ASPEK.ID, JAKARTA – Kejaksaan Agung RI melakukan pemeriksaan terhadap mantan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Erry Firmansyah, sebagai saksi kasus korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono mengatakan, Erry diperiksa untuk melengkapi berkas tersangka Fakhri Ilmi, pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain Erry, jaksa penyidik juga memintai keterangan saksi Kepala Departemen Audit Internal OJK Ahmad Fuad serta Kepala Departemen Manajemen Risiko dan Pengendalian Kualitas OJK Yetty Septirawati.
Kemudian, Kepala Departemen Penanganan Anti Fraud OJK Siswani Wisudawati sebagai saksi untuk tersangka Fakhri.
“Pemeriksaan saksi untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan tugas tersangka sebagai Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2 A tahun 2014-2017 dalam kaitannya dengan proses pengawasan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang terjadi di BEI oleh OJK,” kata Hari sebagaimana dilansir dari laman Antara di Jakarta, Selasa (14/7).
Sejumlah saksi lain juga diperiksa yakni anggota Tim Pengelola Investasi Milenium Capital Management Rini Winati, Adhe Mustofa dan Kusnan Harjanto yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka korporasi PT Milenium Capital Management.
Selanjutnya, tiga orang saksi yakni Staf Perdagangan PT Dhana Wibawa Manajemen Investasi (PT Pan Arcadia Capital) Minarni, Komisaris PT Dhana Wibawa Manajemen Investasi Elly J. Sabari Winarto dan Komisaris Utama PT Dhana Wibawa Manajemen Investasi Tigor Pakpahan yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka korporasi PT Pan Arcadia Capital.
Kemudian, dua orang saksi lainnya yakni Direksi PT CMB Niaga Custodian Furiyanto dan Institusional Equity Sales PT Trimegah Sekuritas Meitawati Edianingsih yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka korporasi PT Prospera Asset Management.
Serta yang terakhir, Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Dicky Kurniawan yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka korporasi PT May Bank Asset Management.














