• Latest
  • Trending
3 Alasan Peluncuran Penyelesaian HAM Berat Diadakan di Rumoh Geudong

Tgk M Adli: Jokowi Obati Luka Bangsa dari Rumoh Geudong

Selama Covid, Airbus Ekspor 560 Pesawat Kalahkan Boeing

Pesawat Terbesar di Dunia Mendarat Mulus di Soekarno Hatta

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Survei IPO Ungkap Menteri Berkinerja Positif dan Negatif

3 Faktor Proyek MRT Jakarta Fase 2 Bakal Molor

Rp 1 Tarif MRT, LRT & Transjakarta, pada 17 Agustus

Daftar Lengkap Reshuffle Pejabat yang Dilantik Prabowo

PKS Dorong Prabowo Pilih Profesional untuk Kabinet: Tak Harus Orang Partai

TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Munisi di Madiun

2 Serangan Bom Guncang Kolombia Sehari Usai Presiden Baru Dilantik

Harga LPG Non Subsidi Naik Mulai 18 April 2026, Ini Rinciannya

Pertamina Patra Niaga Lestarikan Warisan Kuliner Nusantara

Mayor Teddy Lapor LHKPN Rp 15,38 Miliar

Seskab Teddy: 43.000 Anak Jalanan Kini di Sekolah Rakyat

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Pertamina Lampaui Target Pengurangan Emisi Tembus 118 Persen

Kemendagri:  Kota Besar di Dunia Berlomba  Terapkan TI

Indonesia Masuk Negara Internet Termurah di Dunia

Nagasaki Peringati 81 Tahun Bom Atom

Nagasaki Peringati 81 Tahun Bom Atom

Forbes Umumkan 10 Orang Terkaya di Dunia 2026

Elon Musk Akan Bangun Pabrik Chip AI Terbesar di Texas

Menjaga Mata Lelah karena Layar

Menjaga Mata Lelah karena Layar

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Agustus 9, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Tgk M Adli: Jokowi Obati Luka Bangsa dari Rumoh Geudong

by Aspek
Juni 28, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, POLITIK
3 Alasan Peluncuran Penyelesaian HAM Berat Diadakan di Rumoh Geudong

Ketua DPP Barisan Relawan Jalan Perubahan BARA JP Dr M Adli Abdullah menyatakan Jokowi telah membebaskan beban sejarah pelanggaran HAM yang berat di masa lalu. Puluhan tahun beban sejarah dari peristiwa 1965 hingga tragedi Jambo Keupok di Aceh Selatan berdampak Indonesia terpasung dalam kemelut pelanggaran HAM berat. Kini beban itu telah lepas dari pasungan pelanggaran HAM berat setelah mengakui ada terjadinya peristiwa kekerasan kemanusiaan ini.

“Jokowi telah meluncurkan program pelaksanaan rekomendasi penyelesaian non-yudisial pelanggaran HAM berat di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Aceh, pada Selasa, 27 Juni. Kita mendorong langkah awal ini berlanjut hingga semua korban pelanggaran HAM berat pada 12 peristiwa itu mendapat hak-haknya,” pinta Adli, Rabu (28/6/2023).

BacaJuga

Pesawat Terbesar di Dunia Mendarat Mulus di Soekarno Hatta

Survei IPO Ungkap Menteri Berkinerja Positif dan Negatif

Rp 1 Tarif MRT, LRT & Transjakarta, pada 17 Agustus

PKS Dorong Prabowo Pilih Profesional untuk Kabinet: Tak Harus Orang Partai

2 Serangan Bom Guncang Kolombia Sehari Usai Presiden Baru Dilantik

Pertamina Patra Niaga Lestarikan Warisan Kuliner Nusantara

Adli menyebutkan Jokowi yang bertubuh kecil itu bernyali besar yakni negara telah mengakui ada pelanggaran HAM berat di masa lalu. Dengan label ini, sejarah Indonesia terpasung sehingga menjadi beban sejarah di masa kini. Setelah pengakuan dari negara ini harus dilanjutkan dengan pemulihan hak-hak korban yang terjadi dari Aceh hingga ke Papua.

“Luka bangsa ini harus kita obati dan tidak boleh terjadi lagi di masa kini dan masa depan. Sebuah negara bisa maju jika tidak ada luka bangsa di masa lalu,” ungkapnya

Adli mengapresiasi Jokowi yang membiarkan puing-puing Rumoh Geudong dibiarkan sebagai pengingat bagi generasi sekarang. Hal ini menolak komentar pejabat di Kabupaten Pidie yang ingin menguburkan puing-puing Rumoh Geudong dengan alasan ini akan mewariskan dendam. Makna dari puing tangga Rumoh Geudong yang tersisa itu adalah butuh tangga untuk menuju keadilan yang merata dan bermartabat.

Perihal digelar pengadilan HAM di Indonesia, dosen Fakultas Universitas Syiah Kuala Banda Aceh ini sejalan dengan pernyataan Kepala Negara yang menekankan program pelaksanaan rekomendasi penyelesaian non-yudisial pelanggaran HAM berat akan terus dilaksanakan. sedangkan langkah yudisial bisa dijalankan apabila terdapat bukti yang cukup berat melalui prosedur yang telah ditetapkan. Langkah yudisial itu apabila bukti-buktinya kuat, Komnas HAM menyampaikan ke Kejaksaan Agung, kemudian juga ada persetujuan dari DPR, baru itu bisa berjalan pengadilan HAM.
“Untuk melangkah ke proses yudisial butuh waktu bertahun-tahun. Kemudian anggota dewan dan presiden mana yang mau gelar pengadilan HAM ?” ingat Adli realistis.

Adapun 12 peristiwa pelanggaran HAM berat masa lalu terjadi dalam rentang waktu sejak 1965 hingga 2003 yakni Peristiwa 1965-1966. Peristiwa Penembakan Misterius (petrus) 1982-1985. Peristiwa Talangsari, Lampung 1989. Peristiwa Rumoh Geudong dan Pos Sattis, Aceh 1989. Peristiwa Penghilangan Orang Secara Paksa 1997-1998. Peristiwa Kerusuhan Mei 1998. Peristiwa Trisakti dan Semanggi I – II 1998-1999. Peristiwa Pembunuhan Dukun Santet 1998-1999. Peristiwa Simpang KKA, Aceh 1999. Peristiwa Wasior, Papua 2001-2002. Peristiwa Wamena, Papua 2003. Peristiwa Jambo Keupok, Aceh 2003.

Komentar
Share31Tweet20SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jokowi ke Rumoh Geudong Kick off Penyelesaian Kasus HAM Berat

KSP: Jokowi Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Secara Komprehensif

Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengklaim sepanjang 2023, Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kian fokus mengambil jalan penyelesaian pelanggaran Hak Asasi...

Tragedi Rumoh Geudong Diperingati Setiap 21 Agustus

Korban dan ahli waris korban pelanggaran HAM Berat di Pos Sattis Rumoh Geudong Gampong Alue Bili, Kecamatan Gelumpang Tiga, Kabupaten...

Mahfud Sebut Tagihan Utang BLBI Capai Rp110 Triliun

Mahfud MD: Pemerintah Sulit Buktikan Pelanggaran HAM

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengakui bahwa pembuktian pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat lewat pengadilan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In