• Latest
  • Trending

Harun Yahya Divonis 1.075 Tahun Penjara

Kapal Tenggelam di Selat Bangka, Stok dan Distribusi LPG Dipastikan Aman

Jaga Ketahanan Energi, 45,9 Ribu Metrik Ton LPG dari AS Tiba di PT Pertamina Patra Niaga

RI Tawarkan Investasi Data Center ke China

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Pertamina & Pelita Air Jual Produk UMKM di PAS Sky Shop

RNI Ajak Milenial Jadi Petani Tebu

Indonesia Siap Olah 1 Juta Ton Tebu Jadi Bioetanol

Mengintip Kesiapan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1, Akses Pendukung Mudik Lebaran 2026

Kementerian PU: 4 Jalan Tol Bisa Mendarat Pesawat Tempur

Piala Presiden 2026 Tumbuhkan Ekonomi Rakyat

Piala Presiden 2026 Tumbuhkan Ekonomi Rakyat

Harga Emas Antam Minggu di Rp 2,612 Juta/Gram

Zulhas Sebut Butuh Kaesang untuk Menang di DKI

Kaesang Umumkan Maju Pileg 2029

Bisnis di Indonesia Nomor 3 Siap Digitalisasi di Asia Tenggara

Wakil Rektor ITB: Gelar Hanya Entry level, Industri Utamakan Skill dan Sertifikasi

Jubir IKN Ditemukan Meninggal Dunia di Rusun ASN

Jubir IKN Ditemukan Meninggal Dunia di Rusun ASN

Bantu UMKM Indonesia, Google Kucurkan Rp155 Miliar

Google dan Tesla Kehilangan Hampir Rp9000 Triliun dalam Sepekan

Laba IPCC Anjlok 9,3%! Pendapatan Stagnan, Arus Kas Operasi Ikut Tertekan

Laba IPCC Anjlok 9,3%! Pendapatan Stagnan, Arus Kas Operasi Ikut Tertekan

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Juli 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Harun Yahya Divonis 1.075 Tahun Penjara

by REDAKSI
Januari 12, 2021
in NEWS

ASPEK.ID, JAKARTA – Pengadilan pada hari Senin (11/1) menjatuhkan Adnan Oktar atau Harun Yahya dengan hukuman yang berat. Jaksa menganggap ia merupakan kepala aliran sesat yang dianggap sebagai organisasi kriminal.

Dia termasuk di antara 236 terdakwa yang diadili sejak September 2019 dan telah menghadapi beragam dakwaan, mulai dari spionase hingga pelecehan seksual.

Seperti dilasir dari Daily Sabah, hukuman penjara dengan total 1.075 tahun dijatuhkan kepada Oktar dalam persidangan di mana 78 orang, termasuk pemimpin sekte, berada dalam penahanan.

BacaJuga

Jaga Ketahanan Energi, 45,9 Ribu Metrik Ton LPG dari AS Tiba di PT Pertamina Patra Niaga

RI Tawarkan Investasi Data Center ke China

Pertamina & Pelita Air Jual Produk UMKM di PAS Sky Shop

Indonesia Siap Olah 1 Juta Ton Tebu Jadi Bioetanol

Kementerian PU: 4 Jalan Tol Bisa Mendarat Pesawat Tempur

Piala Presiden 2026 Tumbuhkan Ekonomi Rakyat

Oktar, 64 tahun, dan puluhan pengikutnya ditangkap dalam penggerebekan serentak di seluruh Turki pada 2018 lalu.

Sebuah dakwaan setebal 499 halaman menggambarkan dia dan yang lainnya sebagai geng kriminal yang berkembang pesat dalam pemerasan, pemerasan, pencucian uang, dan serangkaian kejahatan lainnya.

Di antara dakwaan yang lebih serius adalah upaya spionase politik dan militer, penyiksaan, penculikan, penyadapan ilegal, penipuan, ancaman, percobaan pembunuhan dan pemalsuan, serta pelecehan seksual.

Jaksa penuntut mengatakan geng yang dipimpinnya telah terlibat dalam skema rekrutmen sejak akhir 1990-an dan ini melibatkan pencucian otak perempuan muda. 

“Organisasi tersebut menggunakan anggotanya yang tampan untuk menipu gadis dan wanita muda. Anggota tersebut memperkosa atau melecehkan wanita secara seksual dan diperas terlebih dahulu oleh anggota yang berpura-pura bahwa perselingkuhan mereka direkam dalam video. Mereka juga dicuci otak dengan dalih ajaran agama,” kata jaksa dalam dakwaan.

Adnan Oktar, seorang putus sekolah dari universitas, menjadi terkenal pada tahun 1980-an ketika dia mendapatkan pengikut di kalangan mahasiswa, kebanyakan anak-anak dari elit kaya. 

Selama periode itu, dia pernah ditangkap karena mempromosikan revolusi teokratis. Setelah bertugas di institusi mental dan menulis buku dengan nama alias Harun Yahya, Oktar mengembangkan aliran sesatnya pada tahun 1990-an melalui Science Research Foundation, yang didirikannya terutama untuk mempromosikan buku-buku anti-evolusinya.

Komentar
Share25Tweet16SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Manajer Coca-cola Terima Suap US$1,96 Juta

Boikot Israel, Turki Hapus Produk Coca Cola dan Nestle dari Daftar Menu

Parlemen Turki menghapus produk Coca Cola dan Nestle dari daftar menu di restoran-restorannya. Tindakan ini setelah dua perusahaan tersebut diduga...

Presiden Turki Ucap Selamat Natal

Erdogan Menang Pemilu, Presiden Tiga Periode 20 Tahun

Recep Tayyip Erdogan memenangkan pemilihan umum (pemilu) Turki putaran kedua yang digelar Minggu (28/5). Hasil pemungutan suara menunjukkan sang petahana...

Survei: Erdogan Menang 52,7 Persen

Hari Ahad (28/5/2023) warga Turki kembali mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk memberikan dukungan atas dua capres, yaitu Recep Tayyip Erdogan dan...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Erick Thohir: 65% Dana Pensiun di BUMN Bermasalah

Erick Thohir:  Polusi Udara Masalah Serius, BUMN Tanam 100 Ribu Pohon

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Kapal Tenggelam di Selat Bangka, Stok dan Distribusi LPG Dipastikan Aman

Jaga Ketahanan Energi, 45,9 Ribu Metrik Ton LPG dari AS Tiba di PT Pertamina Patra Niaga

RI Tawarkan Investasi Data Center ke China

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Pertamina & Pelita Air Jual Produk UMKM di PAS Sky Shop

RNI Ajak Milenial Jadi Petani Tebu

Indonesia Siap Olah 1 Juta Ton Tebu Jadi Bioetanol

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In