ASPEK.ID, JAKARTA – Rupiah kembali dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (27/8/2026) pagi. Dolar AS berbalik menguat dan kini diperdagangkan di level Rp 17.785 setelah sehari sebelumnya ditutup di Rp 17.725.
Berdasarkan data Bloomberg, dolar AS dibuka menguat 0,34% ke posisi Rp 17.785 per dolar AS pada awal perdagangan pagi. Posisi ini lebih tinggi dibanding penutupan perdagangan Rabu (26/8), ketika dolar AS berada di level Rp 17.725.
Penguatan tersebut sekaligus menghentikan tren pelemahan tipis dolar AS yang terjadi pada perdagangan sebelumnya.
Tak hanya terhadap rupiah, dolar AS juga menguat terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Terhadap euro, dolar AS naik sekitar 0,04%.
Sementara itu, terhadap yen Jepang, dolar AS menguat 0,02%. Mata uang AS juga terapresiasi 0,18% terhadap dolar Australia dan naik 0,03% terhadap dolar Kanada.
Adapun terhadap franc Swiss, pergerakan dolar AS relatif stagnan. Sementara terhadap poundsterling Inggris, dolar AS masih melemah tipis sekitar 0,03%.
Penguatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang global terjadi pada pembukaan perdagangan hari ini, termasuk terhadap rupiah yang kembali berada di atas level Rp 17.700. []














