• Latest
  • Trending
Alasan Pengusaha Dukung Limbah Batu Bara, Bukan B3

5 Raja Batu Bara Indonesia

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Kejagung Selidiki 28 Perusahaan Perusak Hutan Sumatera

Daily Economic Review: Profitabilitas Bank-Bank Besar Dianggap Masih Cukup Baik

BI Sebut Ekonomi Aceh 2025 Tetap Tumbuh Meski Dilanda Bencana

Eddy Hiariej Siap Dampingi Yasonna Laoly Tangani Permasalahan di Kemenkumham

Wamenkum Minta DPR Segera Bahas RUU Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati

Sritex Akui Tak Terdampak Langsung Virus Corona

BUMN Tekstil Bisa Jadi Tulang Punggung Baru Industri Nasional

Tim SAR Serahkan Bagian Tubuh dan Barang Korban ATR ke RS Bhayangkara

Tim SAR Serahkan Bagian Tubuh dan Barang Korban ATR ke RS Bhayangkara

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Selidiki Dugaan Penipuan Kripto Libatkan Influencer, Potensi Kerugian Tembus Rp 200 Miliar

Tim SAR Temukan Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500, Kondisi tak Utuh

Tim SAR Temukan Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500, Kondisi tak Utuh

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

DPR Soroti Sulitnya Pecat Pegawai Pajak

DPR Soroti Sulitnya Pecat Pegawai Pajak

ATR/BPN Cabut HGU di Lahan TNI AU

ATR/BPN Cabut HGU di Lahan TNI AU

ESDM Pasang Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel di 2026

ESDM Pasang Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel di 2026

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Januari 22, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

5 Raja Batu Bara Indonesia

by Aspek
Agustus 8, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, ENERGI, NEWS
Alasan Pengusaha Dukung Limbah Batu Bara, Bukan B3

Jakarta  – Harga batu bara kembali melesat dalam lima hari beruntun menyentuh level tertinggi dan mempertahankan posisi tertinggi selama tiga bulan terakhir.

Melansir data Refinitiv, harga batu bara acuan ICE Newcastle kontrak September pada penutupan perdagangan Rabu (7/8/2024) menguat 0,27% menjadi US$ 147,90 per ton.

BacaJuga

Kejagung Selidiki 28 Perusahaan Perusak Hutan Sumatera

BI Sebut Ekonomi Aceh 2025 Tetap Tumbuh Meski Dilanda Bencana

Wamenkum Minta DPR Segera Bahas RUU Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati

BUMN Tekstil Bisa Jadi Tulang Punggung Baru Industri Nasional

Tim SAR Serahkan Bagian Tubuh dan Barang Korban ATR ke RS Bhayangkara

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Advertisement. Scroll to continue reading.

Artinya, harga batu bara sudah menguat lima hari beruntun dengan penguatan mencapai 6%. Harga penutupan kemarin juga menjadi yang tertinggi sejak 2 Mei 2024 atau lebih dari tiga bulan.

Apresiasi harga batu bara dalam beberapa hari terakhir disinyalir berkat prospek permintaan batu bara yang meningkat jelang akhir tahun.

Melansir dari Mining,com, sebuah kelompok industri batubara utama di Tiongkok mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka memperkirakan impor batubara tahun ini akan mencapai setidaknya 500 juta metrik ton, melebihi rekor tertinggi sebelumnya dan perkiraan para pelaku pasar.

Sementara itu, sejumlah konglomerat di Indonesia masuk dalam daftar orang terkaya karena bisnis batu bara. Berikut raja tambang RI dikutip dari CNBCIndonesia:

1.Low Tuck Kwong

Dato’ Low Tuck merupakan seorang pengusaha Indonesia sekaligus pemilik PT Bayan Resources Tbk (BYAN), salah satu perusahaan yang bergerak di sektor tambang batu bara. BYAN merupakan emiten batu bara dengan kapitalisasi terbesar di bursa domestik. Tercatat kapitalisasi pasarnya saat ini mencapai Rp 658,33 triliun.

2.Keluarga Widjaja

Keluarga yang dikepalai oleh mendiang Eka Tjipta Widjaja itu menguasai Sinar Mas Group, salah satu konglomerat masa Orde Baru. Grup Sinar Mas memiliki PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) yang bergerak di bidang energi dan infrastruktur.

Anak perusahaan DSSA, PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) dan Golden Energy and Resources Ltd. (GEAR) menjadi penyumbang batu bara. GEAR tidak hanya memiliki tambang di Indonesia, tetapi juga mengakuisisi aset tambang di Australia, yaitu Stanmore Coal. Putra dari Eka, Franky Oesman Widjaja menjadi Komisaris Utama DSSA. Adapun kekayaan keluarga Widjaja mencapai US$ 10,8 miliar atau setara dengan Rp 168,3 triliun.

3.Garibaldi Thohir

Kakak Menteri BUMN Erick Thohir ini bersama TP Rachmat dan Edwin Soeryadjaya mendirikan emiten raksasa PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), yang ketika pertama kali melantai di bursa tahun 2008 silam berhasil memperoleh dana IPO terbesar sepanjang sejarah yang baru-baru ini rekornya dipecahkan oleh Bukalapak.

