ASPEK.ID, JAKARTA – Kerajaan Inggris adalah sebuah negara di pulau Britania Raya, yang mencakup sekitar 2/3 bagian selatannya.
Selain wilayah yang kini dikenal sebagai Inggris, kerajaan Inggris juga mencakup Wales antara tahun 1536-1707.
Kerajaan ini dihapus pada 1707 melalui Undang-Undang Persatuan 1707 (Undang-Undang Persatuan dengan Skotlandia) dan menjadi bagian dari Kerajaan Bersatu Britania Raya.
Pemimpinnya saat ini adalah Ratu Elizabeth II (Elizabeth Alexandra Mary, lahir 21 April 1926; umur 95 tahun). Dia adalah Ratu monarki konstitusional dari 16 negara berdaulat (dikenal sebagai Alam Persemakmuran) dan teritori beserta dependensinya, serta ketua dari 54 anggota Negara-Negara Persemakmuran.
Ratu Elizabeth II juga merupakan Gubernur Agung Gereja Inggris. Setelah naik takhta pada 6 Februari 1952, dia menjadi Ketua Persemakmuran sekaligus ratu dari tujuh Alam Persemakmuran (Commonwealth Realms) merdeka, yaitu: Britania Raya, Kanada, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Pakistan dan Sri Lanka.
Sejak tahun 1956 hingga 1992, jumlah Alam Persemakmuran nya berubah dan beberapa wilayah merdeka bertransformasi menjadi negara republik.
Saat ini, selain empat negara pertama yang disebut di atas, Elizabeth juga merupakan Ratu dari Jamaika, Barbados, Bahama, Grenada, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, Tuvalu, Saint Lucia, Saint Vincent dan Grenadines, Belize, Antigua dan Barbuda, serta Saint Kitts dan Nevis.
Hidup di istana terlihat menyenangkan karena selalu dilayani. Namun dibalik itu, ada sejumlah aturan ketat yang harus dipatuhi seperti yang terjadi di Kerajaan Inggris.
Berikut adalah sejumlah aturan Kerajaan Inggris yang wajib diikuti semua anggota yang berada di Kerajaan mengutip Independent via CNBC:
1. Menyapa Ratu dengan Cara tertentu
Tidak ada perilaku wajib yang harus diikuti dalam pertemuan dengan Ratu Elizabeth II, tapi situs tersebut menekankan pentingnya kesopanan. Melakukan salam hormat pun wajib dilakukan, bahkan jika Anda berada di keluarga kerajaan.
Disebutkan untuk pria adalah harus menundukkan leher (hanya dari kepala), sementara wanita disertai membungkuk kecil. Untuk orang luar cukup dengan berjabat tangan dengan cara biasa”.
Tidak hanya itu, saat memanggil Ratu, cara formal yang benar adalah dengan memanggilnya “Your Majesty” dan kemudian “Ma’am”.
2. Anak-anak Harus Bermain di Luar Setiap Hari
Penulis Nanny in a Book, Louise Heren yang membahas pelatihan yang akan diterima calon pengasuh kerajaan di Norland College di Bath, anak-anak di keluarga kerajaan mengikuti jadwal yang sangat padat termasuk satu sesi bermain di luar ruangan sehari.
“Akan ada banyak sekali permainan di luar ruangan. Bersepeda, bermain dengan anjing mereka, berkebun,” kata Heren kepada The Sun.
3. Tidak Boleh Tidur Duluan
Menurut mantan sekretaris pribadi Ratu, Sir William Heseltine, tidur sebelum Ratu Elizabeth II dianggap sebagai etika yang buruk. Dalam buku The Royals in Australia, Heseltine mencatat bagaimana mendiang Putri Diana menemukan kesulitan dalam aturan ini.
“Bagi Diana, malam kerajaan yang panjang adalah penderitaan. Akan ada satu jam atau lebih di ruangan semua orang duduk sambil bercakap-cakap,” katanya.
4. Berjalan di Belakang Ratu
Kapan pun keluarga kerajaan menjadi bagian dari prosesi, mereka diharuskan masuk sesuai urutan prioritas. Ini berarti bahwa mereka harus masuk ke ruangan secara berurutan atau siapa yang berada di baris takhta berikutnya.
Urutan ini adalah: Ratu Elizabeth II dan Duke of Edinburgh, lalu Prince of Wales dan Duchess of Cornwall, Duke dan Duchess of Cambridge dan seterusnya.
5. Berpakaian Sopan Setiap Saat
Ada beberapa aturan ketat terkait pakaian untuk keluarga kerajaan. Yang utama adalah mereka diharapkan berpakaian sopan pada semua kesempatan dan saat terlihat di depan umum.
Anggota Kerajaan Inggris tidak diizinkan memakai pakaian atau aksesoris dari bulu hewan asli.
Seperti tertulis di situs web The Royal Butler pakar etika Grant Harrold mencatat bahwa anggota laki-laki muda dari keluarga kerajaan hanya boleh mengenakan celana pendek sampai mereka mencapai usia delapan tahun.
Sementara wanita kerajaan, tidak boleh memakai celana ketat dan harus selalu memakai topi ke acara formal kecuali setelah jam 06.00 sore.
Mantel harus tetap dipakai di depan umum dan cat kuku berwarna cerah harus dihindari. Selain itu, rok tidak boleh di atas lutut.
Anggota keluarga kerajaan juga dilaporkan selalu diminta untuk membawa pakaian hitam saat bepergian ke luar negeri untuk berjaga jika terjadi kematian.
6. Tidak Boleh Selfie
Menurut komentator kerajaan Victoria Arbiter, anggota Kerajaan Inggris tidak boleh terlihat berfoto selfie dengan penggemar.
Arbieter mengatakan kepada Insider “Anggota kerajaan lebih baik memiliki interaksi personal daripada membuat orang berteriak-teriak untuk selfie”.
Ini juga sesuatu yang ditunjukkan MeghanMarkle ketika dia memberi tahu orang banyak di Nottingham pada 2017 “Kami tidak diizinkan untuk melakukan selfie”.
7. Menghindari Makanan Tertentu
Menurut Harrold, keluarga Kerajaan Inggris dilarang makan kerang saat berkegiatan di luar rumah untuk menghindari keracunan makanan.
“Ini adalah langkah yang sangat masuk akal untuk meninggalkan makanan laut saat bepergian,” kata Harold kepada majalah Woman & Home.
“Kami tidak ingin anggota keluarga Kerajaan mengalami reaksi serius terhadap keracunan makanan, terutama jika dia dalam perjalanan ke luar negeri,” imbuhnya.
8. Duduk dengan Cara Tertentu
Menurut Beaumont Etiquette, wanita kerajaan tidak boleh duduk dengan menyilangkan kaki di lutut.
Sebaliknya, mereka disarankan untuk menjaga lutut mereka tetap rapat dan menyilangkan pergelangan kaki mereka, sebuah pose yang dikenal sebagai “the duchess slant” mengingat bagaimana Duchess of Cambridge sering duduk seperti ini di depan umum dengan kaki sedikit miring ke satu sisi.













