• Latest
  • Trending
Makan Mi  Instan Maksimal  2 Kali Sepekan

WNI Nomor 2 Terbanyak di Dunia Makan Mi

DJP Resmi Perpanjang Lapor SPT Badan sampai Akhir Mei 2026

Eks Direktur Kemendikbud Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara di Kasus Chromebook

Eks Direktur Kemendikbud Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara di Kasus Chromebook

Karo Ops Polda Aceh Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang Satu

Karo Ops Polda Aceh Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang Satu

Tabrakan KA di Bekasi Timur: 4 Meninggal, 38 Korban Dievakuasi

KNKT Dalami Dugaan Sinyal Error di Balik Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek

20 Penghuni Dilarikan ke RS Imbas Asap Kebakaran Apartemen Mediterania

20 Penghuni Dilarikan ke RS Imbas Asap Kebakaran Apartemen Mediterania

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Yusril Usul Ambang Batas Parlemen Disesuaikan Jumlah Komisi DPR

Pasar Cempaka Putih Terbakar, 25 Damkar Dikerahkan

Kebakaran Apartemen di Jakbar, 19 Penghuni Dievakuasi

Cara Lengkap Aktivasi Akun Coretax buat Lapor SPT

Ingat! Batas Lapor SPT Pajak Hari Ini, Telat Kena Denda

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Tersangka Kasus Penganiayaan Bayi di Daycare Banda Aceh Jadi Tiga Orang

Semen Padang di Ujung Tanduk, 5 Kekalahan Beruntun Dekatkan ke Degradasi

Semen Padang di Ujung Tanduk, 5 Kekalahan Beruntun Dekatkan ke Degradasi

Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Gerbong KRL Wanita Pindah ke Tengah

Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Gerbong KRL Wanita Pindah ke Tengah

Lantik 14 Kajati, Jaksa Agung Soroti Disiplin hingga Disinformasi

Lantik 14 Kajati, Jaksa Agung Soroti Disiplin hingga Disinformasi

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

WNI Nomor 2 Terbanyak di Dunia Makan Mi

by Aspek
Januari 25, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, LIFESTYLE, NEWS
Makan Mi  Instan Maksimal  2 Kali Sepekan

Data World Instant Noodles Association (WINA) pada 2022 mencatat Indonesia di posisi kedua sebagai negara dengan konsumsi mi instan terbanyak di dunia setelah China. Konsumsi mi instan di Indonesia pada 2022 mencapai 14,26 juta porsi meningkat dari konsumsi 2021 sebanyak 13,27 juta porsi.

Adapun negara pertama dengan konsumsi mi instan terbanyak yakni China dengan angka konsumsi mencapai 45,07 juta porsi pada 2022. Adapun data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor gandum dan meslin pada 2023 hingga November mencapai 9,47 juta ton. Jumlah impor tersebut naik sekitar 74.974 ton dari total impor pada 2022 sebanyak 9,40 juta ton.

BacaJuga

DJP Resmi Perpanjang Lapor SPT Badan sampai Akhir Mei 2026

Eks Direktur Kemendikbud Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara di Kasus Chromebook

Karo Ops Polda Aceh Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang Satu

KNKT Dalami Dugaan Sinyal Error di Balik Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek

20 Penghuni Dilarikan ke RS Imbas Asap Kebakaran Apartemen Mediterania

Yusril Usul Ambang Batas Parlemen Disesuaikan Jumlah Komisi DPR

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meskipun volume impor gandum dan meslin naik, tetapi nilai impor pada 2023 mengalami penurunan menjadi US$3,34 miliar atau sekitar Rp52,5 triliun. Sementara nilai impor gandum dan meslin pada 2022 sebesar US$3,79 miliar atau sekitar Rp59,6 triliun. Penurunan nilai impor terjadi lantaran adanya perubahan harga gandum di pasar global.

Guru Besar IPB University sekaligus Ketua Umum Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI), Dwi Andreas Santosa membeberkan, aturan bebas tarif telah memudahkan masuknya gandum impor ke Indonesia. Menurutnya, selama ini gandum dan kedelai masuk dalam komoditas pangan yang importasinya tidak dibatasi.

