ASPEK.ID, LABUAN BAJO – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyalurkan bantuan pangan berupa 2,1 ton rendang bagi masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut juga ditujukan untuk mendukung kebutuhan para petugas yang masih menjalankan tugas penanganan bencana di lapangan.
Bantuan secara langsung diserahkan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat berada di Labuan Bajo, NTT, Selasa (25/8/2026).
Distribusi bantuan dilakukan melalui dua titik. Sebagian diserahkan di Posko Logistik Nasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang berada di Labuan Bajo, sedangkan sisanya dikirim ke Kabupaten Manggarai.
Di Posko Logistik Nasional BNPB, bantuan diterima Deputi Bidang Logistik BNPB Andi Eviana bersama Deputi Bidang Kesiapsiagaan BNPB sekaligus Komandan Posko AJU I Labuan Bajo, Mayjen Luthfie.
Sementara itu, sebanyak 500 kilogram rendang dikirim ke Kabupaten Manggarai. Pengiriman dilakukan menggunakan pesawat Susi Air yang difasilitasi BNPB. Bantuan tersebut diterima Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit, yang didampingi Deputi Bidang Pencegahan BNPB Dr. Abdul Muhari.
Mahyeldi mengatakan total bantuan yang disalurkan mencapai 2 ton 120 kilogram. Bantuan itu dibagi antara Posko Logistik Nasional BNPB dan Kabupaten Manggarai.Referensi Geografis
“Alhamdulillah, bantuan rendang ini telah kita serahkan. Sebagian melalui Posko Logistik Nasional BNPB dan sebagian lainnya langsung dikirim ke Kabupaten Manggarai,” kata Mahyeldi.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Sumatera Barat terhadap warga NTT yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Ia berharap bantuan pangan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus menunjang konsumsi para petugas yang berada di lokasi penanganan bencana.
Mahyeldi menjelaskan rendang sengaja dipilih karena makanan khas Sumatera Barat tersebut memiliki ketahanan yang cukup lama. Selain itu, rendang praktis dibawa dan relatif mudah didistribusikan ke daerah yang membutuhkan, termasuk dalam kondisi darurat.Pantai & Kepulauan
“Kita memilih rendang karena memiliki daya tahan lama dan mudah dibawa. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan masyarakat serta petugas di lapangan dan sedikit membantu meringankan beban mereka,” ujarnya.













