ASPEK.ID, JAKARTA – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk secara resmi meluncurkan logo baru setelah penggunaan logo lama yang menjadi ciri khasnya selama 50 tahun.
Logo baru perusahaan pelat merah tersebut mengusung warna biru untuk logo berbentuk K yang terdiri dari tiga komponen yang memiliki makna Progressive, Collaborative, dan Robust.
PT Krakatau Steel merupakan salah satu BUMN yang bergerak di sektor produksi baja dan berdiri secara resmi pada tahun 1970. Pada 10 November 2010, Krakatau Steel berhasil menjadi perusahaan terbuka dengan melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) dan melantai sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).
“Sebagai perusahaan yang mengusung nilai progressive kami berupaya untuk terus maju dan berkembang. Inovasi sangat penting dilakukan untuk melahirkan ide-ide baru yang mendukung kinerja perusahaan serta tentunya harus dapat memberikan dampak positif bagi bangsa dan negara, khususnya pada industri baja nasional,” kata Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim dalam keterangan di Jakarta, Jumat (28/8).
Progressive bagi Krakatau Steel memiliki makna hadir sebagai perusahaan yang inovatif, bergerak beriringan dengan industri, serta mampu menghadapi segala tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada dengan sebaik-baiknya.
Bentuk aplikasi nilai Progressive adalah adanya program hilirisasi produk baja yang merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah produk dan mengoptimalkan utilisasi industri baja dalam negeri.
Perseroan memanfaatkan pabrik-pabrik milik mitra yang didukung oleh bahan baku yang diproduksi oleh Krakatau Steel. Hal itu merupakan terobosan baru untuk meminimalkan biaya investasi, perluasan varian produk serta mendorong percepatan pemulihan ekonomi Indonesia.
“Perseroan mengedepankan semangat sharing economy yang saat ini sedang banyak dilakukan hampir di seluruh dunia. Peningkatan utilisasi pabrik baja hilir akan menjadi hal yang positif untuk industri baja dalam negeri, khususnya dalam rangka mengurangi impor produk baja yang tiga tahun terakhir sangat tinggi sekaligus turut mendukung perkembangan para pengusaha nasional,” jelasnya.
Dalam mengusung nilai Collaborative, Krakatau Steel memegang teguh komitmen sebagai rekan dan mitra terpercaya yang menumbuhkembangkan potensi satu sama lain.
Dengan teknologi dan digitalisasi, kolaborasi menjadi semakin mudah dan dampak yang dapat dicapai bisa lebih besar.
Robust memiliki makna kuat dan kokoh. Dengan semangatnya yang baru, BUMN itu berharap dapat menyokong pembangunan infrastruktur serta menjadi perusahaan mumpuni yang mampu mendukung industri nasional.
Dengan ketiga nilai tersebut, semangat baru terlahir kembali untuk kebangkitan dan kejayaan Krakatau Steel.
Semangat baru tersebut dihadirkan dalam visual baru dengan nilai Integrity, Profesionalisme, Teamwork, dan Competitiveness. Hal ini diharapkan dapat memperkuat internal serta meningkatkan kinerja Krakatau Steel.
“Dengan peluncuran logo baru ini, kami semua berharap Krakatau Steel dapat terus menjadi role model bagi seluruh pelaku industri baja nasional. Berkontribusi untuk bangsa dan negara, memajukan industri, pemenuhan kebutuhan baja untuk pembangunan infrastruktur, serta pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19,” tutup Silmy.
























