Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menetapkan Mursyid sebagai Direktur Utama, Kamis (25/5).
Sebelumnya Mursyid Direktur Human Capital Management (HCM), Pengembangan Sistem dan Legal Waskita Karya. Dia sempat diangkat sebagai Plt Dirut Utama Waskita Karya, menyusul Destiawan Soewardjono yang diberhentikan sementara dari jabatan Direktur Utama Waskita Karya usai jadi tersangka kasus korupsi.
Mursyid pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Wijaya Karya Beton Tbk. Pada Juni 2022, Mursyid mengundurkan diri karena diangkat menjadi Direktur Human Capital Management (HCM), Pembangunan Sistem dan Legal Waskita Karya Tbk.
Beberapa pengalaman Mursyid menggarap proyek infrastruktur di antaranya dia pernah menjadi Manajer Konstruksi Proyek Double Track Yogyakarta-Kroya pada 2005 sampai 2008, Manajer Konstruksi Proyek Kanal Timur Paket 24 pada 2008-2009, Manajer Proyek Pembangunan Dam Tembesi Tahap 1 Pilot Dyke pada 2009-2012, Manajer Proyek Pembangunan Dermaga Utara Pelabuhan Laut Batu Ampar pada 2012-2023, hingga pernah menjadi General Manager Departemen Umum 1 pada 2015 sampai 2017.
Untuk jenjang pendidikan formal, Mursyid menyelesaikan gelar S1 Teknik jurusan Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada, kemudian menyelesaikan S2 Manajemen Universitas Gadjah Mada.
Berikut adalah susunan komisaris dan direksi Waskita Karya:
Komisaris
Komisaris Utama/Komisaris Independen : Heru Winarko
Komisaris Independen : Addin Jauharudin
Komisaris Independen : Muradi
Komisaris Independen : Muhamad Salim
Komisaris : I Gde Made Kartikajaya
Komisaris : T. Iskandar
Komisaris : Dedi Syarif Usman
Direksi
Direktur Utama : Mursyid
Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko : Wiwi Suprihatno
Direktur HCM, Pengembangan Sistem dan Legal : Ratna Ningrum
Direktur Pengembangan Bisnis : Rudi Purnomo
Direktur Operasi I dan Quality, Safety, Health, Environment : I Ketut Pasek Senjaya Putra
Direktur Operasi II : Dhetik Ariyanto
Direktur Operasi III : Warjo
·






















