YOGYAKARTA – Kabar duka datang dari keluarga besar TNI. Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo atau yang dikenal sebagai Subagyo HS dikabarkan wafat di Yogyakarta.
Informasi mengenai kabar duka tersebut diterima redaksi melalui pesan WhatsApp yang berisi ucapan belasungkawa dan doa bagi almarhum. Hingga berita ini disusun, redaksi belum memperoleh keterangan lebih lanjut mengenai waktu wafat maupun penyebab meninggalnya.
Subagyo HS merupakan salah satu tokoh militer Indonesia yang pernah menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) pada 16 Februari 1998 hingga 20 November 1999. Masa jabatannya berlangsung di tengah peralihan kepemimpinan nasional, dari Presiden Soeharto ke B.J. Habibie, hingga awal pemerintahan Abdurrahman Wahid.
Lahir di Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 12 Juni 1946, Subagyo menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) dan lulus pada 1970.
Karier militernya banyak berkaitan dengan pasukan elite TNI AD. Ia pernah menjabat Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) pada 1994–1995. Setelah itu, ia dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk Pangdam IV/Diponegoro dan Wakil KSAD, sebelum akhirnya memimpin TNI AD.
Di Kopassus, Subagyo juga pernah menjadi atasan Prabowo Subianto. Pada 1995, Prabowo menggantikannya sebagai Danjen Kopassus.
Setelah pensiun dari dinas militer, Subagyo tetap berkiprah di lingkungan pemerintahan. Ia pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, periode 2015–2019.
Pada Juni 2024, Prabowo Subianto yang saat itu menjabat Menteri Pertahanan mengunjungi Subagyo di kediamannya di Yogyakarta. Kementerian Pertahanan menyebut Subagyo telah mengalami sakit cukup lama dan sedang menjalani proses penyembuhan.
















