ASPEK.ID, SURABAYA – Pesawat Saudi Airlines yang mengangkut 380 jemaah haji Kloter 30 Debarkasi Surabaya mengalami kendala teknis sehingga harus melakukan pendaratan darurat di Muscat, Oman. Akibat insiden tersebut, kepulangan ratusan jemaah asal Lamongan dan Tuban ke Indonesia sempat tertunda.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, As’adul Anam, menjelaskan gangguan terjadi setelah pesawat lepas landas dari Jeddah, Arab Saudi. Pesawat awalnya melakukan technical landing di Muscat sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju Indonesia.
Namun, setelah sekitar dua jam mengudara, pilot memutuskan memutar balik pesawat ke Oman karena terdeteksi adanya masalah teknis.
“Jadi setelah terbang dari Jeddah kemudian technical landing di Muscat, kemudian sudah terbang. Selama 2 jam balik lagi. Nah itu ternyata masalahnya adalah di pesawat ada problem terkait dengan pesawat,” kata Anam di Surabaya, Selasa (9/6).
Anam memastikan seluruh kebutuhan jemaah selama berada di Oman ditangani oleh pihak maskapai. Para jemaah ditempatkan di hotel berbintang dan mendapat fasilitas konsumsi hingga pesawat dinyatakan siap terbang kembali.
“Alhamdulillah jemaah di sana sudah terpenuhi terkait dengan hotel dan sebagainya juga diletakkan di bintang 5. Kemudian makan juga dipenuhi. Bahkan cenderung bernuansa Eropa seperti itu. Tapi kalau siang sama malam masih bisa dipilih dan sesuai,” ujarnya.
Menurut Anam, gangguan teknis yang dialami pesawat kloter 30 tidak berdampak terhadap jadwal pemulangan jemaah pada kloter berikutnya. Proses debarkasi di Surabaya tetap berjalan sesuai rencana.
Saat ini pesawat yang mengangkut 380 jemaah, termasuk jemaah mutasi antarkloter (tanazul), telah dinyatakan laik terbang dan kembali melanjutkan perjalanan menuju Indonesia.
PPIH Debarkasi Surabaya memperkirakan pesawat tersebut tiba di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Selasa malam sekitar pukul 23.05 WIB.
“Jadi Alhamdulillah jemaah saat ini sudah terbang ke tanah air kembali setelah pesawat mengalami masalah seperti itu,” pungkasnya. []
























