ASPEK.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengaku terkesan dengan perkembangan pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu fasilitas yang paling menarik perhatiannya adalah air keran yang sudah dapat langsung dikonsumsi.
Menurut Rahayu, kualitas air bersih di IKN memberikan pengalaman layaknya berada di negara-negara maju di Eropa.
“Bahkan untuk air keran pun itu sudah bisa diminum jadi sudah serasa kita lagi di Eropa kita,” kata dia dikutip Sabtu (1/8/2026).
Rahayu menjelaskan, air yang mengalir ke jaringan perpipaan IKN telah melalui proses penyaringan sejak berada di reservoir. Karena itu, air yang didistribusikan kepada pengguna telah memenuhi standar sebagai air minum.
“Kita ya yang airnya itu bisa diminum karena sudah difilter bahkan dari reservoirnya ini akan sangat luar biasa,” jelasnya.
Sistem penyediaan air minum (SPAM) di IKN sendiri mengandalkan SPAM Sepaku. Infrastruktur tersebut terdiri atas Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 300 liter per detik, jaringan pipa transmisi sepanjang 16 kilometer, reservoir induk, serta pipa distribusi sepanjang 22 kilometer.
Pada tahap awal, SPAM Sepaku diproyeksikan melayani berbagai fasilitas di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), mulai dari Istana Presiden, Kantor Presiden, Kementerian Sekretariat Negara, kompleks Kementerian Koordinator, kawasan Paspampres, hunian aparatur sipil negara (ASN), Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM), hingga fasilitas publik seperti hotel, sekolah, rumah sakit, dan pusat pertokoan.
Dalam proses pengolahannya, air baku dipompa menuju instalasi pengolahan sebelum melewati sejumlah tahapan, yakni aerasi untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut, kemudian proses koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, ozonisasi, hingga penyaringan menggunakan Granular Activated Carbon (GAC).
Setelah memenuhi standar kualitas air minum atau potable water, air ditampung di clearwell sebelum dipompa menuju reservoir induk melalui jaringan pipa transmisi sepanjang 16 kilometer untuk kemudian didistribusikan ke pelanggan.
Teknologi ozon yang diterapkan pada Instalasi Pengolahan Air Sepaku menjadi salah satu keunggulan sistem tersebut. Metode ini berfungsi mensterilkan air, menghilangkan mikroorganisme dan zat organik, sekaligus melindungi jaringan distribusi dari korosi maupun kontaminasi sehingga kualitas air tetap aman hingga sampai ke pengguna. []
















