• Latest
  • Trending
Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 24,79 Juta

Ekonom: Stimulus ke Dunia Industri Bisa Buka Lapangan Kerja

1.191 Situs Pialang Berjangka Ilegal Diblokir

Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 30,27 Juta

Sampah Jakarta 9.059 Ton/Hari, Mayoritas Sisa Makanan

Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung ke Pemilah Sampah

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Siapkan Investasi di BEI,

WFH ASN Resmi Berlaku, Perjalanan Dinas Dipangkas hingga 70%

Pensiun PNS Bisa Rp1 M, Ini Penjelasannya

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Rusia Jual 43,5 Ton Emas Tutup Defisit Anggaran 2026

BI Berikan Quantitative Easing untuk Pulihkan Ekonomi dari Covid-19

Prabowo Usul 1 Nama Calon Gubernur BI ke DPR

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Kejagung Periksa 16 Saksi Kasus Korupsi MBG, Ada Direktur hingga Pengurus Yayasan

Kenapa Investor Tak Tertarik Investasi Hulu Migas?

Pertamina Genjot Produksi Gas Pangkah untuk Topang Industri Jawa Timur

Gerhana Bulan Total akan Warnai Malam Ramadan di Aceh, Ini Jadwal Lengkapnya

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Jam Berapa? Cek Waktunya!

DPR Soroti Penetapan Tersangka Suami Korban Penjambretan di Sleman

Ada Kejanggalan, Komisi III DPR Panggil Polda Sumut soal Kematian Istri Polisi di Medan

RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

KPAI Ingatkan Ortu Jangan Jadikan HP Sebagai Pengasuh Anak

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Ekonom: Stimulus ke Dunia Industri Bisa Buka Lapangan Kerja

by Aspek
Agustus 10, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI
Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 24,79 Juta

Ilustrasi buruh lepas di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta. [Foto: Zamzami/Aspek.id]

Jakarta – Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai pemberian stimulus dari pemerintah kepada dunia industri bisa berpeluang membuka lapangan kerja formal, utamanya di sektor padat karya.

“Pemerintah juga semestinya menstimulus sektor swasta, karena tidak mungkin pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan sendiri,” kata Faisal saat dihubungi di Jakarta, Senin (10/8/2026).

BacaJuga

Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 30,27 Juta

Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung ke Pemilah Sampah

Danantara Siapkan Investasi di BEI,

Pensiun PNS Bisa Rp1 M, Ini Penjelasannya

Rusia Jual 43,5 Ton Emas Tutup Defisit Anggaran 2026

Prabowo Usul 1 Nama Calon Gubernur BI ke DPR

“Jadi dia (pemerintah) memberikan stimulus fiskal untuk sektor swasta supaya bisa bergerak menciptakan lapangan pekerjaan lebih banyak, termasuk pada sektor-sektor yang padat karya,” ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Faisal mengatakan, dengan penciptaan lapangan kerja formal yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, diharapkan mampu memberikan efek ganda pada perekonomian secara umum.

“Sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan formal yang bisa menyerap tenaga kerja di dalam negeri,“ kata dia.

Selain stimulus untuk sektor swasta di dalam negeri, Faisal menilai pemerintah juga perlu untuk menarik investasi untuk masuk ke sektor-sektor industri padat karya.

“Harapannya pemerintah juga untuk bisa menarik investasi, masuk ke dalam sektor-sektor yang menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak di dalam negeri untuk mendorong pertumbuhan lapangan pekerjaan formal,” ujar dia.

Dengan bertambahnya masyarakat yang terserap ke dalam pekerjaan formal, diharapkan pula pendapatan mereka ikut meningkat, memiliki perlindungan dan jaminan sosial, yang pada akhirnya turut mendongkrak rasa aman dan konsumsi mereka secara langsung.

“Hal ini diharapkan mampu mendorong real income naik, dan membantu jadi memulihkan daya beli sebagian besar masyarakat yang berada di kelas tengah dan bawah,” kata Faisal.

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Usia 27 Tahun  Reynaldi jadi Direktur di PT Industri Baterai Indonesia

Usia 27 Tahun  Reynaldi jadi Direktur di PT Industri Baterai Indonesia

Menteri BUMN, Erick Thohir, mengangkat anak muda Reynaldi Istanto  menjadi Direktur Hubungan Kelembagaan di PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia...

Laba Bersih BUMN Rp61 Triliun di Kuartal III 2021

Erick Buka Lagi Rekrutmen Bersama BUMN

Kementerian BUMN  kembali membuka Rekrutmen Bersama BUMN. Hal itu diumumkan Menteri BUMN Erick Thohir via akun Instagram resmi,  Sabtu (15/4/2023)....

2 Perusahaan Pakan Ayam Kuasai  Indonesia

2 Perusahaan Pakan Ayam Kuasai Indonesia

Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan mengungkap, bahwa industri ayam di Indonesia hanya dikuasai oleh 2 hingga 3 perusahaan besar ....

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In