• Latest
  • Trending
Banjir Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Turis  Hilang

Banjir Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Turis  Hilang

Kebakaran di Jakarta Utara Hanguskan 60 Rumah

Kebakaran di Jakarta Utara Hanguskan 60 Rumah

Rupiah Bangkit di Tengah Gejolak Global, BI Ungkap Kuncinya

Dolar AS Balik Menguat, Pagi Ini Tembus Rp 17.785

Hadapi Wakil Filipina, Dewa United Incar Kemenangan di Leg Pertama

Dewa United Gelar Laga Tertutup Lawan Klub Liga Australia

Banjir Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Turis  Hilang

Belum Ada Laporan WNI Terdampak Banjir Nepal

Pengamanan Demo 27 Agustus di DPR Dibagi 6 Zona

Pengamanan Demo 27 Agustus di DPR Dibagi 6 Zona

Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang Malam Ini

Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang Malam Ini

Polisi Kerahkan 18.504 Personel Kawal Aksi Demo di Jakarta

Polisi Kerahkan 18.504 Personel Kawal Aksi Demo di Jakarta

Tunjangan Khusus Pegawai PPATK Naik hingga Rp47,5 Juta

PPATK: Kejahatan Korupsi  Mencapai Rp195,7 T

2 Pria Pembawa Molotov Diamankan saat Demo Mahasiswa di Jakarta

Kedubes AS di Jakarta Beri Peringatan soal Demonstrasi Hari Ini

Pertamina Salurkan Makanan dan Obat ke Pelosok NTT

Pertamina Salurkan Makanan dan Obat ke Pelosok NTT

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Garuda Terapkan Sistem Bagasi Berbasis Koli, Berat Koper tak Bisa Lagi Diakumulasi

Menteri Agama Usul Biaya Perjalanan Haji Rp 65 Juta Tahun 2025

Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Banjir Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Turis  Hilang

by Aspek
Agustus 27, 2026
in BERITA TERBARU, GLOBAL
Banjir Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Turis  Hilang

 

 

ASPEK.ID, NEPAL  – Tim penyelamat masih mencari ratusan orang yang hilang setelah longsoran lumpur dan bebatuan menghantam sungai di wilayah perbatasan Nepal dan Tibet, China. Bencana tersebut memicu banjir besar yang menerjang sejumlah kota dan lembah pegunungan Nepal.

BacaJuga

Kebakaran di Jakarta Utara Hanguskan 60 Rumah

Dolar AS Balik Menguat, Pagi Ini Tembus Rp 17.785

Dewa United Gelar Laga Tertutup Lawan Klub Liga Australia

Belum Ada Laporan WNI Terdampak Banjir Nepal

Pengamanan Demo 27 Agustus di DPR Dibagi 6 Zona

Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang Malam Ini

Sedikitnya 157 jenazah telah ditemukan hingga Rabu (26/8/2026) malam, menurut kepolisian Nepal. Namun, jumlah korban diperkirakan masih dapat bertambah karena ratusan orang dilaporkan belum ditemukan.

Kementerian Pariwisata Nepal menyebut sekitar 340 warga negara asing termasuk di antara lebih dari 400 wisatawan yang masih hilang setelah bencana melanda kawasan pegunungan yang populer sebagai tujuan pendakian dan ziarah.

Video yang telah diverifikasi menunjukkan derasnya aliran air bercampur lumpur dan bebatuan menyapu puluhan orang di kawasan perbatasan. Rumah, jalan, serta proyek pembangkit listrik di Nepal turut hancur diterjang banjir. Di sisi Tibet, otoritas China juga memperingatkan adanya potensi korban dalam jumlah besar setelah longsor menerjang kawasan penyeberangan perbatasan di Gyirong.

Laporan awal pejabat Nepal menyebut gempa bumi menjadi pemicu runtuhnya bagian bawah gletser yang kemudian menyebabkan banjir. Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyatakan bahwa gempa berkekuatan 4,4 yang awalnya dilaporkan terjadi saat bencana sebenarnya merupakan energi seismik yang dihasilkan oleh runtuhnya batuan dan es gletser serta aliran material longsor.

Berdasarkan kajian awal citra satelit Planet Labs, longsoran es dan batu memicu banjir yang membawa material dalam jumlah besar di Sungai Lhende. Lokasi longsoran diperkirakan sekitar 20 kilometer sebelah timur laut perbatasan Rasuwagadhi Nepal-China.

Upaya penyelamatan menghadapi kendala besar karena sejumlah wilayah terdampak sulit dijangkau. Helikopter penyelamat bahkan belum dapat mendarat di Syapru Besi dan Timure di distrik pegunungan Rasuwa karena kondisi sungai yang masih berada jauh di atas level normal.

“Kerusakan terlihat di mana-mana. Permukiman di sepanjang sungai benar-benar tersapu. Lima kerabat saya sendiri masih hilang,” kata Tula Bahadur BK, pekerja kesehatan di Rasuwa dikutip dari Reuters.

 

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Banjir Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Turis  Hilang

Belum Ada Laporan WNI Terdampak Banjir Nepal

  ASPEK.ID, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyatakan belum ada laporan mengenai Warga Negara Indonesia (WNI)...

Indonesia Terima Usulan Mobil Listrik Tesla

Tesla Tarik 3 Juta Mobil di China

ASPEK, CHINA -Tesla menarik kembali sekitar 3 juta kendaraan di China untuk menangani dua persoalan keselamatan, yakni mekanisme gagang pintu...

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Danantara: Seluruh Saham KCIC BUMN Bakal Dialihkan ke Kemenkeu

    ASPEK.ID, JAKARTA  - Seluruh kepemilikan saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang saat ini berada di tangan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In