• Latest
  • Trending
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Karhutla Ganggu 147 Penerbangan di Kalimantan

Perusahaan Tommy Soeharto IPO September

Singapura Akan Gugat RI Bila Ada Pelanggaran Kontrak Gas

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

22 Napi Tipikor Berpotensi Bebas, Ada OC Kaligis, Setnov hingga Sejumlah Kepala Daerah

KPK Usul Aset Pejabat yang Tak Tercantum di LHKPN Bisa Dirampas

Rupiah Bangkit di Tengah Gejolak Global, BI Ungkap Kuncinya

Senin ini Rupiah Diprediksi Loyo Karena Faktor ini

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

OTT KPK, Wahyu Setiawan Berharta Rp 12,8 Miliar

Komisioner KPU-Bawaslu Diusulkan Ditambah

Hari ini Lalin Bundaran HI  Dialihkan ke Patung Kuda

Gubernur DKI Renovasi Bundaran HI hingga Semanggi Tanpa APBD

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

NASA Beri Peringatan Khusus Karthula di Ri

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Alasan Investor Global Lirik RI

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Karhutla Ganggu 147 Penerbangan di Kalimantan

by Aspek
September 1, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Ilustrasi, pesawat komersial bersiap mendarat di tengah kabut asap akibat kebaran lahan di Kalimantan. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

 

ASPEK. ID, BALIKPAPAN – Sebanyak 147 penerbangan di wilayah kerja Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII Balikpapan terganggu akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kabut asap pekat yang menyelimuti sejumlah wilayah membuat jarak pandang (visibility) merosot tajam, bahkan sempat menyentuh angka ekstrem 100 meter di Bandar Udara Long Apung, Malinau.

BacaJuga

Singapura Akan Gugat RI Bila Ada Pelanggaran Kontrak Gas

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

KPK Usul Aset Pejabat yang Tak Tercantum di LHKPN Bisa Dirampas

Senin ini Rupiah Diprediksi Loyo Karena Faktor ini

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

Komisioner KPU-Bawaslu Diusulkan Ditambah

Kepala Otban Wilayah VII Balikpapan, Ferdinan Nurdin, memaparkan bahwa data tersebut dihimpun dari hasil pemantauan intensif sejak 24 hingga 30 Agustus 2026.

Pemantauan ini dilakukan melalui koordinasi ketat bersama penyelenggara bandara, penyedia jasa navigasi penerbangan, maskapai, dan instansi terkait.

“Terdapat 147 penerbangan yang terdampak kabut asap karhutla di wilayah kerja kami,” beber Ferdinan di Balikpapan, Selasa (1/9/2026) dikutip dari kompas.

“Dari jumlah tersebut, 95 penerbangan mengalami pembatalan atau penundaan (cancelled/postponed), 46 penerbangan mengalami keterlambatan (delayed) dan 6 penerbangan terpaksa dialihkan ke bandara lain (diverted).”

Ia menegaskan, pengalihan maupun pembatalan penerbangan merupakan tindakan mitigasi risiko demi mengutamakan keselamatan penerbangan di atas segalanya.

Kalteng terparah, jarak pandang Long Apung anjlok Berdasarkan pemetaan wilayah, Provinsi Kalimantan Tengah menjadi daerah yang menanggung dampak paling signifikan.

Sebanyak 88 penerbangan di Kalteng terganggu, atau menyumbang sekitar 59,8 persen dari total gangguan penerbangan di seluruh wilayah kerja Otban Wilayah VII.

Gangguan utama terjadi di tiga titik vital, yakni Bandar Udara Tjilik Riwut (Palangkaraya), Bandar Udara Haji Muhammad Sidik (Muara Teweh), dan Bandar Udara Iskandar (Pangkalan Bun).

Menanggapi banyaknya penerbangan yang tertunda dan batal, Otban Wilayah VII memastikan pengawasan terhadap pemenuhan hak-hak calon penumpang tetap berjalan ketat.

Komentar
Share12Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

  ASPEK.ID, KALIMANTAN SELATAN - Sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan diguyur hujan deras pada Minggu (25/10/2026). Hujan ini jadi berkah...

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla

  ASPEK.ID, JAKARTA - Masyarakat dapat memanfaatkan website rl Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperoleh informasi terkait kebakaran...

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan pejabat jajaran Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In