ASPEK.ID, JAKARTA – Melansir laman Boldsky, makanan yang tinggi kolesterol seperti pizza dan burger dikemas dengan asam lemak jenuh, yang menggandakan risiko penyakit jantung bersama dengan penyakit lain seperti hipertensi dan diabetes.
Beberapa makanan berkolesterol tinggi seperti telur, keju, dan jeroan juga tinggi esensial mikronutrien seperti protein, kalsium, zat besi dan magnesium. Bila dikonsumsi dalam jumlah tinggi akan disimpan di dinding arteri dan meningkatkan risiko penyakit yang disebutkan di atas.
Ada beberapa yang harus dilakukan dan dihindari setelah mengonsumsi makanan tinggi kolesterol. Hal-hal yang harus dilakukan setelah santap makanan tinggi kolesterol dikutip dari tempo, Minggu (10/1/2021).
1. Minum air hangat
Sebuah penelitian mengatakan bahwa minum air hangat menunjukkan efek positif pada pertumbuhan mikrobiota usus, yang pada gilirannya dapat membantu pencernaan makanan berkolesterol, tanpa mengganggu kesehatan saluran cerna.
2. Membakar sejumlah kalori
Setelah makan berat kolesterol, sekitar tiga puluh menit berjalan kaki, naik tangga atau segala bentuk aktivitas fisik dapat meningkatkan kinerja perut dan membantu pencernaan.
3. Minum minuman detoks
Minuman detoks adalah cara terbaik untuk membersihkan sistem pencernaan, membuang racun berbahaya, meningkatkan kekebalan, meningkatkan tingkat energi dan mendapatkan kesehatan pencernaan yang lebih baik. Minuman detoks dengan mencampurkan air dengan lemon dan jahe, mentimun dan mint, jeruk dan lemon atau apel dan kayu manis.
4. Minum probiotik
Probiotik adalah organisme hidup yang membantu mendukung bakteri usus dan menjaga kesehatan sistem pencernaan. Makanan seperti yoghurt, kefir dan kimchi mengandung probiotik secara alami.
5. Rencanakan makan berikutnya dengan buah dan sayur
Setelah asupan makanan berkolesterol tinggi, alihkan ke pola makan sehat dengan banyak sayur, buah, polong-polongan, kacang-kacangan dan biji-bijian. Ini cara terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol dan memperbaiki profil lipid. Itulah sebabnya, sebaiknya rencanakan makan terlebih dahulu agar tidak mengonsumsi junk food secara impulsif.
6. Minum teh hijau
Sebuah penelitian mengatakan bahwa teh hijau mengurangi kolesterol total yang beredar dan mencegah penyakit kardiovaskular yang berkaitan dengannya.
7. Tidur nyenyak
Sebuah penelitian mengatakan bahwa kurang tidur menyebabkan perubahan pada tingkat gen di jalur yang terlibat dalam metabolisme kolesterol. Oleh karena itu, tidur yang nyenyak merupakan suatu keharusan bagi kesehatan secara keseluruhan, terutama untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Hal-hal yang Harus Dihindari
1.Hindari air dingin
Air dingin atau makanan dingin lainnya seperti es krim atau minuman dingin cenderung mengubah mikrobiota usus dan mengurangi kekebalan usus. Makanan berminyak membutuhkan waktu untuk dicerna. Oleh karena itu, mengonsumsi apa pun yang dingin bersama dengan makanan tinggi kolesterol dapat membuat proses pencernaan semakin sulit dan menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung atau gangguan pencernaan.
2. Hindari tidur langsung setelah makan
Tidur langsung setelah makan berat berbahaya bagi pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan. Ini mencegah isi perut pindah ke usus untuk pencernaan dan dengan demikian, menyebabkan mulas, lambung dan gangguan pencernaan. Ini juga mencegah kalori terbakar yang mengarah pada peningkatan berat badan. Para ahli menyarankan untuk menjaga setidaknya jeda tiga jam antara waktu makan dan waktu tidur.













