• Latest
  • Trending
Pulihkan 3.000 Faskes di Sumatera, Kemenkes Butuh Rp 529,3 Miliar

Menkes Budi Masuk Calon Dirjen WHO 2027

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

NASA Beri Peringatan Khusus Karthula di Ri

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Alasan Investor Global Lirik RI

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

BI : :Efek MSCI Meluas, Asing Keluar dari Saham

Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

Jusuf Kalla: Saya Justru Bela Jokowi

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Menkes Budi Masuk Calon Dirjen WHO 2027

by Aspek
Agustus 24, 2026
in BERITA TERBARU, GLOBAL
Pulihkan 3.000 Faskes di Sumatera, Kemenkes Butuh Rp 529,3 Miliar

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Beritasatu.com/Ilham Oktafian)

 

ASPEK.ID, JAKARTA — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin masuk dalam daftar prospective candidates atau calon potensial untuk posisi Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dalam daftar yang dipublikasikan WHO, Budi tercatat sebagai kandidat yang diusulkan oleh Indonesia.

Selain Budi, WHO mencantumkan tiga nama lain sebagai calon potensial, yakni Dr. Hanan Mohammed Al-Kuwari yang diusulkan Qatar, Dr. Hanan Balkhy yang diusulkan Arab Saudi, serta Dr. Hans Henri P. Kluge yang diusulkan Belgia.

BacaJuga

NASA Beri Peringatan Khusus Karthula di Ri

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Berdasarkan laman utama WHO, status sebagai prospective candidate belum berarti Budi resmi menjadi kandidat final dalam pemilihan Direktur Jenderal WHO. WHO menjelaskan bahwa nama-nama calon dapat terlebih dahulu diakui sebagai calon potensial sebelum pengumuman resmi seluruh kandidat dan proposal dari negara anggota.

Proses pemilihan Direktur Jenderal WHO untuk periode berikutnya telah dimulai pada April 2026. Negara-negara anggota masih dapat mengajukan proposal hingga 24 September 2026. Setelah proses pengajuan berakhir,

Dewan Eksekutif WHO pada sidang ke-160 pada 2027 akan melakukan proses seleksi dan mengajukan maksimal tiga kandidat kepada World Health Assembly (WHA).

Direktur Jenderal WHO kemudian akan dipilih oleh WHA dalam sidang ke-80 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027. Direktur Jenderal terpilih dijadwalkan mulai menjalankan masa jabatan pada 16 Agustus 2027.

Budi Gunadi Sadikin telah menjabat sebagai Menteri Kesehatan Indonesia dan aktif dalam berbagai agenda kesehatan global. Dalam sejumlah forum WHO, Budi terlibat dalam pembahasan isu seperti pengendalian tuberkulosis, produksi vaksin, penguatan sistem kesehatan, hingga akses kesehatan global. WHO, misalnya, mencatat keterlibatan Indonesia di bawah kepemimpinan Budi dalam pengembangan kandidat vaksin tuberkulosis M72/AS01E.

Direktur Jenderal WHO akan menjadi pejabat teknis dan administratif tertinggi organisasi tersebut, memimpin agenda kesehatan global, mengawasi kerja WHO, mewakili organisasi di tingkat internasional, serta mendukung negara-negara anggota dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

Saat ini, posisi Direktur Jenderal WHO masih dipegang oleh Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Masa jabatan keduanya berakhir pada 15 Agustus 2027, sehingga pemilihan penggantinya menjadi salah satu agenda penting WHO dalam periode 2026–2027.

Budi Gunadi Sadikin merupakan salah satu pejabat Indonesia dengan perjalanan karier yang tidak biasa.

Berangkat dari pendidikan Fisika Nuklir di Institut Teknologi Bandung (ITB), ia kemudian membangun karier panjang di industri teknologi dan perbankan sebelum masuk ke pemerintahan dan akhirnya dipercaya memimpin Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Budi lahir di Bogor pada 6 Mei 1964.

Dari IBM ke Dunia Perbankan Karier profesional Budi dimulai di IBM Asia-Pacific Headquarters di Tokyo, Jepang, pada 1988. Ia kemudian berkembang hingga menduduki posisi Manager Systems Integration & Professional Services sebelum meninggalkan IBM pada 1994.

Setelah itu, Budi masuk ke sektor perbankan. Ia bergabung dengan Bank Bali dan menduduki sejumlah posisi, antara lain General Manager Electronic Banking, Chief General Manager Wilayah Jakarta, serta Chief General Manager Human Resources hingga 1999.

Kariernya berlanjut di ABN AMRO Indonesia. Di bank tersebut, Budi menempati posisi senior di bidang consumer dan commercial banking hingga 2003.

Setelah itu, ia bergabung dengan Bank Danamon sebagai Executive Vice President, Head of Consumer Mass Market pada 2003–2006.

Lintasan tersebut kemudian membawanya ke Bank Mandiri. Dalam profil perusahaan, Budi tercatat diangkat sebagai Direktur Bank Mandiri pada 2006 dan pernah menangani sejumlah bidang, termasuk Micro & Retail Banking, Corporate Banking,

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Warga RI Antre Layanan Krisis Psikologis Healing 119

Warga RI Antre Layanan Krisis Psikologis Healing 119

ASPEK.ID, JAKARTA -  Kementerian Kesehatan mencatat lonjakan pengakses layanan krisis psikologis Healing 119 hingga memicu antrean panjang. Peningkatan kebutuhan konseling...

Enam Dokter Internship Meninggal Dunia Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

Menkes: Produksi Dokter Spesialis Indonesia di Bawah Negara Lain

ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan produksi dokter spesialis di Indonesia masih jauh di bawah negara...

Vaksin Covid-19 Telah Teruji dan Minim Efek Samping

Menkes Respons Usulan Gaji Minimum Dokter Rp 30 Juta-Rp 110 Juta

ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menanggapi usulan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengenai penetapan standar...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In