• Latest
  • Trending
Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI Ubah Uang Rusak jadi Medali

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

OJK: Dana Asing Masuk ke Pinjol Rp 17 Triliun

Awasi Penerapan Digital ID, Nezar Patria: Lindungi Konsumen dan Pengguna Layanan

Nezar Patria: 3 Strategis Dosen Hadapi AI Generatif

Telkom Bukukan Pendapatan Positif Rp75,3 Triliun di Paruh Pertama 2024

Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha

Prabowo Targetkan BUMN Tinggal 350 Unit Akhir 2026

Prabowo Sebut Dua Mentornya dalam Menjalankan Pemerintahan

Hari Kucing Sedunia, Bahaya Obesitas pada Anabul

Hari Kucing Sedunia, Bahaya Obesitas pada Anabul

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Prabowo: Pendapatan Danantara Naik 400 Persen

Hashim Dorong FORMAS Awasi MBG di Seluruh Indonesia

Hashim Dorong FORMAS Awasi MBG di Seluruh Indonesia

Anak Usaha Waskita Karya Restrukturisasi Utang Rp4 Triliun

Pemerintah Dorong Waskita Karya Jadi Operator Tol

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Investasi Rp44,75 Triliun ke JBS Group di Australia & Selandia Baru

Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Kemayoran, 33 Unit Damkar Dikerahkan

Gedung Bapenda DKI Jakarta Kebakaran, 100 Personel Damkar Dikerahkan

Polri Pastikan Proses Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Dilaksanakan Transparan

Polri Pastikan Proses Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Dilaksanakan Transparan

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BGN Pecat 66 Kepala SPPG, Diduga Minta Fee

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

BI Ubah Uang Rusak jadi Medali

by Aspek
Agustus 8, 2026
in BERITA TERBARU, PERBANKAN
Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

Bali- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali memanfaatkan sekitar 400.000 lembar uang rupiah yang sudah tidak layak edar menjadi medali untuk ajang QRIS Bali Summer Run 2026.

Limbah uang kertas tersebut diolah menjadi bagian dari sekitar 2.000 medali yang diberikan kepada peserta lomba lari yang digelar di kawasan Renon, Denpasar, Bali, Sabtu (8/8/2026).

BacaJuga

OJK: Dana Asing Masuk ke Pinjol Rp 17 Triliun

Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha

Prabowo Sebut Dua Mentornya dalam Menjalankan Pemerintahan

Hari Kucing Sedunia, Bahaya Obesitas pada Anabul

Prabowo: Pendapatan Danantara Naik 400 Persen

Hashim Dorong FORMAS Awasi MBG di Seluruh Indonesia

Kepala Perwakilan BI Bali Achris Sarwani mengatakan pemanfaatan uang rusak tersebut merupakan upaya mengurangi limbah sekaligus menghasilkan produk yang memiliki nilai kenang-kenangan bagi peserta.

“Uang yang rusak harus kami tarik secara reguler. Limbah yang terkumpul ini lah yang kami racik menjadi medali,” kata Achris dikutip dari beritasatu.

Menurut dia, uang yang sudah tidak layak edar tidak dibiarkan menjadi limbah yang menumpuk. Bank Indonesia mengolahnya kembali melalui proses pencacahan dan pemadatan sehingga dapat digunakan sebagai material medali.

Pada QRIS Bali Summer Run 2026, terdapat dua kategori lomba, yakni lari 5 kilometer dan 10 kilometer. Medali untuk peserta kategori 5 kilometer menggunakan limbah uang kertas pecahan Rp 50.000, sedangkan medali kategori 10 kilometer dibuat menggunakan limbah uang pecahan Rp 100.000.

Setiap medali diperkirakan membutuhkan sekitar 10 lembar uang kertas yang sudah tidak layak edar. Dengan jumlah sekitar 2.000 medali, total uang rusak yang dimanfaatkan mencapai sekitar 400.000 lembar.

Proses pengolahannya dilakukan dengan mencacah uang kertas menjadi potongan kecil. Material tersebut kemudian dipadatkan menggunakan bahan akrilik transparan hingga membentuk medali.

Selain memanfaatkan limbah uang rupiah, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kampanye penggunaan transaksi pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Bali- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali memanfaatkan sekitar 400.000 lembar uang rupiah yang sudah tidak layak edar menjadi medali untuk ajang QRIS Bali Summer Run 2026.

Limbah uang kertas tersebut diolah menjadi bagian dari sekitar 2.000 medali yang diberikan kepada peserta lomba lari yang digelar di kawasan Renon, Denpasar, Bali, Sabtu (8/8/2026).

Kepala Perwakilan BI Bali Achris Sarwani mengatakan pemanfaatan uang rusak tersebut merupakan upaya mengurangi limbah sekaligus menghasilkan produk yang memiliki nilai kenang-kenangan bagi peserta.

“Uang yang rusak harus kami tarik secara reguler. Limbah yang terkumpul ini lah yang kami racik menjadi medali,” kata Achris dikutip dari beritasatu.

Menurut dia, uang yang sudah tidak layak edar tidak dibiarkan menjadi limbah yang menumpuk. Bank Indonesia mengolahnya kembali melalui proses pencacahan dan pemadatan sehingga dapat digunakan sebagai material medali.

Pada QRIS Bali Summer Run 2026, terdapat dua kategori lomba, yakni lari 5 kilometer dan 10 kilometer. Medali untuk peserta kategori 5 kilometer menggunakan limbah uang kertas pecahan Rp 50.000, sedangkan medali kategori 10 kilometer dibuat menggunakan limbah uang pecahan Rp 100.000.

Setiap medali diperkirakan membutuhkan sekitar 10 lembar uang kertas yang sudah tidak layak edar. Dengan jumlah sekitar 2.000 medali, total uang rusak yang dimanfaatkan mencapai sekitar 400.000 lembar.

Proses pengolahannya dilakukan dengan mencacah uang kertas menjadi potongan kecil. Material tersebut kemudian dipadatkan menggunakan bahan akrilik transparan hingga membentuk medali.

Selain memanfaatkan limbah uang rupiah, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kampanye penggunaan transaksi pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bank Indonesia Sulap 5 Ton Uang Rupiah Tak Layak Edar Jadi Bahan Bakar Semen

Bank Indonesia Sulap 5 Ton Uang Rupiah Tak Layak Edar Jadi Bahan Bakar Semen

ASPEK.ID, ACEH BESAR - Uang Rupiah yang sudah tidak layak edar kini memiliki manfaat baru. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI)...

Ekonom: Destry Berpeluang Gantikan Perry Sebagai Gubernur BI Definitif

Ekonom Josua Pardede berpendapat, calon pemimpin bank sentral yang baru harus memiliki beberapa modal utama, di antaranya mampu bersinergi tanpa...

Burhanuddin Abdullah Diisukan Jadi Calon Gubernur BI, Airlangga Buka Suara

ASPEK.ID, JAKARTA - Nama Burhanuddin Abdullah mencuat dalam bursa calon Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In