ASPEK.ID, JAKARTA – Infrastruktur menjadi prioritas pembangunan nasional serta sebuah pilihan yang logis dan strategis untuk mengejar ketertinggalan dan meningkatkan daya saing bangsa.
Daya tahan Indonesia sangat tergantung pada ketangguhan infrastruktur yang Indonesia miliki baik di kota, di desa, di kawasan pedalaman, di kawasan perbatasan, serta pulau-pulau terluar dan terdepan.
Daya tahan ini terbukti dengan bertahannya Indonesia dalam stagnasi ekonomi dunia lima tahun terakhir ini. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, peringkat daya saing infrastruktur Indonesia mengalami peningkatan, dari posisi 61 pada tahun 2013 menjadi 52 pada tahun 2018.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, hingga akhir 2020 mendatang, ada 10 ruas jalan baik tol dan nasional yang siap diresmikan oleh Presiden Jokowi.
Hal itu dikatakan oleh Basuki saat melakukan Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Senin (16/11).
Berikut ini daftar 10 jalan tol-nasional yang akan diresmikan dalam waktu dekat.
1 Jalan Tol Layang Ujung Pandang Seksi 3 (AP Pettarani) di Sulawesi Selatan.
2. Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Seksi 1-3 (Krian-Bunder) di Jawa Timur.
3. Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi 1 (km 13-Samboja) di Kalimantan Timur.
4. Jalan Tol Bogor Ring Road Seksi 3A (Simpang Yasmin-Kayu Manis) di Jawa Barat.
5. Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Seksi 1 tahap 1B (Kayu Agung-Jakabaring-SS Kramasan) di Sulawesi Selatan.
6. Jalan Tol Medan-Binjai Seksi 1 Segmen 1B-1D di Sumatera Utara.
7. Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Seksi 1 dan 2A di Jawa Barat dan Jakarta.
8. Jalan Akses Patimban di Jawa Barat.
9. Jembatan Tumbang Samba sepanjang 843 meter di Kalimantan Tengah.
10. Jembatan Gantung Palopo sepanjang 84 meter di Sulawesi Selatan.
























