ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, dikabarkan akan dilantik sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan pada Senin (8/6).
Kabar tersebut dibenarkan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea. Ia mengaku memperoleh informasi bahwa Said Iqbal akan mengisi posisi yang berkaitan dengan bidang ketenagakerjaan di lingkungan Istana.
“Iya, informasinya seperti itu (dilantik jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan),” kata Andi Gani saat dikonfirmasi, Minggu (7/6).
Andi menyatakan mendukung langkah Said Iqbal jika benar bergabung ke dalam pemerintahan. Menurutnya, keberadaan tokoh buruh di dalam pemerintahan dapat memperkuat perjuangan pekerja dari jalur yang berbeda.
“Merupakan suatu sinergitas yang luar biasa pimpinan buruh yang memilih berada di lingkaran kekuasaan dan pimpinan buruh yang memilih di luar pemerintahan untuk saling mendukung terhadap perjuangan buruh Indonesia,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga sempat memberi sinyal mengenai peluang Said Iqbal masuk ke pemerintahan. Namun, saat itu Prasetyo belum menjelaskan secara rinci posisi yang akan diberikan.
“Sedang kita diskusikan,” kata Prasetyo pada Kamis (4/6).
Prasetyo hanya mengisyaratkan jabatan yang dibahas berkaitan dengan rekam jejak Said Iqbal yang selama ini aktif menyuarakan isu ketenagakerjaan dan buruh.
Di sisi lain, Said Iqbal belum memberikan keterangan detail terkait kabar tersebut. Ia meminta publik menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
“Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Mensesneg atas nama Presiden ya,” ujar Said Iqbal.
Saat ditanya mengenai kemungkinan dirinya masuk kabinet dan komunikasi dengan pihak Istana, Said Iqbal membenarkan adanya komunikasi tersebut. Namun, ia belum bersedia menjelaskan lebih jauh. []
























