• Latest
  • Trending
Ternyata Istilah Omnibus Law Dikenalkan oleh ‘Menteri Semua Zaman’ Asal Aceh

Ternyata Istilah Omnibus Law Dikenalkan oleh ‘Menteri Semua Zaman’ Asal Aceh

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

RI Beli LPG dari Abu Dhabi Senilai Rp28 T

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla Terima Bantuan Operasional Rp1,23 Triliun

Prabowo: Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan Tidak Boleh Sombong

Prabowo: Filosofi Ekonomi Indonesia Sudah Melenceng dari UUD 1945

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

BNPB: Dry Ice Bukan Untuk Padamkan Api

Sritex Akui Tak Terdampak Langsung Virus Corona

Survei Kadin: Minat Pengusaha Berinvestasi Semakin Melemah

Forbes Umumkan 10 Orang Terkaya di Dunia 2026

Elon Musk Donasi Rp 6,62 Triliun ke Partai Republik Pemilu AS

9 Kampus Terbaik di Indonesia Versi The Times Higher Education

Wamen Stella: Lulusan PT ada yang Tidak Tahan Banting

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa M 7,0 Hentak Tibet, 16 Warga Tewas

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Jokowi Bersedia Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Menjaga Mata Lelah karena Layar

Menko Airlangga Bantah Rencana Pemerintah Bagikan HP Gratis ke Warga

Luhut Minta BPJS Percepat Pembayaran Klaim Perawatan Pasien Covid-19

DPR Tolak Usulan Luhut Ubah Definisi Korupsi: Melemahkan Pemberantasan Korupsi

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Ternyata Istilah Omnibus Law Dikenalkan oleh ‘Menteri Semua Zaman’ Asal Aceh

by REDAKSI
Oktober 12, 2020
in NEWS
Ternyata Istilah Omnibus Law Dikenalkan oleh ‘Menteri Semua Zaman’ Asal Aceh

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil. [Foto: Setkab]

ASPEK.ID, JAKARTA – Ide pembuatan Omnibus Law kini mulai teruangkap ke publik. Ternyata, proses pembuatan Omnibus Law sudah melalui perjalanan yang sangat panjang.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Bansar Pandjaitan dalam keterangannya yang dikutip, Senin (12/10).

Seperti diketahui, rencana penyusunan UU ini awalnya diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pidato kenegaraan usai dilantik sebagai presiden untuk periode kedua pada 20 Oktober 2019.

BacaJuga

Di Harvard University, JK Sebut Empat Tekanan Ekonomi RI

Kajian INDEF: Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam Ekonomi Indonesia

Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla Terima Bantuan Operasional Rp1,23 Triliun

Prabowo: Filosofi Ekonomi Indonesia Sudah Melenceng dari UUD 1945

BNPB: Dry Ice Bukan Untuk Padamkan Api

Survei Kadin: Minat Pengusaha Berinvestasi Semakin Melemah

Ia menyebutkan, usulan pembuatan Omnibus Law sudah dipikirkan sejak ia menjabat sebagai Menteri Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) pada 2016 lalu.

Karena saat itu, mereka menilai RI suatu negara yang tidak kompetitif di kawasan Asia.

Luhut menyebutkan bahwa istilah Omnibus Law keluar dari Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.

Luhut secara bercanda juga pernah menyebutkan bahwa Sofyan Djalil merupakan “menteri semua zaman”.

Sofyan Djalil yang lahir di Aceh, 23 September 1953 pernah menjadi menteri di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan juga masih menjadi menteri di era Jokowi-Ma’ruf.

Seperti diketahui di era Presiden SBY, Sofyan pernah menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika dari Oktober 2004 sampai Mei 2007. Selanjutnya ia menjabat sebagai Menteri BUMN.

Sedangkan di era Presiden Jokowi ia pernah menjabat tiga jabatan menteri yakni, Menko Bidang Perekonomian pada 2014. Selanjutnya menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia atau Kepala Bapennas sampai 2016 dan terakhir ditunjuk menjadi Menteri ATR hingga sekarang.

Komentar
Share170Tweet106SendShareShare30Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Laba Bersih BUMN Rp61 Triliun di Kuartal III 2021

Direksi dan Komisaris Diminta Hafal Omnibus Law BUMN

Menteri BUMN  Erick Thohir mengatakan, tiga aturan dasar BUMN atau Omnibus Law menjadi buku biru atau panduan bagi seluruh perusahaan...

Eks Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil jadi Penasihat Fintech Digiasia Bios

Digiasia Bios (DAB), perusahaan Fintech-as-a-Services (FaaS) mengumumkan Sofyan A. Djalil sebagai advisor (penasihat) perusahaan. Keputusan mengajak Sofyan Djalil sebagai bagian...

Sofyan Djalil: Banyuwangi Contoh Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil menyerahkan 1.026 sertipikat tanah wakaf Pengurus Cabang Nahdlatul...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In