• Latest
  • Trending
Kebakaran Hebat di Kemayoran, 250 Rumah Ludes dan 3 Warga Terluka

457 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Juli-Agustus, Jakbar Tertinggi

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Menkeu: Utang Whoosh Dicicil Selama 80 Tahun

Target 200 Juta Penduduk Punya Buku Bank,  Usia 17 Tahun Otomatis Punya Rekening dan Saldo Rp50 Ribu

Target 200 Juta Penduduk Punya Buku Bank,  Usia 17 Tahun Otomatis Punya Rekening dan Saldo Rp50 Ribu

Helikopter Chinook Jepang Tangani Karhutla di Kalimantan

Helikopter Chinook Jepang Tangani Karhutla di Kalimantan

Kata Purbaya Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi BI

Purbaya: Ada Rp 100 Triliun Uang Pemda tidak Terpakai

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal Lewat Selat Sunda Diminta Waspada

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Anak Krakatau

Demokrat: Semeru Meletus Tanpa Peringatan Dini; Panggil Menteri ESDM

Daftar 11 Gunung Api yang Erupsi Selama 2026

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Erupsi Anak Krakatau Bisa Bikin Maskapai Rugi hingga Rp19 Miliar Sehari

Pemerintah Buka Rekrutmen 250 Ribu Agen Perlinsos, Ini Tugasnya

Pemerintah Buka Rekrutmen 250 Ribu Agen Perlinsos, Ini Tugasnya

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal Lewat Selat Sunda Diminta Waspada

BMKG Ungkap Sebaran Abu Anak Krakatau Bergerak Menjauhi Wilayah Indonesia

STY Ungkap Tantangan Persija Usai Libur Panjang Jelang Piala Presiden

Shin Tae-yong Yakin Persija Lebih Ganas Saat Jamu Persib

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Gaji Menteri di Singapura Rp22 Miliar/Tahun

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

3.450 Jamaah Umrah Tertunda ke Baitullah

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, September 9, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

457 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Juli-Agustus, Jakbar Tertinggi

by Muhammad Fadhil
September 2, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Kebakaran Hebat di Kemayoran, 250 Rumah Ludes dan 3 Warga Terluka

Kebakaran di Kemayoran Jakpus. Foto: dok. BPBD DKI Jakarta

ASPEK.ID, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan sebanyak 457 kejadian kebakaran terjadi di wilayah Jakarta selama periode Juli hingga Agustus 2026. Dari ratusan kasus tersebut, Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah kebakaran terbanyak.

Pramono mengatakan data itu berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Sepanjang Agustus saja, tercatat sekitar 240 peristiwa kebakaran.

“Berdasarkan laporan BPBD, selama Juli sampai Agustus terjadi 457 kejadian kebakaran. Untuk Agustus sendiri jumlahnya sekitar 240 kejadian,” kata Pramono di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).

BacaJuga

Menkeu: Utang Whoosh Dicicil Selama 80 Tahun

Target 200 Juta Penduduk Punya Buku Bank,  Usia 17 Tahun Otomatis Punya Rekening dan Saldo Rp50 Ribu

Helikopter Chinook Jepang Tangani Karhutla di Kalimantan

Purbaya: Ada Rp 100 Triliun Uang Pemda tidak Terpakai

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Anak Krakatau

Daftar 11 Gunung Api yang Erupsi Selama 2026

Ia menjelaskan dua wilayah dengan angka kebakaran tertinggi adalah Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Di Jakarta Barat, kawasan Tambora disebut sebagai kecamatan paling rawan, sedangkan di Jakarta Timur titik rawannya berada di Cakung.

Menurut Pramono, penyebab kebakaran yang paling banyak ditemukan adalah korsleting listrik. Selain itu, kebakaran juga dipicu pembakaran sampah hingga kelalaian warga, seperti membuang puntung rokok sembarangan.

“Penyebab yang paling dominan masih korsleting listrik. Berikutnya pembakaran sampah dan beberapa kasus karena kelalaian, misalnya membuang puntung rokok,” ujarnya.

Pramono menilai risiko kebakaran di Jakarta meningkat seiring musim kemarau yang berkepanjangan. Kondisi cuaca yang panas dan kering membuat kawasan permukiman padat lebih rentan mengalami kebakaran.

Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat langkah pencegahan dengan meminta setiap rukun warga (RW) memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Saya meminta setiap RW memiliki APAR. Program ini sudah berjalan dan saya yakin sekarang setiap RW sudah memilikinya,” tuturnya. []

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Kemayoran, 33 Unit Damkar Dikerahkan

Dua Pemicu Dominan Kebakaran di Jakarta

ASPEK.ID, JAKARTA - Korsleting listrik menjadi penyebab yang paling dominan memicu kebakaran di Jakarta sepanjang Juli hingga Agustus 2026. Selain...

Kebakaran di Jakarta Utara Hanguskan 60 Rumah

Kebakaran di Jakarta Utara Hanguskan 60 Rumah

ASPEK.ID, JAKARTA - Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Dermaga Ujung, RW 22, Muara Angke, Kelurahan Pluit, Jakarta...

Kebakaran Bromo Meluas hingga 921 Hektare, Water Bombing Terkendala Kabut

Ditemukan 1.832 Titik Panas di Kalimantan Penyebab Karhutla

ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In