ASPEK.ID, JAKARTA – PT Bank BRI Syariah Tbk berkomitmen terus mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Setelah mendapat penempatan Rp 1 triliun pada September 2020, BRI Syariah telah menyalurkan Rp 1,152 trilun.
Angka itu terus meningkat di bulan berikutnya. Hingga akhir November 2020, BRI Syariah telah menyalurakan dana PEN Rp 1,2 triliun kepada 11.492 nasabah. BRI Syariah menyalurkan dana PEN kepada pelaku UMKM, baik produktif maupun perdagangan.
“Sekitar 41% penerima PEN adalah sektor perdagangan. Misalnya sembako dan alat kesehatan. Sementara sisanya ada di sektor produksi, pertanian, dan jasa,” jelas Dirut BRI Syariah Ngatari Jakarta, Minggu (29/11/2020).
BRI Syariah berkomitmen untuk mengalokasikan dana PEN tersebut kepada pelaku UMKM. BRI Syariah menyadari bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang mampu menyerap tenaga kerja hingga 97% dari total tenaga kerja.
“Strategi kami untuk penyaluran PEN antara lain menggandeng komunitas pelaku usaha mikro yang membutuhkan bantuan modal serta digitalisasi yang akan semakin mempercepat proses pencairan dana melalui beberapa inovasi, seperti aplikasi i-Kurma dan Salam Digital,” ujarnya.






















