ASPEK.ID, JAKARTA – Irfan Setiaputra kembali terpilih sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk setelah mendapatkan jumlah suara yang hampir sempurna dari pemegang saham.
Pimpinan rapat umum pemegang saham (RUPS) Garuda Sahala Lumban Gaol menegaskan pemilihan dirut merupakan hasil keputusan dari para pemegang saham. Pihaknya hanya menyampaikan hasil pemilihan.
“Persetujuannya [suara] sampai 99,98 persen, jadi ini almost perfect,” kata Sahala, Jumat (22/1/2020).
Sahala optimistis direksi dan komisaris yang terpilih sesuai dengan kebutuhan perseroan. Di sisi lain, semua karyawan Garuda diyakini akan mendukung tim baru tersebut.
Sahala, yang sebelumnya sebagai Komisaris Utama Garuda, mengaku tidak bisa menjelaskan strategi emiten berkode GIAA ke depan karena jajaran direksi tidak ada di tempat. Terpantau, hanya ada Fuad Rizal selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko yang mendampingi Sahala dalam konferensi pers.
Pemegang saham Garuda Indonesia saat ini bukan hanya milik pemerintah. Ada taipan Chairul Tanjung yang menjadi pemegang saham 25,62 persen. Pemerintah sebagai pengendali dengan komposisi 60,53 persen, sedangkan sisanya saham publik 13,85 persen.
Berikut ini susunan lengkap direksi dan komisaris Garuda yang baru:
Komisaris
1. Komisaris Utama: Triawan Munaf
2. Wakil Komisaris Utama: Chairal Tanjung
3. Komisaris Independen : Yenny Wahid
4. Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan
5. Komisaris : Peter Gontha
Direksi
1. Direktur Utama : Irfan Setiaputra
2. Wakil Direktur Utama : Dony Oskaria
3. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Prasetio
4. Direktur Operasi : Tumpal Manumpak Hutapea
5. Direktur Human Capital : Aryaperwira Adileksana
6. Direktur Teknik : Rahmat Hanafi
7. Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT : Ade R. Susardi
8. Direktur Niaga dan Kargo : M. Rizal Pahlevi
