Lokasi penambangan Adaro tersebar di Pulau Sumatra dan Kalimantan, selain itu terdapat juga situs penambangan berlokasi di Australia yang baru diakuisisi tahun 2018 lalu. Beberapa perusahaan pertambangan di bawah Adaro Group antara lain PT Mustika Indah Permai (MIP), PT Bukit Enim Energi (BEE), Adaro Metcoal Companies (AMC), PT Bhakti Energi Persada (BEP) dan banyak lagi.

Akhir 2022, Forbes menempatkan pria yang akrab disapa Boy ini pada urutan ke-15 pada daftar Indonesia’s 50 Richest dengan nilai kekayaan sebesar US$ 3,45 miliar atau setara dengan Rp 54,01 triliun. Kemudian pada 2023, harta kekayaannya tercatat sebesar US$ 3,3 miliar atau Rp 51,29 triliun dan menjadikannya sebagai orang terkaya ke-17.

4.Kiki Barki

Kiki Barki merupakan pendiri emiten pertambangan batubara, PT Harum Energi Tbk (HRUM) pada tahun 1995 dan perusahaannya listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun 2010. Kiki Barki menguasai 79,79% saham PT Harum Energy Tbk (HRUM), yang berdiri sejak 1995.

Selain Harum Energy, Kiki juga memiliki tambang batubara milik swasta, Tanito Harum. Saat ini, putra sulungnya, Lawrence Barki, menjalankan Harum sebagai presiden komisaris sementara putra bungsunya, Steven Scott Barki, menjadi komisaris.

Pada 2022, Forbes mencatat nilai kekayaan bersih Kiki sebesar US$ 1,9 miliar atau setara dengan Rp 29,6 triliun. Tahun lalu US$ 1,41 miliar atau Rp 21,92 triliun dan menempatkan dirinya sebagai orang terkaya ke-33.

5.Edwin Soeryadjaya

Tjia Han Pun alias Edwin Soeryadjaya terlahir pada 17 Juli 1949 setelah kedua orangtuanya kembali dari Negeri Belanda. Ketika kelahirannya, perang Indonesia-Belanda perlahan mereda. Ketika itu, ayahnya William Soeryadjaya masih merintis bisnisnya, membangun Astra.

Sekitar 1997-1998 Edwin bersama Sandiaga Uno mendirikan perusahaan keuangan Saratoga Investama Sedaya. Dimana dia menjadi pemimpin tertinggi perusahaan itu setelah Indonesia dilanda krisis moneter. Saratoga termasuk perusahaan keuangan yang kemudian berkembang.

Setelah tahun 2000 pertambangan batu bara menggeliat di Indonesia. Edwin Soeryadjaya pun belakangan masuk ke dalam bisnis ini. Seperti sepupunya yang pernah aktif di Astra juga, Theodore Permadi Rachmat alias Teddy Rachmat yang terlibat dalam pendirian perusahaan batubara Pama Persada.

Pada 2022, Forbes mencatat kekayaan Edwin senilai US$ 1,8 miliar atau setara dengan Rp 28,05 triliun. Kemudian pada 2023, Edwin tercatat sebagai orang terkaya ke-39 dengan harta US$ 1,24 miliar atau setara Rp 19,27 triliun.

Komentar
Share26Tweet17SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Laba Adaro Energy Turun 36 Persen

Adaro Gelar RUPST Hari ini

Emiten pertambangan batu bara PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 pada...

PLTU Cirebon Power akan Tingkatkan Rasio Elektrifikasi

Istana Luruskan Pidato Jokowi di Jerman: Penutupan PLTU pada 2050

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, mengklarifikasi pidato Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam pembukaan Hannover...

RI Harus Waspadai Jebakan Gasifikasi Batu Bara

PLN Stok Batu Bara 11 Juta Ton untuk Akhir Tahun

PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) berupaya memastikan keberlangsungan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) PLN sekitar...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Bus Transjakarta Tak Beroperasi

Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Rute Blok M-Balai Kota, Gratis Hingga 3 Bulan

Kejagung Telusuri Aliran Dana Kasus POME, Dua Money Changer Digeledah

Kejagung Telusuri Aliran Dana Kasus POME, Dua Money Changer Digeledah

Tim SAR Temukan Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500, Kondisi tak Utuh

Tim SAR Temukan Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500, Kondisi tak Utuh

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Targetkan Aset Tembus Tiga Kali Lipat pada 2030, Konsolidasi BUMN Jadi Kunci

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Kejagung Selidiki 28 Perusahaan Perusak Hutan Sumatera

Daily Economic Review: Profitabilitas Bank-Bank Besar Dianggap Masih Cukup Baik

BI Sebut Ekonomi Aceh 2025 Tetap Tumbuh Meski Dilanda Bencana

Eddy Hiariej Siap Dampingi Yasonna Laoly Tangani Permasalahan di Kemenkumham

Wamenkum Minta DPR Segera Bahas RUU Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati

Sritex Akui Tak Terdampak Langsung Virus Corona

BUMN Tekstil Bisa Jadi Tulang Punggung Baru Industri Nasional

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In