• Latest
  • Trending
Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Prediksi BMKG: Gempa Susulan di NTT Masih Terjadi hingga 3-4 Pekan

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Bogor

Tamu Hotel di Bandung Bawa Kabur 3 TV dari 3 Kamar, Aksinya Terekam CCTV

Tamu Hotel di Bandung Bawa Kabur 3 TV dari 3 Kamar, Aksinya Terekam CCTV

Sekjen DPR Indra Iskandar Menang Praperadilan, Status Tersangka Gugur

Eks Dirut PT PGN Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Jual Beli Gas

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Waka Komisi V DPR Usul Bentuk Lembaga ‘Superbody’ Khusus Tangani Bencana

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Ditutup Menguat 1,68% ke Level 6.501, Mayoritas Saham Menghijau

PLN:  2030 ada 10 Ribu Bus Listrik di Jakarta

Pramono Bidik 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal di Jakarta pada 2030

KPK Ungkap Dugaan Uang Pengkondisian Pansus Haji, DPR Klaim Tak Tahu

Ketua Komisi VIII DPR Kritik Usulan Ongkos Haji 2027 Rp 107 Juta

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Karhutla Mengancam Kalimantan, BNPB Temukan 1.487 Hotspot dari Pantauan Satelit

Mahkamah Agung Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

MA Keluarkan Aturan Baru, Putusan Bebas Tak Boleh Dikasasi

Sambut Imlek, Antam Luncurkan ‘Emas Kerbau Logam’

Orang RI Simpan 1.800 Ton Emas di Rumah Senilai Rp 4.460 T

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

Wapres Gibran ke NTT Ajak Mahasiswa

Harga LPG Non Subsidi Naik Mulai 18 April 2026, Ini Rinciannya

Pertamina Gandeng Kejagung Kawal Transparansi Pengadaan Impor BBM Hingga LPG

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Prediksi BMKG: Gempa Susulan di NTT Masih Terjadi hingga 3-4 Pekan

by Muhammad Fadhil
Agustus 18, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Ilustrasi gempa. Foto: net

ASPEK.ID, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi aktivitas gempa susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih akan berlangsung hingga tiga hingga empat pekan ke depan.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, hingga Selasa (18/8), tercatat sebanyak 2.119 gempa susulan setelah gempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, NTT, pada Sabtu (15/8).

“Data sementara gempa susulan ini akan berakhir 3-4 minggu ke depan,” kata Wijayanto dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).

BacaJuga

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Bogor

Tamu Hotel di Bandung Bawa Kabur 3 TV dari 3 Kamar, Aksinya Terekam CCTV

Eks Dirut PT PGN Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Jual Beli Gas

Waka Komisi V DPR Usul Bentuk Lembaga ‘Superbody’ Khusus Tangani Bencana

IHSG Ditutup Menguat 1,68% ke Level 6.501, Mayoritas Saham Menghijau

Pramono Bidik 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal di Jakarta pada 2030

Dari ribuan gempa susulan tersebut, sebanyak 24 kejadian memiliki magnitudo di atas 5. Sementara itu, 70 gempa susulan dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.

Gempa utama yang terjadi pada Sabtu pagi tersebut juga memicu tsunami di sejumlah wilayah. BMKG mencatat gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas tektonik di zona Flores Back-Arc.

Gempa terjadi akibat mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. Hanya sekitar dua menit setelah gempa, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami dengan status ancaman Siaga untuk ketinggian gelombang 0,5-3 meter dan Waspada untuk wilayah lainnya.

Berdasarkan hasil pengamatan stasiun pasang surut, tsunami tercatat di 16 lokasi yang tersebar di empat provinsi, yakni NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Tinggi tsunami maksimum tercatat di Pota, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Gelombang mencapai 1,605 meter pada pukul 05.03 WIB.

Dampak gempa juga cukup besar. Berdasarkan data BNPB hingga Senin (17/8), sebanyak 68 orang meninggal dunia dan 213 lainnya mengalami luka-luka.

Kerusakan bangunan dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, terutama Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, hingga Sikka atau Maumere. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, namun tidak perlu panik. Masyarakat juga diminta mengikuti informasi dan arahan resmi dari BMKG serta pemerintah daerah. []

Komentar
Share13Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

    Kupang - Gempa bumi M 5,2 kembali terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika...

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa M 6,4 Hentak Sumut Terasa Juga di Aceh

Simalungun - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu 15 Agustus 2026 pukul 17.54 WIB....

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

111 Gempa Susulan Pascagempa 7,7 di NTT

  Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika melaporkan hingga pukul 10.00 WITA jumlah gempa susulan pascagempa...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In