• Latest
  • Trending

Pemerintah Fokus Kembangkan 3 Produk Super Prioritas Inovasi Dalam Negeri

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

NASA Beri Peringatan Khusus Karthula di Ri

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Alasan Investor Global Lirik RI

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

BI : :Efek MSCI Meluas, Asing Keluar dari Saham

Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

Jusuf Kalla: Saya Justru Bela Jokowi

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Pemerintah Fokus Kembangkan 3 Produk Super Prioritas Inovasi Dalam Negeri

by Zamzami Ali
Februari 7, 2020
in EKONOMI

ASPEK.ID, JAKARTA – Drone, Katalis dan Garam Terintegrasi merupakan 3 produk inovasi dalam negeri yang menjadi program super prioritas yang harus dikembangkan dengan bekerja sama bersama dunia usaha agar hasilnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Salah satu produk pertama yakni drone untuk keperluan militer, yang sudah dinamakan Elang Hitam.

“Rencananya drone yang untuk keperluan combatan atau keperluan militer dan juga surveilans ini, dimulai produksi massalnya itu tahun 2024, itu rencana awalnya,” ujar Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro.

BacaJuga

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

Prabowo: Filosofi Ekonomi Indonesia Sudah Melenceng dari UUD 1945

Survei Kadin: Minat Pengusaha Berinvestasi Semakin Melemah

Menko Airlangga Bantah Rencana Pemerintah Bagikan HP Gratis ke Warga

Gubernur Jakarta Gratiskan Transportasi Umum Bagi Pencari Kerja di 2027

Melihat kebutuhan di dalam negeri dan juga melihat kesiapan baik dari produk desain maupun manufacturing-nya, Presiden mengarahkan agar ini bisa dipercepat yang rencananya dari 2024 terjadi 2022.

“Perlu diketahui bahwa drone ini didesain oleh BPPT, Lapan dan juga Balitbang Kementerian Pertahanan. Dan akan diproduksi utamanya oleh 2 BUMN, yaitu PTDI untuk manufacturing drone-nya sendiri dan PTLN untuk keperluan senjata, sistem sensor maupun sistem radar,” tambahnya.

Pihaknya, menurut Bambang mengajukan beberapa perubahan termasuk dukungan anggaran yang diperlukan agar drone ini bisa produksi massal mulai 2022. Tentu, sudah disampaikan juga oleh Menhan maupun Panglima TNI, memang ada kebutuhan tersebut salah satunya juga untuk keamanan dalam negeri maupun untuk konteks pertahanan terutama di daerah perbatasan.

Berikutnya, sambung Bambang, produk unggulan selanjutnya yakni Bahan Bakar Nabati atau lebih didengar yakni green fuel atau bahan bakar hijau.

“Intinya ini adalah temuan dalam bentuk katalis, yang kita sebut katalis Merah Putih. Di mana katalis yang ditemukan oleh tim yang dipimpin oleh Profesor Subagyo dari ITB ini bisa mengubah minyak inti sawit,” sambungnya seraya menyebutkan bahwa yang dihasilkan tiga jenis bahan bakar, yaitu bensin, diesel, dan avtur sehingga semuanya nabati seemuanya berasal dari kelapa sawit.

Selain itu, program selanjutnya, menurut Menristek adalah karena katalisnya sudah ditemukan, maka tahapan berikutnya yang tadi sudah diberikan prioritas oleh Bapak Presiden dan didukung terutama Kementerian BUMN maupun Badan Pengelola Dana Sawit dan mulai dibangun pabrik minyak nabati industri itu sendiri untuk menghasilkan minyak inti sawit dari perkebunan.

“Kita akan menggunakan dua pilot di dua kabupaten, yaitu Musi Banyuasin di Sumatra Selatan dan di Pelalawan di Riau,” ujar Menristek.

Produk ketiga, tambah dia, adalah terkait kesehatan. Terkait kesehatan ini, sambung Menristek, yang didorong adalah utamanya stem cell/sel punca untuk pengobatan tulang yang sudah dihasilkan dan dikomersialkan oleh kerja sama Fakultas Kedokteran Gigi (UI-red), RSCM dan PT Kimia Farma.

“Dan ini sudah terbukti bisa menyembuhkan orang-orang yang mengalami cedera tulang, bahkan patah tulang sampai bisa menjadi normal kembali,” katanya.

Selain itu, tambah Menteri PPN, da lagi satu lagi stem cell anti aging yang berupa semacam cream yang dioleskan ke kulit. Jadi bagi rekan-rekan media yang tidak ingin tua barangkali bisa dicoba.

“Anti aging ini dihasilkan oleh Universitas Airlangga dan sudah menjadi produk yang dikeluarkan oleh PT Phapros, ini juga anak perusahaan BUMN,” tukas Bambang.

Bidang kesehatan yang lain, sambung Bambung, adalah implan tulang yang digunakan untuk pengganti tulang yang hilang dan dibuat dari titanium, dan didesain oleh BPPT, sudah dihasilkan oleh suatu perusahaan di Surabaya.

“Tadi, Presiden mendorong agar rumah sakit-rumah sakit pemerintah dan rumah sakit BUMN mulai menggunakan implan tulang buatan dalam negeri ini sebagai pengganti impor,” ungkapnya.

Produk lain yang diberikan perhatian oleh Presiden karena menjadi prioritas adalah garam industri terintegrasi.

“BPPT mendesain suatu mesin produksi yang bisa mengubah garam rakyat yang kandungan NaCl-nya rendah dan tidak diminati industri bisa diolah menjadi level garam industri sehingga bisa dibeli dengan harga yang lebih baik,” tandanya.

Produk lainnya, menurut Bambang asalah mengajukan mengenai makanan kaleng, misalnya sarden atau kornet itu cuma isinya ikan atau daging. “Nah, sekarang LIPI menggunakan teknologi tanpa pengawet ya, yang tanpa kimia maksudnya, yang kemudian bisa membuat makanan seperti gudeg itu bisa masuk kaleng,” tambahnya.

LIPI, menurut Bambang, akan didorong untuk membuat sampai 400 jenis makanan lokal yang nantinya bisa dikalengkan.

“50 sudah dibuat prototype-nya. Dan kita dorong nanti ini untuk UKM-UKM bisa mengembangkan makanan lokal dalam kaleng,” katanya.

Terakhir, sambung Bambang, adalah kapal pelat datar.

“Nah ini kapal pelat datar, tidak menggunakan fiber tapi menggunakan baja. Dan ini disarankan Presiden kepada Menteri KKP untuk bisa digunakan sebagai kapal nelayan karena size-nya lebih besar, biayanya lebih murah 30% dibanding fiberglass, dan dibuatnya lebih cepat,” pungkasnya.

Komentar
Share13Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo Ajak Heningkan Cipta untuk Korban Bencana di Daerah

Prabowo: Ekspor Satu Pintu Lewat BUMN untuk Cegah Laporan Palsu

    ASPEK.ID, JAKARTA -  Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan ekspor satu pintu untuk komoditas strategis diterapkan guna membenahi...

Pelindo: Investor Dubai Operasikan Belawan

Danantara Pantau 6.500 Transaksi Ekspor Senilai Rp249 T

  Jakarta - Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Roeslani menyatakan pemerintah telah menganalisis sekitar 6.500 transaksi ekspor melalui platform...

Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 24,79 Juta

Ekonom: Stimulus ke Dunia Industri Bisa Buka Lapangan Kerja

Jakarta - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai pemberian stimulus dari pemerintah kepada dunia...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In