• Latest
  • Trending
Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Menteri BUMN: Kereta Cepat Ciptakan Kawasan Ekonomi Baru

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Alasan Investor Global Lirik RI

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

BI : :Efek MSCI Meluas, Asing Keluar dari Saham

Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

Jusuf Kalla: Saya Justru Bela Jokowi

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Menteri BUMN: Kereta Cepat Ciptakan Kawasan Ekonomi Baru

by Aspek
September 6, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, BUMN, NEWS
Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Foto: Antara

Menteri BUMN  Erick Thohir menyebut, Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) akan memberikan dampak positif untuk sejumlah daerah di Jawa Barat (Jawa Barat). Mulai dari menekan kemacetan hingga terciptanya kawasan ekonomi baru di Jawa Barat. Ia menuturkan, beroperasinya Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan membantu mengurangi kepadatan jalan akibat kendaraan pribadi, lantaran masyarakat akan mulai beralih ke transportasi publik. Hal ini akan mengurangi kemacetan di Kota Bandung.

“Kalau kita lihat kondisi Bandung yang sekarang sudah 40 persen macet, ke depannya akan semakin macet. Artinya bagaimana mengurangin kemacetan di Bandung, Jakarta, salah satunya dengan kereta cepat,” ujarnya di Hotel Mulia Jakarta, Selasa (5/9/2023).

BacaJuga

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

BI : :Efek MSCI Meluas, Asing Keluar dari Saham

Di sisi lain, Kereta Cepat Jakarta-Bandung juga dinilai akan membuat Tegalluar menjadi kawasan ekonomi baru di Jabar. Di wilayah Tegalluar dibangun stasiun kereta cepat yang sekaligus menjadi depo untuk perawatan kereta cepat. Pembangunan akses jalan ke Stasiun Tegalluar juga tengah dikebut pemerintah.  Dengan demikian, hal ini diyakini akan membantu mendorong mobilitas masyarakat di kawasan tersebut serta terciptanya aktivitas ekonomi.

“Maka Tegalluar menjadi juga pertumbuhan kota baru yang ada di Jabar untuk imbangi Bandung,” kata Erick.

Erick bilang, bersamaan dengan pembangunan kereta cepat, dibangun pula bandara, pelabuhan, dan jalan tol untuk mendukung Kawasan Industri Subang yang merupakan kawasan industri baru di Jabar.

“Kita membangun Kawasan Industri Subang, yang salah satunya menjadi kawasan industri pertahanan,” imbuhnya.

Menurut Erick, dengan beroperasinya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan Kawasan Industri Subang, maka akan membantu berkurangnya kemacetan dan penciptaan lapangan pekerjaan di Jawa Barat, terutama di wilayah Bandung. Pada akhirnya, akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

“Jadi kita bangunlah karena Jabar dan Bandung ini kan luar biasa penduduknya. Jadi kita benar-benar memastikan kemacetan berkurang, tetapi juga lapangan kerja, ekonomi tumbuh,”  tutup Erick disalin dari kompas.

Komentar
Share43Tweet27SendShareShare7Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

CEO Danantara Pastikan Pengambilalihan KCIC ke Kemenkeu Tetap Berjalan

    ASPEK.ID, JAKARTA - Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani memastikan proses pengambilalihan pengelolaan PT Kereta Cepat...

China Kirim 11 Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung

Warga Negara ini paling Suka Naik Whoosh

  ASPEK.ID, JAKARTA- PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat 2.300 tiket Whoosh dibeli wisatawan Malaysia pada awal September 2026,...

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Purbaya: Kemenkeu Kelola Whoosh Mulai September

  ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pengelolaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh akan berada di...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In