ASPEK.ID, JAKARTA – Relawan Jokowi yang tergabung dalam Projo, melontarkan kritik tajam kepada para Menteri yang dianggap kinerjanya kurang memuaskan dalam menangani pandemi Covid-19
“Projo melihat kinerja kabinet tidak maksimal, kurang greget,” kata Sekjen Projo, Handoko, dalam keterangannya, Rabu (21/10).
Menurut Handoko, Jokowi dihadapkan dengan ujian berat berupa pandemi covid-19 di periode kedua Jokowi ini. Untuk itu, krisis pandemi harus segera ditangani dengan kerja ekstra keras, kecepatan, dan akurasi tinggi.
“Kondisi ini seharusnya dimaknai sebagai peluang bagi kabinet untuk menunjukkan militansi dengan gebrakan yang extraordinary untuk mengatasi keadaan,” terang Handoko.
Handoko menyatakan hasil survei terbaru menunjukkan bahwa publik kurang puas terhadap kinerja Jokowi-Ma’ruf. Bahkan, Jokowi secara terang-terangan juga menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja kabinet dalam menghadapi pandemi covid-19.
Ia menilai kerja ekstra jajaran kabinet belum dilakukan sesuai harapan Jokowi. Padahal, menurutnya, masyarakat sangat berharap para menteri bisa menunjukkan kerja profesional dalam menjalankan program pemerintah.
Ia mengingatkan bahwa dalam kondisi pandemi, kerja keras saja tidak cukup. Kata dia, kabinet harus solid dan tak terpecah karena kepentingan jangka pendek.
Terakhir, Handoko menegaskan bahwa Projo sebagai ormas pendukung Jokowi mengharapkan ketegasan, kecepatan kerja, serta ketepatan komunikasi publik dari para anggota Kabinet Indonesia Maju. Untuk itu, ia meminta para menteri untuk fokus bekerja.
Jokowi sendiri beberapa kali telah menegur anak buahnya terkait penanganan pandemi covid-19. Mantan wali kota Solo itu meminta para menteri agar bekerja lebih keras dan tak menganggap situasi saat ini biasa-biasa saja. Teguran ini disampaikan Jokowi dalam berbagai kesempatan saat rapat bersama.






















