ASPEK.ID, JAKARTA – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Dermaga Ujung, RW 22, Muara Angke, Kelurahan Pluit, Jakarta Utara, Rabu (26/8) malam. Sebanyak 60 rumah hangus terbakar dan ratusan warga terdampak akibat peristiwa tersebut.
Polsek Sunda Kelapa bersama Polres Pelabuhan Tanjung Priok kini menyelidiki penyebab kebakaran. Garis polisi telah dipasang di lokasi untuk kepentingan penyelidikan.
“Kami sudah berada di lokasi sejak pagi ini untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara serta memasang garis polisi,” kata Kanit Reskrim Polsek Sunda Kelapa AKP Eri Suroto, Kamis (27/8/2026).
Eri mengatakan proses identifikasi masih berlangsung. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap penyebab kebakaran.
Akibat kebakaran itu, sebanyak 180 kepala keluarga atau sekitar 720 jiwa terdampak. Meski kerugian cukup besar, tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut.
“Korban luka ada dua orang,” ujarnya.
Dua korban yang mengalami luka yakni BH (54) yang mengalami luka di bagian lutut dan seorang petugas pemadam kebakaran berinisial TM (54) yang mengalami luka tusuk di kaki. Keduanya telah mendapat penanganan medis di RS Atma Jaya Pluit.
Polisi menyebut penyebab kebakaran belum bisa dipastikan. Untuk memastikan sumber api, penyelidikan akan melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.
“Untuk mengetahui penyebab kebakaran harus melalui penyelidikan dan pemeriksaan di Puslabfor Mabes Polri,” kata Eri.
Sementara itu, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan puluhan personel untuk memadamkan api.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman mengatakan proses pemadaman dimulai sekitar pukul 18.54 WIB dan berlangsung lebih dari lima jam.
“Api berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari pukul 00.12 WIB,” ujar Gatot.
Menurut Gatot, area yang terbakar mencapai sekitar 2.400 meter persegi. Sebanyak 60 rumah hangus dalam kebakaran tersebut, sementara jumlah warga terdampak mencapai 180 kepala keluarga atau sekitar 730 jiwa.
Sejauh ini, petugas memastikan kebakaran telah berhasil diatasi dan lokasi kini berada dalam pengamanan aparat untuk proses penyelidikan lebih lanjut. []















