• Latest
  • Trending
Jokowi Pimpin Prosesi Penyatuan Tanah dan Air Nusantara di Titik Nol Kilometer IKN

Mafia Tanah Mendekat IKN Nusantara

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Intelektual Dukung Prabowo Copot Menteri Haji

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

DPR: Apresiasi Kepemimpinan Kapolri Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Jimly Asshiddiqie: Alex Noerdin Bukan Orang Jahat

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Mafia Tanah Mendekat IKN Nusantara

by Aspek
September 27, 2022
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, POLITIK
Jokowi Pimpin Prosesi Penyatuan Tanah dan Air Nusantara di Titik Nol Kilometer IKN

Presiden Jokowi saat memimpin Prosesi Penyatuan Tanah dan Air Nusantara di Titik Nol IKN, Kaltim, Senin (14/03/2022). (Sumber: Tangkapan Layar)

Juru Bicara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional ( ATR/BPN ), Teguh Hari Prihatono, mengungkapkan bahwa seiring pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, mulai bermunculan spekulan-spekulan dan bahkan mafia tanah.

Menurut Hari, bahkan dalam radius 5 km dari istana presiden di IKN Nusantara juga sudah ada spekulan yang bermain harga. Spekulan tersebut awalnya membeli tanah milik masyarakat yang kemudian menjualnya dengan harga yang tinggi.

BacaJuga

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla

“Bahkan di satu wilayah hanya radius 5 km dari istana, lahannya sudah beralih tangan ke spekulan,” ujar Hari, Senin (26/9/2022).

Hari menjelaskan, spekulan itu membuat pergerakan harga tanah yang ada di kawasan sekitar IKN Nusantara. Para spekulan itu bahkan tetap bisa melakukan transaksi meski sudah ada kebijakan land freeze (pembatasan penjualan atau pengalihan tanah) di sekitar kawasan tersebut.

“Nah itulah mafia, kesulitannya ada di sana,” kata Hari disadur dari sindonews.

Hari mengungkapkan sebelum ditetapkan kebijakan land freeze, spekulan tanah sudah bermunculan sejak adanya rencana pembangunan IKN Nusantara. Menurutnya spekulan ini yang menjadi salah satu hambatan dalam pengadaan tanah karena bersinggungan langsung dengan kekuatan APBN untuk pembebasan lahan.

“Misal harga pasar 10, saya berani beli 20, kemudian pindah tangan lagi ke spekukan harganya berbeda. Sementara anggaran kita sudah disepakati, nah problem dengan APBN di situ,” kata Hari.

“Hari ini kita menyepakati, misal saya beli lahan harganya 10, tetapi kan belum tentu kita pegang uangnya, nah baru nanti diajukan anggarannya, nah dalam proses kita mengajukan anggaran hingga mendapatkan persetujuan, itu membutuhkan waktu juga, nah ini kadang sudah di eksekusi oleh orang lain lagi (spekulan),”  jelasnya.

Hari mengungkapkan memang banyak spekulan yang bermain lahan di kawasan IKN Nusantara, bukan hanya antar-masyarakat saja yang melakukan transaksi di sana. Bahkan ada badan usaha milik desa (bumdes) yang ikut bertransaksi tanah.

“Bahkan ada dari bumdes yang membeli, itu bagian dari spekulan, dengan asumsi pembebasan tanah melalui dia, tetapi dengan harga yang pada saat ini sudah melambung,”  tutupnya.

Komentar
Share19Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Hari ini, Jokowi Terbang ke 2 Provinsi

Presiden ke Kaltim, Resmikan Sejumlah Pembangunan Infrastruktur IKN

Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur, pada Senin (3/6/2024). Tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan,...

Pengusaha Jepang Tinjau Proyek IKN

PDIP Dukung Jokowi Ajak Warga Singapura Tinggal di IKN

PDIP mendukung Jokowi yang mengajak warga Singapura untuk tinggal di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto...

16 Ribu ASN Digeser ke IKN Nusantara pada 2024

Pemerintah menargetkan tahap pertama pemindahan ibu kota dari Jakarta ke IKN Nusantara bakal mulai dilakukan pada 2024. Pembangunan infrastruktur dasar...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In