono mengatakan batas waktu 30 hari mulai dihitung sejak rapat terbatas yang dipimpin Presiden pada 15 Juli lalu. Targetnya, proses pembenahan sudah menunjukkan hasil sebelum memasuki Agustus.

“Mulai kemarin pada saat ratas hari Rabu ya, tanggal 15. Sampai bulan Agustus,” ujarnya kepada wartawan usai rapat.

Untuk mempercepat proses tersebut, BGN juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Sebuah tim akan dibentuk guna mempercepat pembenahan tata kelola dan validasi data penerima manfaat.

“Tapi yang jelas, sudah kami juga sudah mendapat arahan dari Pak Menko Pangan, kita juga membuat tim nanti. Kalau perlu kurang dari waktu itu kita segera bergerak cepat,” tambah ia.

Fokus Beralih ke Kualitas

Sebelumnya, Kepala BGN Nanik S Deyang mengungkapkan pihaknya tidak lagi memprioritaskan pencapaian target 82 juta penerima Program MBG pada 2026. Keputusan tersebut telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo.

Menurut Nanik, BGN memilih memusatkan perhatian pada peningkatan kualitas pelaksanaan program agar manfaat yang diterima masyarakat lebih optimal dibanding sekadar mengejar jumlah penerima.

“Kemarin kami bertiga dipanggil Presiden dan kami sudah menyampaikan ke beliau, tahun 2026 ini, ‘mohon Bapak kami tidak mengejar kuantitas.’ Kami akan perbaiki kualitas, sehingga bisa jadi kami tidak akan mengejar ke 82 juta,” ujar Nanik dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026). []

Komentar
Share13Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Tekankan BUMN Jangan Cuma Jadi Pemain Lokal

ASPEK.ID, JAKARTA - Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, menegaskan perusahaan-perusahaan pelat merah tidak boleh hanya bermain...

RI Kena Tarif AS 10 persen, Mendag; Negara Lain 12 Persen

Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menjelaskan perkembangan terbaru tarif perdagangan Amerika Serikat (AS) terhadap Indonesia. Menurutnya, tarif yang...

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

MK Tak Terima Gugatan Penghapusan Kuota Haji Khusus

ASPEK.ID, JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menerima gugatan calon jemaah haji bernama Hermawanto yang meminta penghapusan kuota haji khusus....

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In