“Persoalannya bukan seberapa besar impornya, gandum dan kedelai itu dimasukkan dalam unregulated commodities. Tarif impornya 0%,” ujar Andreas saat dihubungi, Rabu (24/1/2024).

Selain soal tarif impor yang longgar, Andreas menyebut kualitas dan harga menjadi alasan makanan berbasis gandum mulai menjadi pilihan yang kompetitif dibandingkan pangan pokok lokal lainnya. Dia menyebut, harga gandum yang diimpor pada 2020-2021 berada di kisaran Rp8.800-Rp9.500 per kilogram.

Sedangkan beras harganya lebih tinggi di atas Rp10.000 per kilogram. Gandum menjadi salah satu bahan pokok yang memiliki kualitas dan gizi yang lebih baik, namun harganya justru lebih rendah dibandingkan beras atau pangan pokok alternatif lainnya.

“Lalu kita mau bicara diversifikasi pangan? Mocaf Rp15.000 [per kilogram], sagu Rp30.000 [per kilogram], apalagi kemarin itu porang lebih mahal. Sederhana, pasar hanya mengenal harga dan kualitas,” tuturnya.

Merespons hal tersebut, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi menyebut adanya gandum sebagai alternatif bahan pokok masyarakat menandakan kedaulatan pangan. Diversifikasi pangan dianggap penting.

“Kedaulatan pangan itu kita boleh menentukan makanan kita sendiri. Jadi boleh makan apa aja, makan singkong, keju dan lainnya itu daulat. Karena itu, diversifikasi pangan jadi penting,” kata Arief saat dihubungi.

Adapun ihwal importasi gandum yang melonjak, Arief pun punya pandangan sendiri. Menurutnya, impor dan ekspor pangan menjadi suatu aktivitas yang wajar dalam perdagangan antar negara.

“Kalau kita semua sepakat enggak mau makan makanan impor, stop saja impornya kan gitu. Kalau menekan [impor] ya namanya trading itu kan mengeskpor yang kita punya, dan mengimpor yang dia punya. Manusia itu diciptakan untuk bekerja sama,” jelasnya dikutip dari bisnis indoesia.

Dia pun mengaku telah berupaya untuk mendorong konsumsi pangan lokal di masyarakat. Sejumlah program, kata Arief, telah dilakukan Bapanas seperti kampanye pangan lokal, edukasi gizi berimbang dan lainnya. Dia menambahkan, urusan impor gandum bukan menjadi ranah kebijakannya. Sebab, rekomendasi impor datang dari kementerian teknis seperti Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan.

“Kita sudah campign [pangan lokal] ke seluruh Indonesia. Badan pangan gak ngurusin impor gandum lah,” imbuhnya.

Komentar
Share23Tweet15SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

85% Pekerja Profesional Indonesia Cari Kerja Baru di 2024

Survei Terbaru: Warga Indonesia Paling Bahagia di Dunia

Indonesia menjadi negara urutan kedua paling bahagia di dunia. Hasil ini berdasarkan Laporan Kebahagiaan Dunia (World Happiness Report) tahun 2024....

Pandemi Covid-19, Jamaah Salat Ied di Aceh Membludak

Survei: Indonesia Negara Paling Taat Beribadah Sedunia

Jakarta - Indonesia, negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia mencatat ketaatan beragama tertinggi, dengan 98 persen penduduknya memprioritaskan agama...

Nezar Patria: Jokowi Tanya  Apa  Manfaat Dana Otsus Bagi Warga Aceh?

Nezar Patria: Indonesia Tawarkan 3P Respons Perkembangan AI di Dunia

Wamenkominfo  Nezar Patria mengungkapkan Indonesia punya tiga usulan atau gagasan dalam rangka merespons perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Menurut Nezar,...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

DJP Resmi Perpanjang Lapor SPT Badan sampai Akhir Mei 2026

Eks Direktur Kemendikbud Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara di Kasus Chromebook

Eks Direktur Kemendikbud Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara di Kasus Chromebook

Karo Ops Polda Aceh Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang Satu

Karo Ops Polda Aceh Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang Satu

Tabrakan KA di Bekasi Timur: 4 Meninggal, 38 Korban Dievakuasi

KNKT Dalami Dugaan Sinyal Error di Balik Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In