• Latest
  • Trending
Legislator Nongkrong di Kantin DPR Disangka Tenaga Ahli, Begini Ceritanya

Legislator Nongkrong di Kantin DPR Disangka Tenaga Ahli, Begini Ceritanya

Beasiswa LPDP Tingkatkan SDM Unggul Papua & Papua Barat

Puluhan Ribu Anak di Jakarta Utara Belum Tersentuh Pendidikan

Tabrakan KA di Bekasi Timur: 4 Meninggal, 38 Korban Dievakuasi

10 Korban Meninggal Kereta Bekasi Timur Teridentifikasi, Ini Daftarnya

Disorot soal Anggaran EO Rp 113 M, Bos BGN Angkat Bicara

Meski Ditutup, SPPG Program MBG Tetap Dibiayai Rp6 Juta per Hari

Pengasuh Daycare di Aceh Diduga Aniaya Bayi, Korban Dijewer hingga Dibanting

Pengasuh Daycare di Aceh Diduga Aniaya Bayi, Korban Dijewer hingga Dibanting

Tabrakan KA di Bekasi Timur: 4 Meninggal, 38 Korban Dievakuasi

Seluruh Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Perempuan

Jelang 100 Hari, Begini Penilaian Prabowo Terhadap Kabinetnya

Prabowo Perintahkan Investigasi Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL di Bekasi

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Daycare Little Aresha Pasang Tarif Rp1-1,5 Juta, Anak Diduga Diikat Seharian

Korban Meninggal Kecelakaan KA di Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang

Korban Meninggal Kecelakaan KA di Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang

Pesawat Haji Mendarat Darurat, Menhaj Tegur Keras Saudia Airlines

Pesawat Haji Mendarat Darurat, Menhaj Tegur Keras Saudia Airlines

Jumhur, Dudung, hingga Qodari Tiba di Istana Jelang Reshuffle

Dilantik Prabowo Jadi Menteri, Jumhur Klaim Tak Pernah Jadi Terpidana

Tabrakan KA di Bekasi Timur: 4 Meninggal, 38 Korban Dievakuasi

Tabrakan KA di Bekasi Timur: 4 Meninggal, 38 Korban Dievakuasi

Momen Prabowo dan Rocky Gerung Tertawa Bareng Usai Pelantikan di Istana

Momen Prabowo dan Rocky Gerung Tertawa Bareng Usai Pelantikan di Istana

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, April 29, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Legislator Nongkrong di Kantin DPR Disangka Tenaga Ahli, Begini Ceritanya

by Muhammad Fadhil
April 11, 2026
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, POLITIK
Legislator Nongkrong di Kantin DPR Disangka Tenaga Ahli, Begini Ceritanya

Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin. (Foto: Instagram @syafruddinafan).

ASPEK.ID, JAKARTA – Seorang anggota DPR RI, Syafruddin, menjadi sorotan usai videonya viral karena disangka sebagai tenaga ahli (TA) saat berada di kantin Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Peristiwa itu terjadi ketika Syafruddin tengah bersantai tanpa mengenakan atribut resmi DPR, seperti pin anggota. Ia mengaku saat itu hanya nongkrong biasa di kantin karena tidak ada jadwal rapat.

“Lagi ngumpul-ngumpul biasa karena kebiasaan saya itu kalau nggak ada jadwal rapat kan suka nongkrong di kantin. Dan tiba-tiba teman kami yang saya juga nggak kenal, orang itu saya nggak kenal. Ya dia ceritanya banyak lah seakan-akan menunjukkan dia itu ya, dia pengatur lah kira-kira gitu,” kata Syafruddin saat dihubungi, Sabtu (11/4).

BacaJuga

Puluhan Ribu Anak di Jakarta Utara Belum Tersentuh Pendidikan

10 Korban Meninggal Kereta Bekasi Timur Teridentifikasi, Ini Daftarnya

Meski Ditutup, SPPG Program MBG Tetap Dibiayai Rp6 Juta per Hari

Pengasuh Daycare di Aceh Diduga Aniaya Bayi, Korban Dijewer hingga Dibanting

Seluruh Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Perempuan

Prabowo Perintahkan Investigasi Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL di Bekasi

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam obrolan tersebut, seorang staf TA mengira Syafruddin adalah sesama tenaga ahli. Bahkan, staf itu sempat berbicara dengan nada percaya diri seolah memiliki kewenangan.

Syafruddin memilih diam dan tidak menyela. Hingga akhirnya, ia ditanya identitasnya.

“Saya nggak berani juga nyeletuk, diam aja. Nah tiba-tiba kebetulan dia berinisiatif nanya, ‘Abang dari mana?’ Ya saya jawab ‘Saya dari Kaltim’ Ya dia nanya,” ujarnya.

