ASPEK.ID, JAKARTA – Partai Nasdem belum mengambil keputusan terkait wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk maju dua periode pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2029. Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Saan Mustopa menegaskan, partainya tidak ingin tergesa-gesa dalam menyikapi isu tersebut.
Menurut Saan, pembahasan soal dukungan Prabowo dua periode masih akan digodok secara internal oleh partai.
“Nasdem akan bicarakan di internal,” ujar Saan kepada wartawan di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/2).
Saan menilai, mengemukanya wacana Prabowo dua periode merupakan hal yang wajar di tengah tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan saat ini. Berdasarkan sejumlah survei, tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo disebut berada di kisaran 80 persen.
Ia juga menyinggung sikap sejumlah partai politik yang telah secara terbuka menyatakan dukungan terhadap Prabowo untuk kembali maju pada Pilpres 2029, seperti Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, Saan menegaskan, keputusan tersebut sepenuhnya merupakan hak masing-masing partai.
“Itu urusan internal masing-masing dan kita hormati saja. Kita hormati dan kita hargai,” katanya.
Meski belum menyatakan dukungan untuk periode kedua, Saan memastikan Partai Nasdem tetap berada dalam barisan koalisi pemerintahan hingga akhir masa jabatan Presiden Prabowo pada 2029.
Ia menegaskan, Nasdem memiliki kepentingan dan tanggung jawab untuk memastikan pemerintahan Prabowo pada periode pertama berjalan sukses dan seluruh agenda prioritas dapat terealisasi dengan baik.
“Nasdem tentu punya kepentingan dan tanggung jawab agar periode Pak Prabowo ini berjalan dengan sukses, berhasil, dan seluruh agenda serta kebijakan prioritasnya bisa terealisasi dengan baik,” ujarnya.
Saan menutup dengan menegaskan posisi Nasdem yang tetap mendukung pemerintahan Prabowo hingga masa jabatan periode pertama berakhir. “Nasdem ada dalam posisi mendukung sepenuhnya pemerintahan Pak Prabowo sampai nanti di akhir masa periodenya,” pungkasnya. []
























