• Latest
  • Trending
Kalau Korporasi Hancur, Retail Juga akan Hancur

Kalau Korporasi Hancur, Retail Juga akan Hancur

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Harga Emas Antam 8 September 2026 Turun, Segini Harganya

Prabowo Ajukan Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara

DPR Setujui Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Lewat Lelang

Banggar DPR Tolak Pangkas Subsidi BBM

Pertamina Ajukan Blokir 5.000 Nomor Polisi Terindikasi Borong BBM Subsidi

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Bidik Portofolio Global dan Investasi Jangka Panjang

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi Sejak Selasa Dini Hari

Angkasa Pura II Sediakan Bilik Penyemprotan Disinfektan Berjalan

Bandara Soetta Ditutup Hingga Pukul 24.00 WIB

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang sampai 24.00 WIB

Real Madrid Jumpa Inter di Laga Pembuka Liga Champions, Siapa Lebih Unggul?

Real Madrid Jumpa Inter di Laga Pembuka Liga Champions, Siapa Lebih Unggul?

Awasi Pelaku Perjalanan Luar Negeri, Polri Jaga Ketat Pintu Masuk Indonesia

Penumpang Gagal Terbang Imbas Erupsi Anak Krakatau Bisa Refund Tiket 100%

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Tutup 951 Pinjol Ilegal

Prabowo Targetkan BUMN Tinggal 350 Unit Akhir 2026

Prabowo Kaji Penggabungan Badan Geologi dan BMKG

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo: Takdir Indonesia Berada di Ring of Fire

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, September 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kalau Korporasi Hancur, Retail Juga akan Hancur

by REDAKSI
September 11, 2020
in EKONOMI
Kalau Korporasi Hancur, Retail Juga akan Hancur

Said Abdullah. [Foto : dpr.go.id]

ASPEK.ID, JAKARTA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah berharap Gubernur Bank Indonesia (BI) dapat tetap menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing

Karena disadari sepenuhnya bahwa saat ini mata uang rupiah mengalami depresiasi secara konstan.

“Kami yakin terhadap berbagai yang dilakukan dan ditempuh oleh Gubernur Bank Indonesia. Dan kami berharap Gubernur Bank Indonesia menjaga stabilitas di sektor keuangan,” ucap Said dalam Rapat Kerja Virtual Badan Anggaran DPR RI dengan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/9/2020). 

BacaJuga

Harga Emas Antam 8 September 2026 Turun, Segini Harganya

OJK Tutup 951 Pinjol Ilegal

Hadapi Bencana, Purbaya Tambah Rp5 Triliun ke BNPB

Dolar AS Pagi Ini Menguat ke Rp 17.664

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 30.000, Jadi Rp 2,64 Juta/Gram

Pabrik BYD di Subang Serap 20 Ribu Tenaga Kerja Lokal

Ia merasa khawatir bahwa upaya-upaya yang dilakukan Gubernur BI akan menjadi sia-sia bagi semua pihak apabila tidak ada koordinasi yang baik di semua lini.

“Kejadian kemarin sangat disesalkan, yakni atas pernyataan yang begitu bombastis dan dramatis oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta (yang kembali menerapkan PSBB ketat) sehingga menimbulkan hal yang tidak perlu, dan membakar ludes 300 triliun, saham-saham kita berguguran,” kata Said.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, kalau korporasi hancur maka retail juga akan hancur. “Inilah tantangan berat baik bagi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) maupun Gubernur Bank Indonesia,” tandasnya.

Dalam kesempatan rapat tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan tentang postur sementara RAPBN tahun 2021 yang merupakan hasil dari pertimbangan dan juga pembahasan di dalam Panitia Kerja (Panja) A. 

“Dari pembahasan yang sudah dilakukan di Panja A, untuk asumsi dasar ekonomi makro yang akan dijadikan landasan pemikiran kita di dalam APBN 2021 adalah pertumbuhan ekonomi dari 4,5 hingga 5,5 persen tahun 2021 telah ditetapkan titiknya adalah 5,0 persen. Saya rasa ini adalah keputusan yang tepat dan baik yang menggambarkan antara harapan namun juga kehati-hatian terhadap kondisi tahun 2021,” ungkap Sri Mulyani.

Menkeu mengakui, dengan adanya perkembangan pandemi Covid-19 pada akhir-akhir ini menyebabkan eskalasi ketidakpastian meningkat, untuk tahun 2020 dan mungkin masih akan berlangsung di tahun 2021.

“Sehingga kita memang patut untuk tetap waspada namun tidak kehilangan fokus untuk terus optimis di dalam mengatasi masalah,” ucapnya.

Menkeu memaparkan, Inflasi ditetapkan 3 persen sesuai dengan RUU yang disampaikan oleh Presiden, nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di angka Rp 14.600 masih sama dengan yang disampaikan di dalam RUU APBN 2021. Tingkat bunga SBN 10 tahun juga tetap 7,29 persen.

“Sasaran pembangunan yang diperintahkan oleh DPR, baik di Banggar dan komisi, yaitu tentang nilai tukar petani adalah 102 dan nilai tukar nelayan sebesar 104. Ini adalah yang menjadi basis asumsi kita menghitung dari APBN 2021 dan sekaligus juga ada beberapa target pembangunan,” terang Sri Mulyani.

Di sektor pendapatan negara, sambungnya, terdapat penurunan 32,7 triliun. Angka 32,7 triliun tersebut adalah berasal dari penerimaan perpajakan yang mengalami penurunan target yakni ke angka 37,4 triliun, 

“Ini dikarenakan dari perkembangan penerimaan pajak kita hingga bulan Agustus ini dan kita proyeksikan hingga akhir tahun, memang base line akan lebih rendah dari yang ada di dalam Perpres 72. Sehingga kita juga melihat bahwa target yang ada di dalam RUU APBN 2021 yang telah disampaikan oleh Presiden dengan basis tahun 2020 yang jauh lebih rendah menyebabkan implicit gross-nya menjadi sangat tinggi,” tuturnya.

Komentar
Share19Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Penerima Kartu Sembako Ditambah dan Diperpanjang

7 Langkah Atasi Tata Kelola Pangan Nasional

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI MH Said Abdullah menyarankan tujuh langkah kepada pemerintah agar bisa menangani permasalahan tata kelola pangan...

Jadi Klaster Covid-19, 52 Kantor di Jakarta Ditutup

Berhasil Jauhi Resesi, Ini 6 Tantangan Ekonomi Indonesia ke Depan

ASPEK.ID, JAKARTA - Menyusul angka pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2021 yang tumbuh mencapai 7,07 persen dibanding kuartal II 2020...

BI Berikan Quantitative Easing untuk Pulihkan Ekonomi dari Covid-19

BI: 3 Peran Penting Investor Ritel

ASPEK.ID, JAKARTA - Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan investor ritel memiliki peran penting dalam investasi di surat berharga negara. Dia menuturkan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In