ASPEK.ID, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (19/10/2026). Tekanan jual membuat indeks saham domestik merosot hingga menembus level 5.000.
Mengutip data perdagangan RTI, IHSG dibuka di level 4.961,87. Pergerakan indeks kemudian berlanjut di zona merah hingga menyentuh level 4.934,56 pada pukul 09.05 WIB.
Pada waktu tersebut, IHSG tercatat turun 250,54 poin atau 4,83% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pelemahan juga terjadi pada mayoritas saham yang diperdagangkan. Sebanyak 698 saham berada di zona merah, sedangkan 46 saham menguat dan 36 saham bergerak stagnan.
Aktivitas perdagangan pada awal sesi mencatatkan volume sebanyak 3,283 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 3,608 triliun. Sementara itu, frekuensi transaksi tercatat sebanyak 193.869 kali.
Tekanan terhadap pasar saham domestik juga terlihat dalam tren pergerakan indeks. Dalam sebulan terakhir, IHSG tercatat melemah 22,90%.
Sementara itu, secara tahun berjalan atau sepanjang 2026, IHSG telah terkoreksi hingga 43,07%. []
















