ASPEK, ID, Jakarta- Kementerian Perhubungan menegaskan tetap berjalannya pembangungan sektor transportasi di tengah pandemic covid-19.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan sektor transportasi menjadi sangat penting sebagai penghubung berbagai lokasi di Indonesia, khususnya daerah-daerah terpencil.
Harapannya, konektivitas transportasi bisa mendorong peningkatan perekonomian nasional dan keberagaman di Tanah Air.
“Karena itu, kita menjaga amanah Pak Presiden dengan terus menyelenggarakan transportasi udara, misalnya hampir 40 rute kalau di Papua, adalah jembatan udara. Jembatan udara apakah maksudnya, mengantar logistik membuat satu kegiatan angkutan di daerah yang jauh dan tertinggal di pelosok seperti di Papua, Kalimantan Utara, Aceh dan beberapa tempat,” kata Budi Senin (21/9).
Menteri Budi pun memastikan pembangunan fasilitas perhubungan di berbagai lokasi di Tanah Air tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19.
“Sejumlah pembangunan dan pengembangan yang kami lakukan tentu banyak sekali dan tidak terhitung. Kemarin saya jalan-jalan ke Labuan Bajo, Kupang, dan Lombok, kami sedang melakukan pembangunan meski di masa pandemi,” ujar Budi.
Dalam kunjungannya ke sejumlah daerah, Budi mengatakan selalu mengingatkan kepada para pekerja di proyek agar tetap mengedepankan protokol kesehatan. Hal tersebut sesuai dengan amanat yang dititipkan Presiden Joko Widodo.
Menteri Budi mengungkapkan, pembangunan fasilitas transportasi yang tengah berjalan antara lain pembangunan 21 bandara, 10 bandara hub primer, dan pengembangan 175 bandara untuk memastikan pergerakan di daerah terpencil, terdepan, tertinggal, dan perbatasan.
























