ASPEK.ID, JAKARTA – Kehidupan sehari-hari para aparatur sipil negara (ASN) yang telah menetap di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, mulai menunjukkan perubahan. Salah satu yang paling dirasakan adalah waktu tempuh dari kantor ke tempat tinggal yang jauh lebih singkat dibandingkan saat bekerja di kota-kota besar.
Menjelang pukul 17.00 Wita, suasana di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara mulai lengang. Sejumlah pegawai tampak berjalan menuju halte di depan Kantor Otorita IKN untuk menunggu bus dalam kota yang disediakan secara gratis menuju kawasan hunian.
Perjalanan pulang yang hanya memakan waktu sekitar 10 menit membuat para pekerja tidak lagi menghabiskan waktu berjam-jam di jalan.
Mirfa, salah seorang ASN di Otorita IKN yang telah tinggal di Nusantara selama satu tahun, mengaku perubahan terbesar yang dirasakannya bukan hanya lokasi tempat tinggal yang dekat dengan kantor, tetapi juga pola hidup yang menjadi lebih seimbang.
“Dulu setelah pulang kerja rasanya sudah capek karena perjalanan panjang. Sekarang selesai kerja masih sempat jogging atau ikut latihan badminton. Rasanya hari belum benar-benar selesai setelah jam kantor,” ujarnya, Sabtu (1/8/2026).
Pengalaman serupa juga dirasakan pekerja dari berbagai instansi pemerintah maupun dunia usaha yang kini bermukim di kawasan Nusantara. Kehadiran kawasan hunian yang terintegrasi dengan perkantoran, ruang terbuka hijau, fasilitas olahraga, layanan kesehatan, hingga pusat kuliner mulai membentuk gaya hidup baru yang lebih efisien.
Konsep pembangunan IKN yang mengintegrasikan kawasan permukiman, perkantoran, area komersial, dan fasilitas publik juga memungkinkan masyarakat beraktivitas tanpa harus bergantung pada kendaraan bermotor. Jalur pejalan kaki dan jalur sepeda yang saling terhubung memudahkan mobilitas warga dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
Bagi warga yang telah menetap, waktu tempuh yang singkat tidak hanya berarti perjalanan yang lebih cepat. Waktu yang sebelumnya habis di tengah kemacetan kini dapat dimanfaatkan untuk berolahraga, mengikuti aktivitas komunitas, menghabiskan waktu bersama keluarga, atau sekadar menikmati ruang terbuka hijau.
Pada akhir pekan, Mirfa mengaku kerap mengajak keluarganya berjalan kaki menikmati kawasan di sekitar tempat tinggalnya. Menurutnya, IKN tidak hanya menjadi tempat bekerja, tetapi juga ruang untuk membangun kualitas hidup bersama keluarga.
“Saya berharap ke depan semakin banyak fasilitas yang lengkap, sekarang jalur pejalan kaki semakin terhubung, sangat nyaman rasanya jalan sore hari, menikmati senja di belakang Istana Garuda sambil menghirup udara sore di IKN yang bersih. Saya senang sekali sih,” katanya sambil mengawasi anaknya bermain.
Seiring pembangunan yang terus berlangsung, berbagai infrastruktur, layanan publik, dan aktivitas ekonomi di Nusantara juga terus berkembang. Di sisi lain, perubahan tersebut mulai membentuk pola kehidupan baru bagi masyarakat yang menetap, dengan akses yang lebih mudah, lingkungan yang lebih hijau, serta waktu yang dinilai lebih berkualitas untuk beraktivitas di luar jam kerja. []























