ASPEK.ID, JAKARTA – Kebakaran dilaporkan terjadi di kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 saat kapal tersebut sedang bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6). Akibat insiden itu, sekitar 14 orang mengalami luka bakar dan telah dievakuasi ke rumah sakit.
Kapten Kapal SAR KN Kresna 232, Supriadi, mengatakan pihaknya ikut membantu proses evakuasi korban setelah menerima informasi terkait kebakaran tersebut.
“Benar, telah terjadi kebakaran di kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 saat kapal sedang bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue. Kami dari KN Kresna 232 yang saat itu bersiaga di pelabuhan langsung membantu proses evakuasi korban,” kata Supriadi kepada wartawan, Jumat (12/6).
Menurutnya, jumlah korban yang mengalami luka bakar diperkirakan sekitar 14 orang. Mayoritas korban merupakan taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) yang sedang menjalani praktik di kapal tersebut.
“Korban terbakar sekitar 14 orang. Sebagian besar merupakan taruna Poltekpel yang sedang melaksanakan praktik,” ujarnya.
Seluruh korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSZA) Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis.
Supriadi menambahkan, hingga saat ini pihak terkait masih mengumpulkan informasi mengenai penyebab dan kronologi pasti terjadinya kebakaran di kamar mesin kapal tersebut.
“Saat ini kronologi kejadian masih didalami dan sedang dikumpulkan informasinya oleh pihak terkait,” jelasnya. []
























