• Latest
  • Trending

Orang Indonesia Tak Siap Pensiun

Perpres Ditjen Pesantren Rampung, Wamenag Ungkap 5 Direktorat Utama

Istana Ucapkan Hari Santri 2026, Apresiasi Kontribusi Pesantren bagi Bangsa

Dolar Singapura Tembus Rp 14.100, Ringgit Malaysia Rp 4.421

Dolar Singapura Tembus Rp 14.100, Ringgit Malaysia Rp 4.421

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Kejagung Dikabarkan Geledah Kantor BGN, Aktivitas Perkantoran Lumpuh

BGN Kembalikan Rp 160 M ke Kas Negara

BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

TNI Hormati KPK Usut Keterlibatan 2 Prajuritnya dalam Kasus BNPB

Gibran Apresiasi Karya Mahasiswa Rompi Anti Tantrum

Survei Capres, Gibran Masuk Empat Besar

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Lawan Corona, ADB Hibah Indonesia USD 3 Juta

ADB Yakin RI Bisa Keluar dari Middle Income Trap

China Laporkan Kasus Pertama Flu Burung H10N3 pada Manusia

2 Juta Warga RI Berobat ke Luar Negeri Habiskan R150 T

Hari ini Lalin Bundaran HI  Dialihkan ke Patung Kuda

Jakarta Raih Investasi Nasional Terbanyak Rp249,3 Triliun

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

Relawan Tolak Usulan Pemakzulan Wapres Gibran, Kirim Surat Audensi ke DPR

1.191 Situs Pialang Berjangka Ilegal Diblokir

RI 1: Indonesia Tak Gentar Hadapi Tekanan MSCI

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Orang Indonesia Tak Siap Pensiun

by Aspek
Mei 17, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, LIFESTYLE, NEWS

Masyarakat Indonesia disebut tidak siap pensiun apabila dibandingkan dengan negara maju. Hal tersebut lantaran akumulasi iuran pensiun di Tanah Air terbilang kecil. 

“Kebanyakan orang Indonesia itu tidak siap untuk pensiun, di negara maju ketika usia pensiun dinaikkan demo. Kenapa? bedanya yang satu siap pensiun, yang satu tidak siap pensiun,” kata Direktur Utama Indonesia Financial Group (IFG) Hexana Tri Sasongko dalam konferensi pers dan media talk Konferensi Nasional IFG di Jakarta, Selasa (16/5/2023). 

BacaJuga

Istana Ucapkan Hari Santri 2026, Apresiasi Kontribusi Pesantren bagi Bangsa

Dolar Singapura Tembus Rp 14.100, Ringgit Malaysia Rp 4.421

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

BGN Kembalikan Rp 160 M ke Kas Negara

TNI Hormati KPK Usut Keterlibatan 2 Prajuritnya dalam Kasus BNPB

Survei Capres, Gibran Masuk Empat Besar

Hexana mengatakan ketidaksiapan masyarakat juga karena kurangnya literasi terkait dana pensiun. Menurutnya, dana pensiun tidak hanya diperoleh dari program pensiun yang disediakan oleh pemberi kerja saja. 

Dia mengatakan saat ini masyarakat dapat menyiapkan diri secara pribadi dengan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Dia pun memastikan bahwa dana pensiun memberikan manfaat yang pasti setelah usia tak lagi produktif. 

Hexana menyinggung terkait dengan bonus demografi masyarakat Indonesia yang hanya tinggal 13 tahun lagi. Adapun bonus demografi merupakan suatu keadaan di mana terjadi peningkatan penduduk sebuah negara pada usia produktif yakni antara 16 hingga 65 tahun. 

Dengan demikian, lanjut Hexana, ini merupakan waktu yang tepat agar masyarakat Indonesia mempersiapkan diri. Termasuk menyiapkan dana pensiun untuk hari tua, terlebih 13 tahun lagi bonus demografi lenyap. 

 “Karena bonus demografi sudah habis maka banyak negara menghadapi penduduknya tua-tua, sudah tidak produktif lagi. Ditanggung oleh siapa? Ditanggung oleh yang produktif dan ini sangat berat, kalau yang tidak produktif tidak menyiapkan sedari dini,” paparnya. 

Hexana mengatakan apabila di negara maju warga yang sudah berusia 21 tahun dan bekerja, mereka menggunakan penghasilannya salah satunya untuk membeli DPLK. Dia menambahkan potensi dana pensiun di Indonesia pun sejatinya besar.  Apabila dana pensiun besar maka pengelolaan asetnya harus dilakukan dengan baik, sehingga akan menjadi sumber pembiayaan pembangunan. 

“Mereka akan investasikan yang bisa digunakan untuk pembiayaaan ekonomi. Makanya tadi ketika saya sampaikan kontribusi terhadap PDB [Produk Domestik Bruto] masih kecil. Penduduk kita banyak, potensinya besar sekali,” ungkapnya. 

Komentar
Share44Tweet28SendShareShare8Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

WFH ASN Resmi Berlaku, Perjalanan Dinas Dipangkas hingga 70%

Menkeu Pastikan Gaji PNS Dibayar Melalui Bank Bukan Kopdes

  ASPEK.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara memastikan pembayaran gaji pegawai negeri sipil (PNS) tetap melalui transfer seperti yang...

WFH ASN Resmi Berlaku, Perjalanan Dinas Dipangkas hingga 70%

Gaji PNS Dibayar Melalui Kopdes Merah Putih

  ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah tengah mematangkan rencana penyaluran gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui Koperasi Desa Merah Putih. Menteri...

Segini Gaji 26 Anggota Wantimpres

Segini Gaji 26 Anggota Wantimpres

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo telah melantik 26 orang untuk menduduki jabatan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada Jumat (2/10/3026). Berapa...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In