ASPEK. ID, JAKARTA – Kepala Biro Statistik Nguyen Thi Huong optimis pertumbuhan positif masih akan dinikmati pada kuartal selanjutnya seiring dengan naiknya konsumsi rumah tangga di sisa tahun ini.
Dia yakin pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun akan berada di level positif 2 persen, ditopang oleh meningkatnya manufaktur, ekspor, dan konsumsi RT.
Apa rahasia Vietnam bisa lolos Covid-19 sehingga sektor ekonomi tetap meningkat? Huong menyatakan karena aksi cepat pemerintah Vietnam menangani pandemi virus corona.
Sejak Maret 2020, Pemerintah Vietnam sebagaimana dilansir dari laman CNN Indonesia, Rabu (30/9) mengucurkan dana fantastis US$10,8 miliar dalam bentuk paket stimulus corona.
Pemerintah Vietnam juga menggelontorkan dua paket bantuan senilai US$1,3 miliar untuk mengurangi beban pajak dan biaya lainnya untuk perusahaan yang terdampak pandemi covid-19. Vietnam juga bergerak cepat menutup gerbang internasional dan melakukan penguncian wilayah sejak April lalu.
Pada awal penyebaran, Vietnam aktif melakukan lockdown wilayah. Pada Agustus 2020, Vietnam kembali melakukan lockdown di sejumlah area di kota Buon Ma Thuot, provinsi Daklak setelah muncul laporan kasus covid-19.
Penopang ekonomi Vietnam antara lain investasi atau belanja negara yang melonjak 33,3 persen selama 9 bulan terakhir atau sebesar US$12,9 miliar. Belanja negara difokuskan pada menciptakan lapangan pekerjaan, melakukan pembangunan padat karya seperti memperbaiki jalan raya, rel kereta api, dan infrastruktur lainnya.
Maka Asian Development Bank (ADB) memproyeksikan Vietnam menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang akan memimpin pertumbuhan ekonomi pada 2021. ADB meramal ekonomi Vietnam tumbuh di kisaran 6,8 persen pada 2021.
Biro Statistik Vietnam melaporkan pertumbuhan GDP Vietnam pada kuartal III 2020 sebesar 2,62 persen. Kenaikan pertumbuhan sebesar 0,39 persen dari kuartal sebelumnya ini terjadi akibat ekspor di bidang teknologi.
Meski dunia tengah tertekan virus corona, permintaan dunia akan komputer dan barang elektronik lainnya justru melesat. Tak mengherankan kalau ekspor Vietnam tumbuh 11 persen pada kuartal III 2020 menjadi US$80 miliar. Ekspor banyak disumbang oleh komputer dan barang elektronik pribadi lainnya.















