• Latest
  • Trending
25,22 Juta Penduduk Indonesia Masih Miskin

13 Persen Warga Jakarta Masih Pakai Air Sumur

Polisi Tangkap Selebgram Julia Prastini di Apartemen Jaksel

Polisi Tangkap Selebgram Julia Prastini di Apartemen Jaksel

Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Segera Rampung, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi

Trump Larang Tiga Media Liputan di Gedung Putih, Ini Daftarnya

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

KPK Buka Peluang Panggil Nusron Wahid di Kasus Suap HGB ATR/BPN

Persis Solo Genjot Kondisi Fisik Jelang Laga Perdana Championship 2026/27

Persis Solo Tunjuk Dedy Gusmawan sebagai Asisten Pelatih

RI 1 Resmikan Fakultas Kedokteran Gontor

RI 1 Resmikan Fakultas Kedokteran Gontor

Pesawat Turkish Airlines Terbakar saat Mendarat di Nepal

20 Maskapai Terbaik Dunia 2026

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Riset: 92% Anak Muda Rajin Menabung

Wapres Gibran Lepas Kepulangan Siswi Terduga Korban MBG dari RSCM

Wapres Gibran Lepas Kepulangan Siswi Terduga Korban MBG dari RSCM

Prabowo Sebut Penghasilan Danantara Naik 400% dalam 1,5 Tahun

Pidato Prabowo Kutip Al-Baqarah 191

Prabowo Sebut Penghasilan Danantara Naik 400% dalam 1,5 Tahun

Prabowo Sebut Penghasilan Danantara Naik 400% dalam 1,5 Tahun

TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Munisi di Madiun

Ledakan Terdengar di Riyadh, Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara

Prabowo Ajak Heningkan Cipta untuk Korban Bencana di Daerah

Prabowo: Ekspor Satu Pintu Lewat BUMN untuk Cegah Laporan Palsu

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, September 19, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

13 Persen Warga Jakarta Masih Pakai Air Sumur

by Aspek
September 19, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
25,22 Juta Penduduk Indonesia Masih Miskin

Ilustrasi kemiskinan dan ketimpangan | Foto: Sindonews

ASPEK.ID, JAKARTA- Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya menyebut sekitar 13 persen warga Jakarta belum terlayani sistem penyediaan air minum perpipaan. Sejumlah wilayah di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur menjadi tantangan dalam memperluas cakupan layanan tersebut.

Direktur Teknik PAM Jaya Santika mengatakan wilayah yang masih menjadi tantangan antara lain Kecamatan Jagakarsa, Cilandak, Pasar Rebo, hingga Kramat Jati. Sebagian warga di kawasan tersebut masih mengandalkan sumber air lain, terutama air sumur.

“Contoh, Kecamatan Jagakarsa, Kecamatan Cilandak, kemudian geser ke kiri di Pasar Rebo, kemudian di Kramat Jati yang menjadi challenge. Kenapa? Karena warga Jakarta masih confident menggunakan sumber air lain, yaitu air berbasis air sumur,” kata Santika di Jakarta, dikutip Sabtu (19/9/2026).

BacaJuga

Polisi Tangkap Selebgram Julia Prastini di Apartemen Jaksel

Trump Larang Tiga Media Liputan di Gedung Putih, Ini Daftarnya

KPK Buka Peluang Panggil Nusron Wahid di Kasus Suap HGB ATR/BPN

Persis Solo Tunjuk Dedy Gusmawan sebagai Asisten Pelatih

RI 1 Resmikan Fakultas Kedokteran Gontor

20 Maskapai Terbaik Dunia 2026

Saat ini, PAM Jaya telah memiliki sekitar 1,2 juta pelanggan dengan cakupan layanan perpipaan kurang lebih 83 persen. PAM Jaya juga telah melakukan sosialisasi untuk mendorong warga yang belum menjadi pelanggan agar segera menggunakan layanan air perpipaan.

Sejauh ini, sosialisasi telah dilakukan di 267 kelurahan dengan menyasar sekitar 15.000 RW atau RT.

“Makanya mudah-mudahan dengan momen ini kita bisa kemudian mendapatkan feedback positif dari warga Jakarta untuk kemudian segera mendaftarkan diri,” ujarnya.

PAM Jaya juga mengingatkan warga agar tidak terus-menerus mengandalkan air tanah. Pasalnya, kata Santika, air tanah atau akuifer perlu dijaga karena eksploitasi secara berlebihan dapat berdampak terhadap penurunan muka tanah.

“Kalau akuifer kita eksploitasi terus, kita sedot, yang terjadi seperti DKI Jakarta. Apa? Land subsidence, permukaan tanahnya turun,” kata Santika.

Dia menambahkan, PAM Jaya tidak mengambil air dari air tanah, melainkan mengolah air permukaan sebagai sumber air baku.

Sementara itu, untuk kawasan komersial dan elite di Jakarta seperti Sudirman-Thamrin, SCBD, hingga KBN, sebagian besar sudah menjadi pelanggan PAM Jaya. Namun, masih terdapat kawasan yang menggunakan kombinasi air perpipaan dan sumur dalam.

“Contoh misalkan satu kawasan tertentu mereka juga masih menggunakan sumur dalam. Mereka masih mem-balancing antara menggunakan sumur dalam dengan air perpipaan,” kata Santika.

 

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

No Content Available
Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In