• Latest
  • Trending
Telkom: 3 Penyebab Industri Game di RI Menguntungkan

Telkom: 3 Penyebab Industri Game di RI Menguntungkan

Rupiah Bangkit di Tengah Gejolak Global, BI Ungkap Kuncinya

Senin ini Rupiah Diprediksi Loyo Karena Faktor ini

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

OTT KPK, Wahyu Setiawan Berharta Rp 12,8 Miliar

Komisioner KPU-Bawaslu Diusulkan Ditambah

Hari ini Lalin Bundaran HI  Dialihkan ke Patung Kuda

Gubernur DKI Renovasi Bundaran HI hingga Semanggi Tanpa APBD

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

NASA Beri Peringatan Khusus Karthula di Ri

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Alasan Investor Global Lirik RI

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

BI : :Efek MSCI Meluas, Asing Keluar dari Saham

Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

Jusuf Kalla: Saya Justru Bela Jokowi

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Telkom: 3 Penyebab Industri Game di RI Menguntungkan

by Aspek
Januari 10, 2022
in BERITA UTAMA, TEKNOLOGI
Telkom: 3 Penyebab Industri Game di RI Menguntungkan

Ilustrasi.

Deputy EVP President of Customer Experience (CX) & Digitization Telkom Indonesia Sri Safitri menyebut  pertumbuhan industri game di Indonesia ke depan akan makin pesat dan menguntungkan.

Industri game di indonesia tumbuh pesat hingga menyentuh angka dua digit. Hal itu dipandang sebagai indikasi pasar game ke depan akan lebih menguntungkan.

“Terutama di pengguna ponsel dan komputer dan market size dari tipe gamers di Indonesia per Januari 2021 didominasi oleh lifestyle dan high-roller gamers yang bersedia mengeluarkan uang banyak,” ujarnya dalam rilis pers diskusi di Expo Dubai 2020, Minggu (9/1/2022).

BacaJuga

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Asap Melintasi Batas Negara, Hendri Yuzal: ASEAN Harus Jadi Bagian dari Solusi

Istana: Kita Semua Kerja Keras Padamkan Karhutla

Amir Faisal: Demokrasi Harus Dijalankan dengan Kenegarawanan, Bukan Ambisi Kekuasaan

36 Juta Kerjaan Digantikan AI, Ini 10 Profesi Paling Terdampak

Tips Ganti Nomor HP Tanpa Hilang Chat di WA

Sri menuturkan,  ada tiga alasan utama penyedia game Indonesia lebih memilih game mobile daripada game PC atau konsol.

Pertama, Indonesia adalah negara mobile-first (96 persen populasi online Indonesia mengakses internet melalui perangkat seluler). Itulah alasan utama para gamer Indonesia untuk bermain game di ponsel mereka.

Kedua, dia melanjutkan, adalah fleksibilitas untuk bermain di berbagai tempat.

Ketiga, perangkat game seperti PC atau konsol terlalu mahal sementara game mobile dapat dimainkan dari ponsel kelas menengah ke bawah.

Untuk itu dia mengatakan, cloud gaming memiliki masa depan pertumbuhan yang sangat bagus karena lebih inklusif dan setiap pengembang game mobile dapat memperkaya pengalaman bermain game tersebut melalui cloud gaming.

CEO Melon Indonesia Dedi Suherman menyebut, mobile gaming Indonesia dalam hal revenue dan subscriber, mobile gaming menguasai hampir 45 persen pasar game, lalu disusul oleh PC, PlayStation dan Xbox.

“Jika kita juga melihat potensi ukuran pasar dalam hal pendapatan dan pengguna, kita berbicara tentang 105,7 juta pelanggan pada tahun 2021. Dan jumlahnya diproyeksikan mencapai 127,8 juta pengguna pada tahun 2025,”  jelasnya.

Menurutnya, pendapatan pada akhir tahun 2021 adalah US$1,8 miliar dan ditargetkan meningkat sekitar US$2,5 miliar pada 2025 mendatang.

Komentar
Share27Tweet17SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Hari Game Indonesia, Pasar Gim Rp25 T

Hari Game Indonesia, Pasar Gim Rp25 T

ASPEK.ID, JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Game Indonesia (AGI)  Cipto Adiguno  menilai Hari Game Indonesia (HARGAI), pada 8 Agustus 2021...

Ayo Bermain Simulasi Bisnis ‘Jack’s Milyarder’

Ayo Bermain Simulasi Bisnis ‘Jack’s Milyarder’

ASPEK.ID, JAKARTA - Apa kegiatan Anda di akhir pekan ini? Anda mungkin bisa bermain simulasi bisnis. Adalah Permainan Jacks Milyarder,...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In