• Latest
  • Trending
Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI Tetapkan Satu Himbara Jadi Kliring Bank dari China, Ada Permintaan Rp713 Triliun

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp80 Ribu

Harga BBM Shell Turun

Seluruh SPBU Shell Diakusisi SEFAS Group

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Arab Blokir Uang Muka Haji Rp 66,6 Miliar, RI Kirim Nota keberatan

Pertamina Patra Niaga Terus Dorong Penggunaan Energi yang Lebih Baik

Pemerintah Bakal Kurangi Kuota BBM Subsidi pada 2027 Termasuk Pertalite Bu

Dewan Pers Mediasi Tempo dan Erick Thohir Aduan Podcast

Dewan Pers: 50 Wartawan Dilaporkan Pidana UU ITE dan KUHP Periode Selama 7 bulan

Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Pilihan Prabowo

BI Prospek Ekonomi Global Masih Lemah, Hanya Tumbuh 3 Persen

OJK Tunjuk Friderica Widyasari Jadi ADK Pengganti Ketua–Wakil Ketua

OJK Angkat Henry Rialdi Urus Bursa Mineral dan Komoditas

India Dukung Pengembangan Nuklir Indonesia

India Dukung Pengembangan Nuklir Indonesia

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

3.002 Gempa Susulan di NTT, 86 Gempa Dirasakan Warga

Ari Askhara Mengundurkan Diri dari Dirut PT Humpuss Maritim Internasional Tbk

Ari Askhara Mengundurkan Diri dari Dirut PT Humpuss Maritim Internasional Tbk

Berat Koper Jamaah Haji Saat Pulang Maksimal 32Kg, Berikut Ketentuannya

Pemerintah Usul Ongkos Haji 2027 Sebesar Rp107 Juta

KM Nurul Salsa Tenggelam Usai Mati Mesin di Selayar, 24 Orang Masih Hilang

601 Kecelakaan Kapal Terjadi di RI hingga Agustus, 239 Orang Meninggal

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

BI Tetapkan Satu Himbara Jadi Kliring Bank dari China, Ada Permintaan Rp713 Triliun

by Aspek
Agustus 20, 2026
in BERITA TERBARU, PERBANKAN
Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

ASPEK.ID, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mendorong salah satu bank milik negara yang tergabung dalam Himbara untuk ditetapkan sebagai Renminbi Clearing Bank di Tanah Air. Langkah ini diambil untuk mendampingi Bank of China dalam memfasilitasi transaksi langsung mata uang Renminbi Tiongkok dan Rupiah secara efisien.

Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono mengonfirmasi bahwa bank sentral Tiongkok, People’s Bank of China (PBoC) telah menetapkan bank perintis awal dan saat ini bank nasional dari kelompok Himbara sedang menyelesaikan tahap administratif.

“PBoC sudah memastikan bahwa kliring bank yang pertama adalah Bank of China, tapi kami di Bank Indonesia mendorong suatu bank nasional dalam hal ini Bank Himbara, saat ini sedang melalui proses administrasi jadi nanti akan ada dua Kliring Bank Renminbi di Indonesia,” ujar Thomas dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (19/8/2026).

BacaJuga

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp80 Ribu

Seluruh SPBU Shell Diakusisi SEFAS Group

Arab Blokir Uang Muka Haji Rp 66,6 Miliar, RI Kirim Nota keberatan

Pemerintah Bakal Kurangi Kuota BBM Subsidi pada 2027 Termasuk Pertalite Bu

Dewan Pers: 50 Wartawan Dilaporkan Pidana UU ITE dan KUHP Periode Selama 7 bulan

BI Prospek Ekonomi Global Masih Lemah, Hanya Tumbuh 3 Persen

Operasional Renminbi Clearing Bank tersebut ditargetkan dapat terealisasi paling lambat pada kuartal IV-2026. Penunjukan ini mengacu pada Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) Nomor 24 Tahun 2026 yang diterbitkan BI pada 14 Agustus 2026 terkait pemberian rekomendasi bank Appointed Cross Currency Dealer (ACCD).

Thomas menjelaskan bahwa keberadaan bank kliring nasional sangat penting untuk menjamin ketersediaan pasokan likuiditas Renminbi di pasar keuangan dalam negeri, seiring melonjaknya aktivitas perdagangan serta investasi bilateral.

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

BI-ASPI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia

  ASPEK.ID, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) untuk segmen...

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI Buka Lowongan Kerja

Jakarta -  Bank Indonesia kembali membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer (PCPM) Angkatan 41. Program ini untuk...

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI Ubah Uang Rusak jadi Medali

Bali- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali memanfaatkan sekitar 400.000 lembar uang rupiah yang sudah tidak layak edar menjadi...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In