• Latest
  • Trending

Mati Lampu? Powerhouse Karya Anak Bangsa ini Bisa Jadi Solusi

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Gaji di Bawah Rp10 Juta/Bulan Bebas Pajak

Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 24,79 Juta

Prabowo Akan Bagi Tunai Rp 900.000 kepada 13,3 Juta Pekerja

Erick Minta PLTS Terapung Cirata Ditiru di Seluruh Sungai Indonesia

Qodari: Bangun 15 PLTS, Bisa Hemat APBN Rp4,6 Triliun/Tahun

Lima Pati Kopassus Naik Pangkat

Lima Pati Kopassus Naik Pangkat

Mantan Ajudan Wapres Gibran Jadi Pangkosek IV

Mantan Ajudan Wapres Gibran Jadi Pangkosek IV

Prabowo dan Megawati Bakal Bertemu pada HUT Prabowo 17 Oktober

Prabowo dan Megawati Bakal Bertemu pada HUT Prabowo 17 Oktober

Perusahaan Tommy Soeharto IPO September

Danantara Minta Pertagas Kembangkan Jargas Nasional Tekan Impor LPG

Beroperasi Agustus 2022, Catat Jadwal LRT Jabodebek

Mulai Besok, LRT Jabodebek Uji Coba Perjalanan Perdana Pukul 05.30 WIB

Ekskavator Mulai Ratakan Klaster Mewah Lapas Cibinong

Ekskavator Mulai Ratakan Klaster Mewah Lapas Cibinong

Jokowi Mau RAPBN 2025 Akomodasi Semua Program Prabowo

Jokowi Tahu Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Profil Fatima El Mansouri, Perempuan Pertama yang Jadi PM Maroko

Profil Fatima El Mansouri, Perempuan Pertama yang Jadi PM Maroko

Dolar AS Makin Kuat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

Dolar AS Melemah ke Rp 17.912 Pagi Ini

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Oktober 1, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Mati Lampu? Powerhouse Karya Anak Bangsa ini Bisa Jadi Solusi

by REDAKSI
Agustus 21, 2019
in BERITA UTAMA, LIFESTYLE

ASPEK.ID – Ketersediaan dan akses layanan energi listrik sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat saat ini. Pemerintah menargetkan rasio elektrifikasi di seluruh wilayah Indonesia akan menembus di angka 99% hingga akhir tahun 2019, naik dari rasio elektrifikasi pada tahun lalu yang telah mencapai 98,30%.

Namun demikian, kadangkala ada beberapa masalah yang menyebabkan pelanggan harus mengalami pemadaman listrik. Misalnya yang beberapa waktu lalu dialami di kawasan Jawa bagian Barat. Kejadian ini memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat luas baik itu dari sisi ekonomi maupun sosial.

Melihat kondisi tersebut, Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T), sebagai salah satu unit litbang di bawah Balai Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, menghadirkan solusi inovasi produk penyimpan energi listrik (powerhouse) yang diberi nama B4TPowerHouse.

BacaJuga

Lima Pati Kopassus Naik Pangkat

Mantan Ajudan Wapres Gibran Jadi Pangkosek IV

Prabowo Minta Kampus Kembangkan Konsep Rehabilitasi Narkoba

Dolar AS Tembus Rp 18.000 Lagi Pagi Ini

Prabowo ke Rumah Megawati Sampaikan Duka Cita

Kemenkes: 260.000 Orang di Indonesia Meninggal karena Jantung

“Produk ini mempunyai fungsi untuk menyimpan daya seperti powerbank, namun dengan kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar. Inovasi ini memberikan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan energi listrik yang praktis dan siap digunakan kapan saja dan di mana saja, terutama pada kondisi darurat,” kata Kepala BPPI Kemenperin, Ngakan Timur Antara di Jakarta.

B4TPowerHouse mempunyai kapasitas 20.000 mAh dan dapat ditingkatkan sesuai dengan pesanan. Masukan untuk pengisian adalah 12 -17 VDC dan dapat dilakukan dari adaptor PLN maupun dari sumber energi baru terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Sedangkan, keluarannya dapat berupa arus searah bertegangan 5 VDC dan arus bolak-balik bertegangan 220 VAC.

B4TPowerHouse dapat dimanfaatkan untuk perangkat elektronik seperti lampu, laptop, charging gadget dan lain sebagainya. Pengisian tergantung kapasitas dan kondisi baterainya, yang biasanya 2-3 jam, dan dapat menyalakan lampu LED sampai lebih dari lima hari.

“B4TPowerHouse dapat dibawa ke mana-mana karena desainnya seperti tas koper kecil yang praktis dan ringan sekitar 2 kilogram, serta tahan hujan,” ungkap Kepala B4T Budi Susanto. Inovasi ini merupakan salah satu dari upaya B4T dalam pengembangan teknologi yang berbasiskan baterai ion lithium.

Menurutnya, baterai ion litium pada saat ini merupakan baterai yang sangat canggih karena mampu menyimpan energi listrik yang besar pada ukuran dan berat baterai yang lebih ringan dari jenis baterai lainnya.

“Penelitian dan pengembangan ini akan memanfaatkan sumber daya mineral lokal Indonesia yang kaya, dan dibangun oleh para peneliti Indonesia yang tangguh,” ujarnya. Selain itu, inovasi ini merupakan prioritas riset nasional dan sejalan dengan kebijakan pemerintah, yaitu Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) serta Making Indonesia 4.0 untuk sektor prioritas seperti industri otomotif dan elektronika.

“Diharapkan dengan kemajuan pengembangan teknologi ini akan memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan ketersediaan listrik yang andal dan ekonomis,” imbuhnya.

Budi menceritakan, awal pengembangan produk B4TPowerHouse untuk menjawab permasalahan kebutuhan energi di daerah-daerah yang belum terjangkau aliran listrik. Ke depannya, produk ini bisa dikembangkan lebih lanjut untuk dijadikan sebagai sumber energi bagi kebutuhan yang lebih luas.

B4T juga mengembangkan beberapa varian produk baterai lainnya dengan kapasitas serta fungsi penggunaan yang berbeda-beda. Produk-produk baterai ini meliputi baterai telepon genggam yang memiliki kapasitas 2.000 mAh, powerbank dengan kapasitas sebesar 7.000 mAh, serta baterai untuk motor listrik.

Adapun penelitian tentang pengembangan produk-produk baterai ini sudah dilakukan sejak tahun 2013. Penelitian ini pada mulanya difokuskan pada pengembangan sel baterai, lalu dilanjutkan dengan pengembangan dari masing-masing produk. “Penelitian dan pengembangan produk B4TPowerHouse mulai dilakukan sejak tahun 2017,” jelas Budi.

Komentar
Share21Tweet13SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Gaji di Bawah Rp10 Juta/Bulan Bebas Pajak

        ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah akan melanjutkan kebijakan bebas Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 kepada pekerja dengan...

Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 24,79 Juta

Prabowo Akan Bagi Tunai Rp 900.000 kepada 13,3 Juta Pekerja

    ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan menyalurkan bantuan subsidi upah kepada pekerja pada periode Oktober-Desember atau kuartal...

Erick Minta PLTS Terapung Cirata Ditiru di Seluruh Sungai Indonesia

Qodari: Bangun 15 PLTS, Bisa Hemat APBN Rp4,6 Triliun/Tahun

ASPEK.ID, JAKARTA - Indonesia bisa menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Rp4,6 triliun per tahun. Penghematam ini berasal...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In