• Latest
  • Trending

Prabowo Restui 7 Jurus BI Jaga Rupiah, dari Intervensi hingga Batasi Dolar

Harga Emas Antam Kembali Melonjak pada Rabu

Awasi Pelaku Perjalanan Luar Negeri, Polri Jaga Ketat Pintu Masuk Indonesia

Terungkap! Calon Jemaah Haji yang Dicegah di Bandara Soetta Rogoh Rp 220 Juta

Letjen Agus Widodo Bakal Jadi Wakil Kepala BIN

Letjen Agus Widodo Bakal Jadi Wakil Kepala BIN

Jelang 100 Hari, Begini Penilaian Prabowo Terhadap Kabinetnya

Prabowo Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden, Tolak Opsi Kementerian

Kasus Pengeroyokan Guru di Jambi Picu Urgensi UU Perlindungan Guru

Kabar Baik! Guru Non-ASN Diprioritaskan Ikut Seleksi ASN

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Laporan 3.000 Halaman Reformasi Polri Masuk ke Meja Prabowo

Gol Hannan dan Gustavo Bawa Persija Amankan Tiga Poin di Jepara

Gol Hannan dan Gustavo Bawa Persija Amankan Tiga Poin di Jepara

Akui Sering Diserang, Ade Armando Pilih Tinggalkan PSI

Akui Sering Diserang, Ade Armando Pilih Tinggalkan PSI

Banjir 1,4 Meter Rendam Cipondoh Tangerang, 60 KK Mengungsi

Banjir 1,4 Meter Rendam Cipondoh Tangerang, 60 KK Mengungsi

Guru di Jambi Dikeroyok Siswa, Gubernur Buka Suara

Waketum PSI ‘Bro Ron’ Dipukul Saat Mediasi di Menteng

Pengangguran RI Menyusut 35 Ribu Orang, Ini Sektor Penyerap Terbesar

Pengangguran RI Menyusut 35 Ribu Orang, Ini Sektor Penyerap Terbesar

Sempat Siaga 1, Pintu Air Angke Berangsur Normal

Sempat Siaga 1, Pintu Air Angke Berangsur Normal

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Mei 6, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Prabowo Restui 7 Jurus BI Jaga Rupiah, dari Intervensi hingga Batasi Dolar

by Muhammad Fadhil
Mei 6, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI, NEWS

Bank Indonesia (ROMEO GACAD/AFP)

ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto merestui tujuh strategi yang disiapkan Bank Indonesia (BI) untuk memperkuat nilai tukar rupiah. Langkah ini diambil menyusul tekanan yang membuat rupiah sempat melemah dalam beberapa hari terakhir.

Persetujuan itu disampaikan usai rapat terbatas bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.

“Kami melaporkan kepada Bapak Presiden dan Bapak Presiden merestui dan kemudian memberikan suatu penguatan-penguatan tujuh langkah penting yang ditempuh Bank Indonesia untuk membuat rupiah kuat, membuat rupiah itu stabil ke depan,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo, Rabu (6/5).

BacaJuga

Harga Emas Antam Kembali Melonjak pada Rabu

Terungkap! Calon Jemaah Haji yang Dicegah di Bandara Soetta Rogoh Rp 220 Juta

Letjen Agus Widodo Bakal Jadi Wakil Kepala BIN

Prabowo Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden, Tolak Opsi Kementerian

Kabar Baik! Guru Non-ASN Diprioritaskan Ikut Seleksi ASN

Laporan 3.000 Halaman Reformasi Polri Masuk ke Meja Prabowo

Advertisement. Scroll to continue reading.

Strategi pertama adalah memperkuat intervensi di pasar valuta asing, baik di dalam negeri maupun luar negeri. BI memastikan cadangan devisa masih sangat memadai untuk menjaga stabilitas rupiah.

“Cadangan devisa kami lebih dari cukup untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah itu,” ujar Perry.

Selanjutnya, BI mendorong masuknya aliran modal asing melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Langkah ini dilakukan untuk menyeimbangkan arus dana yang keluar dari pasar surat berharga negara (SBN) dan saham.

