• Latest
  • Trending

Awal 2020, Batas Bea Impor e-Commerce Ditargetkan Turun

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Kumpulkan Donasi Rp2,16 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Jokowi-Gibran Apit Prabowo di HUT RI

Istana Jelaskan Posisi Duduk Jokowi Sejajar dengan Prabowo-Gibran Saat HUT RI

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Istana Rencanakan Prabowo ke NTT

Menkominfo: 3 Jurus Lawan Judi Online, Alamat IP Pindah-pindah

1,49 Juta Penerima Bansos Main Judol

Dua Pesawat Garuda Hampir ‘Crash’ di Bandara Soetta

Garuda Jelaskan Alasan Direktur Niaga Garuda Diberhentikan

Demi Jaga Daya Beli Jepang Potong Pajak Makanan Jadi 1 persen

Lebih dari 1.000 Perusahaan Jepang Bangkrut, Sisakan Utang Rp26,4 T

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Danantara: Seluruh Saham KCIC BUMN Bakal Dialihkan ke Kemenkeu

Ferry Irwandi Akan ke NTT Bawa Donasi Lebih dari Rp 4 Miliar

Ferry Irwandi Akan ke NTT Bawa Donasi Lebih dari Rp 4 Miliar

Kementerian UMKM Ganti Istilah Pelaku  ke  Pengusaha UMKM

Kementerian UMKM Ganti Istilah Pelaku  ke  Pengusaha UMKM

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

60% Saham Kereta Cepat Bakal Diambil Kemenkeu, Bagaimana Nasib PT PSBI?

Kepala Inspektorat Banda Aceh Jadi Tersangka Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Kepala Inspektorat Banda Aceh Jadi Tersangka Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Update Korban Gempa NTT: 70 Orang Meninggal, 132 Luka-luka

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Awal 2020, Batas Bea Impor e-Commerce Ditargetkan Turun

by Zamzami Ali
Desember 18, 2019
in EKONOMI

ASPEK.ID, JAKARTA – Kementerian Perdagangan akan mengkaji penurunan batas maksimal bea impor untuk transaksi dalam jaringan (e-commerce) yang masih berlaku harga paling banyak 75 dolar AS.

“Yang jelas ini kita akan turunkan, kami masih rundingkan ini,” kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dilansir laman Antara di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Agus tidak menyebutkan perkiraan batas maksimal harga namun, namun disebutkan bahwa pengenaan bea masuk untuk impor e-commerce itu bisa jadi sampai nol atau tanpa batasan harga maksimal.

Agus menyatakan bahwa pengenaan bea masuk impor e-commerce masih terus dikaji dan dalam tahap pembahasan.

“Bisa saja, masih belum final,” ujarnya seraya menyebutkan pengenaan bea masuk untuk produk impor dalam transaksi online itu ditargetkan mulai berlaku awal tahun 2020.

Saat ini, harga produk impor melalui transaksi dalam jaringan maksimal 75 dolar AS tidak dikenakan pungutan. Namun, banyak produk impor dari e-commerce yang membanjiri pasar dalam negeri di bawah harga 75 dolar AS.

Pembebasan bea masuk dengan nilai pabean paling banyak 75 dolar AS itu tercantum dalam pasal 13 ayat 1 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.04/2018.

BacaJuga

Kementerian UMKM Ganti Istilah Pelaku  ke  Pengusaha UMKM

Pemerintah Luncurkan Kredit Khusus Perempuan Prasejahtera

Mendag Akui Harga Pangan Naik Efek MBG, Masih Wajar

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi US$ 453,4 Miliar

Pemerintah Siapkan Rp 5 Triliun untuk Penanganan Bencana

Freeport Targetkan Produksi 700 Ribu Ons Emas hingga Akhir 2026

Dalam pasal 20 peraturan itu juga disebutkan pembebanan bea masuk ditetapkan sebesar 7,5 persen yang melebihi nilai 75 dolar AS untuk setiap penerima barang per kiriman.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan nilai impor Indonesia pada November 2019 mencapai 15,34 miliar dolar AS atau naik 3,94 persen dibanding Oktober 2019, namun jika dibandingkan November 2018 turun 9,24 persen.

BPS menyebutkan tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari-November 2019 dari China dengan nilai 40,51 miliar dolar AS (29,6 persen), kemudian Jepang sebesar 14,5 miliar dolar AS (10,6 persen) dan Thailand sebesar 8,68 miliar dolar AS (6,36 persen).

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Koper Anak Eks Presiden Diaduk-aduk Bea Cukai

Putri sulung Presiden Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, menceritakan pengalaman saat kopernya diaduk-aduk petugas Bea-Cukai...

WFH Jadi ‘Golden Moment’ Kembangkan Bisnis E-commerce

Produk e-Commerce Didominasi Asing

Menteri BUMN Erick Thohir menyesalkan realita di era ekonomi digital saat ini karena produk asing masih membanjiri platform belanja online...

WFH Jadi ‘Golden Moment’ Kembangkan Bisnis E-commerce

Ramadhan Tiba, E-Commerce Raup Laba

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Bima Laga menyebut, pola dan tren konsumsi masyarakat saat Ramadan akan mengandalkan layanan digital...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In