• Latest
  • Trending

Hingga Kuartal III 2019, Produksi Minyak Pertamina EP Capai 82,41 MBOPD

Ini 9 Kiai Sepuh Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU, Penentu Rais ‘Aam PBNU 2026–2031

Ini 9 Kiai Sepuh Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU, Penentu Rais ‘Aam PBNU 2026–2031

Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng Rp338 M

Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng Rp338 M

Mengenal CH-47 Chinook, Helikopter Raksasa Jepang yang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

Mengenal CH-47 Chinook, Helikopter Raksasa Jepang yang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

Irsyad Maulana Merapat ke Persis Solo, Bidik Tiket Kembali ke Super League

Irsyad Maulana Merapat ke Persis Solo, Bidik Tiket Kembali ke Super League

Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang Malam Ini

Muktamar NU Bahas Zakat Mengurang pajak terutang

Hari Kucing Sedunia, Bahaya Obesitas pada Anabul

10 Ras Kucing Termahal di Dunia: Hingga Ratusan Juta

Wika Beton Raup Laba Bersih Rp 510 Miliar di 2019

WIKA Beton Pamer Rumah Tahan Gempa di Danantara Housing Expo 2026.

Ketum PBNU Dipilih  oleh AHWA Tidak Lagi One Man One Vote

Ketum PBNU Dipilih  oleh AHWA Tidak Lagi One Man One Vote

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Kabut Asap Ancam Kesuburan Pria

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Jokowi: Lamun Siro Pinter, Ojo Minteri

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

SIG: Bangun Rumah Tipe 36 Hanya 30 Hari dengan Bata Interlock Presisi

Panglima Jilah Usul ke Prabowo Warga Dayak Bertato Bisa Daftar TNI-Polri

Panglima Jilah Usul ke Prabowo Warga Dayak Bertato Bisa Daftar TNI-Polri

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 31, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Hingga Kuartal III 2019, Produksi Minyak Pertamina EP Capai 82,41 MBOPD

by REDAKSI
Oktober 25, 2019
in BERITA TERBARU, BUMN, NEWS

BacaJuga

Ini 9 Kiai Sepuh Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU, Penentu Rais ‘Aam PBNU 2026–2031

Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng Rp338 M

Mengenal CH-47 Chinook, Helikopter Raksasa Jepang yang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

Irsyad Maulana Merapat ke Persis Solo, Bidik Tiket Kembali ke Super League

Muktamar NU Bahas Zakat Mengurang pajak terutang

10 Ras Kucing Termahal di Dunia: Hingga Ratusan Juta

ASPEK.ID, JAKARTA – Produksi minyak  PT Pertamina EP mencapai 82,41 MBOPD hingga kuartal III 2019, atau 106% dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun lalu sebesar 77,87 MBOPD.

Kenaikan produksi didukung dengan realisasi produksi sumur bor di beberapa field seperti Subang, Jatibarang, Pendopo, Prabumulih, Ramba, dan Jambi.

Nanang Abdul Manaf, Presiden Direktur Pertamina EP (PEP), mengatakan kenaikan produksi juga ditopang dari kemitraan. Selain itu, kegiatan well intervention dan optimasi sumur di beberapa field seperti Rantau, Pangkalan Susu, Ramba, Prabumulih, Pendopo, Limau, dan Tambun. 

“Untuk produksi minyak, PEP Asset 5 dan Asset 2 memberikan kontribusi terbesar, yakni masing-masing 17,82 MBOPD dan 17,68 MBOPD, sedangkan gas, Asset 2 dan Asset 3 menjadi kontributor produksi terbesar, yakni 397,2 MMSCFD dan 259,9 MMSCFD,” katanya. 

Menurut Nanang, untuk mencapai target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), dari sisi operasi produksi, eksplorasi, dan pengembangan, PEP juga melaksanakan rencana kerja yang selalu taat pada aspek HSSE.

PEP juga  fokus eksekusi program kerja bor, workover, well intervention, dan WS yang sudah direncanakan serta melakukan pengawasan secara terintegrasi proses pengadaan (RKS, Tender, Konstruksi, Commissioning), memonitor progres fisik dan biaya secara rutin.

“Serta melakukan sinergi antarfungsi sebagai dasar eksekusi rencana kerja, serta cost effectiveness,” katanya.

Selain itu, tambah Nanang, untuk menjaga laju penurunan alamiah (natural decline) agar tidak turun tajam, PEP melakukan optimasi produksi artificial Lift (melakukan optimasi Frek Up, SPM, SL, mengubah desain kedalaman pompa, dan kapasitas pompa (size up) dengan menggunakan quicklook Quadrant Mapping. PEP juga  melakukan pemilihan dan percepatan pengerjaan kandidat sumur dengan skala prioritas (gain produksi tertinggi). 

“Kami juga mendahulukan pengerjaan well service sumur yang off dengan produksi besar sehingga dapat mengurangi waktu off sumur dan mengurangi Low & Off sumur akibat permasalahan surface dan subsurface seperti power plant mati, kebocoran pipa, scale problem, dan yang lainnya,” katanya.

Nanang juga menegaskan, tahun ini, PEP berupaya mempertahankan empat PROPER Emas yang diraih pada 2018 dengan sejumlah langkah. Monitoring program unggulan di field-field yang merupakan kandidat emas, melakukan konsinyering antarfungsi untuk memastikan kesiapan dari aspek administrasi dan implementasi, hingga meninjau langsung secara berkala ke lokasi untuk melakukan evaluasi. Selain itu, PEP juga fokus terhadap inovasi dan mendukung penuh pengembangan program yang dapat dilaksanakan.

Terkait kinerja keuangan, hingga akhir September 2019, PEP membukukan pendapatan sebesar US$2,2 miliar dan laba bersih US$492,43 juta. Nanang menyebutkan, harga minyak yang lebih rendah dan beban selisih kurs menjadi faktor utama yang membuat kinerja keuangan Pertamina EP terkoreksi. Pada kuartal III 2018, PEP mencatat laba sebesar US$582,57 juta.

“Pendapatan terkoreksi karena harga minyak yang pada periode hingga kuartal III 2018 sebesar US$67,95 per barel turun menjadi US$62,01 per barel pada periode yang sama tahun ini,” ungkap Nanang.

PEP juga telah menyerap Anggaran Biaya Operasi (ABO) hingga kuartal III 2019 sebesar US$840,94 juta yang mencakup operation sendiri US$786,74 juta dan mitra operation US$54,20juta atau 71% dari RKAP 2019 sebesar US$1,176 miliar.

Untuk penyerapan Anggaran Biaya Investasi, hingga akhir September 2019 sebesar US$405,84 juta atau sebesar 74% dari RKAP 2019 sebesar US$557,40 juta.

Komentar
Share32Tweet20SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

AS Buka Opsi Lepas Sanksi Minyak Rusia di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Pertamina Temukan Potensi Minyak Jumbo 1,4 Miliar Barel di Sumatera

ASPEK,ID, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengidentifikasi potensi cadangan minyak raksasa atau giant discovery di Blok Jambi Merang, Sumatra Selatan....

Pertamina Salurkan Makanan dan Obat ke Pelosok NTT

Pertamina Salurkan Makanan dan Obat ke Pelosok NTT

  ASPEK.ID, MANGGARAI - Tim gabungan relawan Pertamina Patra Niaga, Pertamina Foundation dan relawan lokal berhasil menembus Dusun Watu Hedok,...

Pertamina Tambah Titik Operasional BBM Satu Harga di NTB

Pertamina: Seluruh SPBU di Flores Telah Beroperasi

ASPEK.ID, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pulau Flores, NTT, telah...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In