• Latest
  • Trending
BPPT: KRI Nanggala-402 Sudah Diuji di Korea  dengan Sistem Terbaru

RI-China Stop Angkat KRI Nanggala 402

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Alasan Investor Global Lirik RI

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

BI : :Efek MSCI Meluas, Asing Keluar dari Saham

Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

Jusuf Kalla: Saya Justru Bela Jokowi

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Intelektual Dukung Prabowo Copot Menteri Haji

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

RI-China Stop Angkat KRI Nanggala 402

by Aspek
Juni 3, 2021
in NEWS
BPPT: KRI Nanggala-402 Sudah Diuji di Korea  dengan Sistem Terbaru

ASPEK.ID, JAKARTA – Kepala Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Komando Armada II Laksamana Pertama TNI I Gung Putu Alit Jaya menyatakan TNI AL mengakhiri pengangkatan Kapal Selam KRI Nanggala 402 di perairan Bali.

Dalam upaya evakuasi terhadap kapal yang karam di kedalaman 838 meter itu, TNI AL menyampaikan terima kasih kepada Angkatan Laut China (People Liberation Army Navy/PLA Navy) mengirim  tiga kapalnya yakni PLA Navy Ship Ocean Tug Nantuo-195, PLA Navy Ocean Salvage & Rescue Yong Xing Dao-863 dan Scientific Salvage Tan Suo 2.

“Kami mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada kapal-kapal yang telah bersusah payah melakukan pengangkatan di dasar laut serta permohonan maaf apabila ada ketidaknyamanan yang dirasakan selama melaksanakan operasi ini,” ucap dia, Rabu (2/6/2021).

BacaJuga

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

BI : :Efek MSCI Meluas, Asing Keluar dari Saham

Jusuf Kalla: Saya Justru Bela Jokowi

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

Rapat pengakhiran upaya evakuasi Nanggala dihadiri Atase Pertahanan (Athan) China untuk RI Senior Kolonel Chen Yongjing mewakili pemerintah China, Wakil Athan Kolonel Zheng Yuanyuan, Wakil Konjen Denpasar Mei Yuncai di, Jakarta.

TNI AL mengakui kegiatan yang sudah dilakukan berkaitan dengan upaya evakuasi KRI Nanggala ini menjadi pengetahuan dan referensi ke depan untuk lebih meningkatkan kerja sama hubungan bilateral antar angkatan laut.

Gung  menyebutkan operasi salvage KRI Nanggala-402 di kedalaman 838 meter mengandung tingkat risiko serta kesulitan yang sangat tinggi.

“Selama pelaksanaan operasi salvage ini telah dilaksanakan penyelaman sebanyak 20 kali dan berhasil mengangkat material-material penting yang merupakan wujud kesuksesan luar biasa dari kinerja tim salvage,”  jelasnya.

Senior Kolonel Chen Yongjing mewakili Pemerintah China menyampaikan bahwa selama lebih kurang satu bulan, Angkatan Laut China dan TNI AL telah bekerja sama dan berkoordinasi dengan baik.

China juga mengumpulkan sebanyak-banyaknya dokumentasi berupa foto dan video serta mengangkat sebagian dari KRI Nanggala yang semua sudah diserahterimakan ke pihak Indonesia.

“Ini merupakan salah satu bukti nyata kegiatan penyelamatan humanitarian yang dilakukan bersama dengan TNI AL,” pungkasnya.

Komentar
Share150Tweet94SendShareShare26Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pelindo Bersatu Santuni Korban KRI Nanggala 402 Rp1,63 Miliar

ASPEK.ID, JAKARTA - BUMN operator pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia I, II, III dan IV (Persero) memberikan “Tali Asih” kepada keluarga...

BPPT: KRI Nanggala-402 Sudah Diuji di Korea  dengan Sistem Terbaru

Bank Mantap Salurkan Rp5 M ke Keluarga Kru KRI Nanggala-402

ASPEK.ID, JAKARTA - Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) ditunjuk oleh PT Asabri (Persero) sebagai mitra bayar hak manfaat Asabri berupa...

TNI AL Terima 53 Akte Kematian Awak Nanggala-402

TNI AL Terima 53 Akte Kematian Awak Nanggala-402

ASPEK.ID, JAKARTA - Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh atas nama Menteri Dalam Negeri menyerahkan 53 akta kematian...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In