“Kami bersepakat untuk sementara ini SRBI dibuat perlu inflow (aliran masuk) sehingga inflow-nya SRBI bisa mencukupi aliran keluarnya (outflow) SBN (surat berharga negara) dan saham. Itu koordinasi kami dengan Pak Menteri Keuangan sehingga betul-betul menjaga inflow-nya dari portofolio asing itu masih dari awal tahun hingga saat ini (year-to-date) masih terjadi inflow dan itu memperkuat nilai tukar rupiah,” kata Perry.

Strategi ketiga dilakukan lewat koordinasi erat dengan Kementerian Keuangan, termasuk pembelian SBN di pasar sekunder oleh BI.

“Kami sudah membeli SBN dari pasar sekunder year-to-date adalah Rp123,1 triliun dan kami akan melakukan koordinasi, termasuk nanti Pak Menteri Keuangan bisa beli kembali (buyback) dan segala macam. Koordinasi erat antara fiskal dan moneter,” ujarnya.

BI juga memastikan likuiditas perbankan dan pasar uang tetap longgar sebagai strategi keempat. Kondisi ini tercermin dari pertumbuhan uang primer yang masih tinggi.

“Kami juga dengan Pak Menteri Keuangan menjaga likuiditas di perbankan dan pasar uang lebih dari cukup, yaitu terindikasi dari pertumbuhan uang primer yang selalu double digit, terakhir itu, pertumbuhan uang primernya adalah 14,1 persen,” jelasnya.

Langkah kelima adalah pembatasan pembelian dolar AS di dalam negeri. BI menurunkan batas pembelian tanpa underlying dari sebelumnya 100.000 dolar AS menjadi 50.000 dolar AS per orang per bulan.

“Itu yang kami langsung koordinasi dengan KSSK untuk penguatan-penguatan,” kata Perry.

BI bahkan menyiapkan pengetatan lanjutan menjadi 25.000 dolar AS.

“Kami persiapkan, kami akan turunkan lagi menjadi 25.000 sehingga pembelian dolar sampai dengan atau di atas 25.000 itu harus pakai underlying,” lanjutnya.

Strategi keenam adalah memperkuat intervensi di pasar offshore, termasuk memberi ruang bagi bank domestik untuk bertransaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di luar negeri.

“Kami juga membolehkan bank-bank domestik untuk ikut jualan offshore NDF (non-deliverable forward) di luar negeri sehingga pasokan lebih banyak dan itu akan memperkuat stabilisasi dari nilai tukar rupiah,” jelas Perry.

Terakhir, BI memperketat pengawasan terhadap aktivitas perbankan dan korporasi, khususnya yang memiliki transaksi dolar tinggi. Pengawasan dilakukan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami lihat bank-bank korporasi yang aktivitas pembelian dolar tinggi, kami kirim pengawas ke sana, koordinasi dengan Bu Frederika Widyasari Ketua OJK untuk memastikan bagaimana stabilitas sistem keuangan terjaga,” kata Perry. []

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Harga Emas Antam Kembali Melonjak pada Rabu

ASPEK.ID, JAKARTA - Harga emas Antam yang dipantau di laman Logam Mulia dari Jakarta, Rabu (6/5), pukul 08.35 WIB mengalami...

Awasi Pelaku Perjalanan Luar Negeri, Polri Jaga Ketat Pintu Masuk Indonesia

Terungkap! Calon Jemaah Haji yang Dicegah di Bandara Soetta Rogoh Rp 220 Juta

ASPEK.ID, JAKARTA - Upaya puluhan warga negara Indonesia (WNI) untuk berangkat haji lewat jalur nonprosedural terungkap di Bandara Soekarno-Hatta. Para...

Letjen Agus Widodo Bakal Jadi Wakil Kepala BIN

Letjen Agus Widodo Bakal Jadi Wakil Kepala BIN

ASPEK.ID, JAKARTA - Letnan Jenderal (Letjen) TNI Agus Widodo mendapat penugasan baru. Ia akan menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Prabowo Restui 7 Jurus BI Jaga Rupiah, dari Intervensi hingga Batasi Dolar

Harga Emas Antam Kembali Melonjak pada Rabu

Awasi Pelaku Perjalanan Luar Negeri, Polri Jaga Ketat Pintu Masuk Indonesia

Terungkap! Calon Jemaah Haji yang Dicegah di Bandara Soetta Rogoh Rp 220 Juta

Letjen Agus Widodo Bakal Jadi Wakil Kepala BIN

Letjen Agus Widodo Bakal Jadi Wakil Kepala BIN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In