“Dia nanya lagi ‘Abang kerja di mana?’, ‘Saya kerja di DPR’ Nah, dia ini langsung nyeletuk, ‘Abang TA-nya siapa?’. Ya, saya jawab langsung ‘Anu, Bang, saya anggota, Bang,” tambahnya.

Setelah mengetahui fakta tersebut, suasana langsung berubah canggung. Syafruddin menilai orang tersebut kemungkinan merasa malu karena sebelumnya sempat berbicara dengan nada tinggi.

“Nah, itu mulai, mulai terkaget dia kan. Ya aku ya enjoy aja, nggak juga saya tanggapin, ya anggap omong biasa aja. Ya, di situlah terlihat ya ada suasana yang nggak enak. Perasaan nggak enak kan, karena memang ya mungkin, ya kasarnya mungkin dia malu mungkin ya. Udah terlanjur cerita-cerita gitu,” ungkapnya.

Ia menegaskan tidak mempermasalahkan kejadian itu. Menurutnya, penampilan santai tanpa atribut resmi memang kerap membuatnya disalahartikan.

“Ya karena memang saya itu kan ya nggak bisa juga berpenampilan harus perlente, harus apa eksklusif gitu kan. Ya memang saya biasa aja gitu kan. Ya nggak tersinggung lah, biasa aja. Karena memang kita banyak berinteraksi dengan banyak orang yang memang karakternya berbeda-beda,” katanya.

Pengalaman serupa, lanjut Syafruddin, juga pernah ia alami saat berada di Kalimantan Timur. Bahkan, ia pernah dikira sebagai petugas keamanan saat potong rambut.

“Dulu, waktu masih awal-awal jadi ketua PKB Kaltim itu, ya kan saya suka kalau potong rambut itu ya minta dipotong cepak. Kadang-kadang tukang cukurnya nanya ‘Abang security ya?’ Ya, saya iya kan aja gitu. Artinya udah biasa gitu,” tuturnya.

“Udah sering kali, sering kali. Direndahkan orang juga biasa. Apalagi ya awal-awal mula kita nyaleg gitu loh kan. Ya kita biasa aja. Artinya, suasana dan kondisi seperti itu bagi anggota DPR yang memang senang berinteraksi, senang bertemu masyarakat, ya biasa aja,” imbuhnya. []

Komentar
Share12Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Beasiswa LPDP Tingkatkan SDM Unggul Papua & Papua Barat

Puluhan Ribu Anak di Jakarta Utara Belum Tersentuh Pendidikan

ASPEK.ID, JAKARTA - Jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Jakarta Utara masih tinggi. Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen)...

Tabrakan KA di Bekasi Timur: 4 Meninggal, 38 Korban Dievakuasi

10 Korban Meninggal Kereta Bekasi Timur Teridentifikasi, Ini Daftarnya

ASPEK.ID, JAKARTA - Tim gabungan Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri bersama Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) telah...

Disorot soal Anggaran EO Rp 113 M, Bos BGN Angkat Bicara

Meski Ditutup, SPPG Program MBG Tetap Dibiayai Rp6 Juta per Hari

ASPEK.ID, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana memastikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditutup sementara tetap menerima...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sosok Mayjen Robi Herbawan Kabainfokomhan, Mantan Ajudan Prabowo Ahli Dunia Intelijen

Sosok Mayjen Robi Herbawan Kabainfokomhan, Mantan Ajudan Prabowo Ahli Dunia Intelijen

Tabrakan KA di Bekasi Timur: 4 Meninggal, 38 Korban Dievakuasi

Tabrakan KA di Bekasi Timur: 4 Meninggal, 38 Korban Dievakuasi

Tabrakan KA di Bekasi Timur: 4 Meninggal, 38 Korban Dievakuasi

Seluruh Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Perempuan

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Beasiswa LPDP Tingkatkan SDM Unggul Papua & Papua Barat

Puluhan Ribu Anak di Jakarta Utara Belum Tersentuh Pendidikan

Tabrakan KA di Bekasi Timur: 4 Meninggal, 38 Korban Dievakuasi

10 Korban Meninggal Kereta Bekasi Timur Teridentifikasi, Ini Daftarnya

Disorot soal Anggaran EO Rp 113 M, Bos BGN Angkat Bicara

Meski Ditutup, SPPG Program MBG Tetap Dibiayai Rp6 Juta per Hari

Pengasuh Daycare di Aceh Diduga Aniaya Bayi, Korban Dijewer hingga Dibanting

Pengasuh Daycare di Aceh Diduga Aniaya Bayi, Korban Dijewer hingga Dibanting

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In