ASPEK.ID, JAKARTA – PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia akan membuka operasional perawatan pesawat di Bandara Ngurah Rai, Bali, pada April 2020 mendatang.
Direktur Utama GMF Tazar Marta Kurniawan kepada wartawan di Hanggar GMF, Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Jum’at (6/3) mengatakan, langkah ini merupakan pengembangan bisnis perusahaan pada tahun ini, selain memindahkan perawatan pesawat jenis ATR dari Cengkareng ke Pondok Cabe, Banten.
“Kami juga akan beroperasi di Denpasar (Bandara Ngurah Rai) yang akan dimulai pada 4 April,” kata Tazar Marta.
Tazar mengungkapkan bahwa GMF telah mengakuisisi satu hanggar di kawasan PT Angkasa Pura I dan akan segera dilakukan utilisasi perawatan di lokasi tersebut.
Ia mengemukakan salah satu target yang diincar antara lain sejumlah maskapai dari Australia, yang pesawatnya banyak singgah di Bandara Ngurah Rai
“Bila berjalan dengan lancar, perusahaan akan mengakuisisi satu hanggar lagi yang ada di sebelahnya,” imbuh Tazar Marta.
PT GMF AeroAsia Tbk yang merupakan anak PT Garuda Indonesia (Persero) ini mempekerjakan ribuan karyawan dan berbasis di Tangerang. Perusahaan ini memberikan layanan pesawat dari berbagai jenis dan merupakan salah satu fasilitas perawatan pesawat terbesar di Asia.
Maskapai asing yang sudah memercayakan perawatan pesawatnya pada GMF adalah Indigo, Oman Air, Korean Air, Jeju Air, Eastar Jet, Cebu Pasific, dan Vietjet. Selain itu juga ada beberapa dari Eropa seperti Air Atlanta dan KLM.
























